Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 26 April 2025 | 11:46 WIB
Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara
PT ABM Investama Tbk (ABMM)

Suara.com - Emiten PT ABM Investama Tbk (ABMM) berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2024, sebuah periode yang penuh tantangan bagi industri batu bara global.

Di tengah penurunan harga komoditas yang signifikan dan ketidakpastian ekonomi, manajemen ABMM menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan, inovasi teknologi, serta diversifikasi bisnis sebagai strategi utama untuk menghadapi dinamika pasar global.

Tahun 2024 menjadi saksi gejolak di sektor energi, khususnya industri batu bara. Indeks harga batu bara Indonesia (ICI) tercatat mengalami penurunan sebesar 14% dibandingkan tahun sebelumnya, memberikan tekanan pada kinerja perusahaan-perusahaan di sektor ini.

Namun, ABMM mampu menunjukkan resiliensi bisnis yang mengesankan melalui implementasi strategi berkelanjutan yang didukung oleh adopsi inovasi teknologi dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

Direktur Utama ABMM, Andi Djajanegara, menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan di tahun yang penuh tantangan ini tidak hanya diukur dari pencapaian finansial semata, melainkan juga dari komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan bisnis yang berlandaskan pada tanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

"Keberlanjutan bukan lagi sekadar kewajiban normatif, melainkan telah menjadi inti dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan," tegas Andi.

Pengakuan atas komitmen ABMM terhadap ESG tercermin dari diraihnya penghargaan ESG Transparency and Disclosure Award dengan predikat tertinggi "AAA" dari Bumi Global Karbon Foundation. Penghargaan ini menjadi bukti nyata transparansi ABMM dalam pengelolaan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

Selain itu, ABMM juga dianugerahi penghargaan "Best Non Financial Sector Company" dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), sebagai apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Sejalan dengan fokus pada ESG, ABMM juga secara aktif berinvestasi dalam inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional di seluruh rantai nilai perusahaan. Langkah ini menjadi krusial dalam menghadapi tantangan industri dan menjaga daya saing. Inovasi diterapkan pada berbagai aspek, mulai dari proses produksi pertambangan hingga logistik, dengan tujuan untuk mencapai efisiensi biaya yang lebih baik sekaligus menjaga kualitas produk batu bara yang dihasilkan.

"Inovasi adalah kunci utama untuk bertahan dan terus tumbuh di tengah ketidakpastian dinamika pasar. Dengan mengadopsi teknologi-teknologi baru, kami dapat bersaing secara efektif dan memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan," imbuh Andi.

Direktur ABMM lainnya, Hans Christian Manoe, menambahkan bahwa perusahaan juga mencatatkan capaian strategis lainnya yang signifikan di tahun 2024. Salah satunya adalah keberhasilan ABMM dalam memperoleh fasilitas pinjaman jangka panjang senilai 395 juta USD. Dana segar ini dialokasikan untuk refinancing dan reprofiling sejumlah pinjaman dan obligasi global perusahaan, yang berhasil menurunkan biaya bunga secara keseluruhan dan memperbaiki struktur jatuh tempo utang ABMM.

Selain penguatan finansial, ABMM juga terus aktif memperkuat portofolio bisnisnya melalui strategi diversifikasi. Langkah akuisisi strategis terhadap PT Nirmala Coal Nusantara di Sumatera dan PT Piranti Jaya Utama di Kalimantan menjadi tonggak penting di tahun 2024. Akuisisi ini tidak hanya menambah kapasitas produksi batu bara ABMM secara signifikan, tetapi juga meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah tempat operasional tambang berada.

Dari sisi operasional, ABMM mencatatkan volume pengupasan lapisan penutup (overburden removal) sebesar 270,34 juta bank cubic meter (BCM). Angka ini mengindikasikan komitmen investasi perusahaan yang berkelanjutan dalam menjaga keberlangsungan operasional tambang. Sementara itu, volume produksi batu bara (coal getting volume) ABMM mencapai 39 juta ton. Secara finansial, ABMM berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 1,2 miliar USD, dengan laba adjusted Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai 341 juta USD.

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas utama ABMM sebagai fondasi transformasi organisasi menuju era baru industri pertambangan yang berkelanjutan. Perusahaan secara aktif berinvestasi dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan di semua tingkatan.

Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten dalam operasional pertambangan konvensional, tetapi juga siap menghadapi tantangan dan peluang di era industri yang terus berubah dan semakin menekankan aspek keberlanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Betah di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Ini Saham Pendorongnya

IHSG Berbalik Betah di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 16:34 WIB

IHSG Kembali di Zona Hijau di Kamis Pagi, Ini Saham Pendorongnya

IHSG Kembali di Zona Hijau di Kamis Pagi, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 09:17 WIB

IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 08:28 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Babak Baru Perang Dagang AS vs China Mengintai

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Babak Baru Perang Dagang AS vs China Mengintai

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 07:52 WIB

Garudafood (GOOD) Tebar Dividen Rp350 Miliar ke Pemegang Saham

Garudafood (GOOD) Tebar Dividen Rp350 Miliar ke Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 07:25 WIB

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Akhir Perdagangan Hari Ini, Setelah Lama Nyaman di Zona Hijau

IHSG Akhirnya Terkoreksi di Akhir Perdagangan Hari Ini, Setelah Lama Nyaman di Zona Hijau

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 16:36 WIB

Terkini

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB