Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Mau Ekspansi Bisnis ke Luar Negeri? Simak Tips dari Pengusaha Senior Ini

M Nurhadi

Senin, 28 April 2025 | 19:52 WIB
Mau Ekspansi Bisnis ke Luar Negeri? Simak Tips dari Pengusaha Senior Ini
Ilustrasi Australia (Pixabay/pattyjansen)

Suara.com - Australia, negeri yang identik dengan kanguru dan keindahan alamnya, ternyata menyimpan potensi ekonomi dan peluang bisnis yang sangat menarik bagi investor mancanegara, termasuk para pengusaha diaspora Indonesia.

Stabilitas ekonomi, politik, dan sistem hukum yang kuat menjadi fondasi kokoh yang mendukung pertumbuhan bisnis dan investasi jangka panjang di Negeri Kanguru ini.

Tak heran, banyak investor dan pebisnis dunia menjadikan Australia sebagai destinasi strategis untuk mengembangkan usaha dan memperluas portofolio investasi mereka.

Salah satu tokoh sukses yang telah malang melintang di dunia bisnis Australia selama lebih dari tiga dekade adalah Iwan Sunito, Founder One Global Capital.

Berbekal pengalamannya, Iwan membagikan beberapa prinsip kunci yang terbukti efektif untuk meraih kesuksesan di pasar Australia yang unik ini. Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan untuk menapaki peluang investasi dan bisnis di Australia, tips dari seorang maestro properti ini patut disimak.

Prinsip pertama adalah menemukan bisnis yang Anda kuasai dan cintai. Investasikan waktu dan sumber daya pada bidang yang benar-benar Anda pahami dan memiliki antusiasme untuk mendalaminya.

Ibarat seorang mahasiswa yang gigih mengasah keterampilan hingga akhirnya mampu membangun bisnis sendiri dari nol, mulailah dari skala kecil dan biarkan bisnis Anda bertumbuh secara organik.

Prinsip kedua menekankan pentingnya mencari dan berinvestasi pada mitra bisnis yang memiliki skala dan keahlian yang teruji. Belajarlah dari tren investasi yang telah terbukti berhasil, seperti pendekatan investor Jepang yang cenderung mencari bisnis yang sudah mapan, memiliki keahlian khusus di bidangnya, serta memiliki rekam jejak kesuksesan yang jelas.

Jangan mencoba untuk bergerak sendiri, karena kompetitor lokal di Australia memiliki keunggulan pemahaman pasar yang mendalam, yang mereka peroleh selama puluhan tahun beroperasi.

baca juga

Prinsip ketiga dan tak kalah krusial adalah menemukan mitra bisnis yang dapat dipercaya sepenuhnya. Kepercayaan yang solid hanya dapat dibangun melalui transparansi dan rekam jejak mitra yang teruji selama bertahun-tahun, bahkan hingga satu atau dua dekade.

Hindari terburu-buru memasuki joint venture tanpa melakukan pengecekan latar belakang mitra secara menyeluruh. Seperti nasihat bijak dari investor legendaris Warren Buffett, "Jangan pernah berbisnis dengan seorang penipu, karena kontrak sekuat apapun tidak akan bisa melindungimu."

Perjalanan Iwan Sunito ke Australia sendiri berawal dari sebuah "candaan" visioner sang ayah yang mengirimnya bersekolah di Sydney pada tahun 1984.

Iwan Sunito [Ist/Suara.com]
Iwan Sunito [Ist/Suara.com]

"Pesan beliau sederhana: saya harus mencari pijakan di tanah baru. Ternyata, itu adalah keputusan yang sangat visioner," kenang Iwan.

Sang ayah pernah berpesan, "Tidak peduli seberapa besar Surabaya, Sydney jauh lebih besar dalam ekonomi dan peluang." Kalimat ini menjadi fondasi pola pikir Iwan untuk selalu bermimpi besar, namun tetap memulai dari langkah-langkah kecil yang terukur. "Kini saya menyadari betapa bijaknya keputusan beliau yang membuka jalan menuju proyek-proyek bernilai miliaran dolar," ungkapnya.

Mengapa Australia Begitu Menarik sebagai Destinasi Bisnis?

Australia menawarkan serangkaian keunggulan yang menjadikannya lokasi investasi dan bisnis yang sangat strategis. Stabilitas politik dan hukum memberikan kepastian dan perlindungan bagi para investor asing, menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk investasi jangka panjang.

Pertumbuhan ekonomi yang konsisten, terutama di sektor-sektor menjanjikan seperti properti, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata, menawarkan peluang yang berkelanjutan. Mata uang Dolar Australia (AUD) yang kuat dan relatif aman terhadap fluktuasi ekonomi global juga menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, lokasi geografis Australia yang strategis menjadikannya pintu gerbang yang mudah diakses ke pasar Asia Pasifik yang dinamis. Kualitas hidup yang tinggi, dengan infrastruktur modern, layanan kesehatan prima, dan sistem pendidikan bertaraf dunia, juga menjadi faktor pendukung bagi para profesional dan keluarga yang ingin mengembangkan karir dan bisnis di Australia.

Secara historis, sektor properti di kota-kota besar seperti Sydney menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Nilai properti rata-rata tercatat meningkat dua kali lipat setiap 10 tahun, menjadikannya pilihan investasi jangka panjang yang sangat menarik. Selain properti, sektor lain seperti hospitality, teknologi, dan logistik juga menawarkan prospek bisnis yang cerah di Australia.

Membangun bisnis atau berinvestasi di Australia memang membutuhkan lebih dari sekadar modal finansial. Pemahaman budaya lokal, kecermatan dalam memilih mitra bisnis yang tepat, dan penyusunan strategi jangka panjang yang matang menjadi kunci utama kesuksesan. Dengan berfokus pada keahlian inti, memilih investasi yang tepat, dan membangun kemitraan yang didasari oleh kepercayaan yang kuat, peluang keberhasilan Anda di pasar Australia akan semakin besar.

Meskipun pasar Australia mungkin tidak selalu menjadi yang termudah untuk ditembus, bagi mereka yang memiliki kemauan untuk beradaptasi, berpikir strategis, dan menjalin hubungan yang kuat, Negeri Kanguru menawarkan peluang yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang stabil dan menjanjikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Flexing di Bisnis Skincare: Harga Fantastis, Kualitas Tragis?

Fenomena Flexing di Bisnis Skincare: Harga Fantastis, Kualitas Tragis?

Your Say | Senin, 28 April 2025 | 15:44 WIB

Pakai Cara Ini, OJK Genjot Ekonomi Nasional Biar Meroket

Pakai Cara Ini, OJK Genjot Ekonomi Nasional Biar Meroket

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:35 WIB

Atta Halilintar Luncurkan 4 Turnamen Mini Soccer, Peserta dari Semua Kalangan Usia

Atta Halilintar Luncurkan 4 Turnamen Mini Soccer, Peserta dari Semua Kalangan Usia

Entertainment | Minggu, 27 April 2025 | 13:29 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen Australia Terbaik, Apa Saja Kelebihannya?

6 Rekomendasi Sunscreen Australia Terbaik, Apa Saja Kelebihannya?

Lifestyle | Sabtu, 26 April 2025 | 09:16 WIB

Peluang Bisnis Kuliner Makin Terbuka Lewat Pameran Franchise Nasional

Peluang Bisnis Kuliner Makin Terbuka Lewat Pameran Franchise Nasional

Lifestyle | Sabtu, 26 April 2025 | 09:04 WIB

Buka Usaha Kuliner Kini Lebih Mudah: Sistem Kemitraan Bisa Jadi Pilihan

Buka Usaha Kuliner Kini Lebih Mudah: Sistem Kemitraan Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Sabtu, 26 April 2025 | 08:21 WIB

Terkini

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:24 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

×