Pertamina Dorong Ekonomi Biru lewat Program OASIS di Kepulauan Seribu

Iwan Supriyatna

Minggu, 01 Juni 2025 | 12:32 WIB
Pertamina Dorong Ekonomi Biru lewat Program OASIS di Kepulauan Seribu
Pertamina menginisiasi program OASIS (Ocean Awareness for Environmental Sustainability) di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu.

Suara.com - PT Pertamina Port and Logistics (PPL) bersama dengan PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES), PT Pertamina International Shipping (PIS) menginisiasi program OASIS (Ocean Awareness for Environmental Sustainability) di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu.

Turut menggandeng Anya Geraldine sebagai Key Opinion Leader, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 125 Kg sampah serta menyumbangkan 600 Terumbu Karang.

Pada kegiatan OASIS ini juga melibatkan Bank Sampah serta Komunitas Pecinta Lingkungan (KOMPARASI) untuk membantu dalam pengelolaan sampah dan terumbu karang.

Program OASIS ini merupakan bentuk dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkontribusi pada capaian SDG’s tujuan 12 dan 14 tentang menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan serta melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.

Program OASIS juga mendapatkan dukungan dari Enterprise Culture & Engagement (ECM) Holding PT Pertamina (Persero).

Kehadiran mereka merupakan bentuk nyata komitmen PT Pertamina Port & Logistics dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Manager Shorebase Kabil Batam PT Pertamina Port and Logistics, Murwoto Hadi Prayitno, mengatakan bahwa Program OASIS ini merupakan salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang bertujuan menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam.

“Alam tidak hanya sebatas untuk kita manfaatkan, namun terdapat peran kita juga untuk merawat, menjaga, dan melestarikan alam terutama terumbu karang sebagai supply oksigen terbesar kita” Tutur Murwoto Hadi Prayitno ditulis Minggu (1/6/2025).

Dukungan dari Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, disampaikan oleh Kepala Seksi Wilayah 1 Pulau Kelapa Iwan Setiawan yang menuturkan bahwa pelestarian yang dilakukan nantinya akan banyak menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan makhluk hidup yang ada di Pulau Kelapa Dua.

baca juga

“Wilayah kawasan konservasi kita kelola dengan konsep 3P, yaitu perlindungan, pengamanan, dan pemanfaatan. Jadi tidak hanya dilindungi tapi juga dimanfaatkan untuk keperluan dan kemakmuran masyarakat di kepulauan seribu ini.” Urai Iwan Setiawan,SH Kepala seksi wilayah 1 Pulau kelapa.

Tidak hanya kepedulian terhadap sampah dan terumbu karang. PT Pertamina Port and Logistics juga memberikan bantuan alat kebersihan untuk SDN 02 Pulau Kelapa sebagai bentuk dukungan kepada generasi muda untuk dapat menjaga lingkungan sekitarnya.

Ekonomi biru merupakan konsep pembangunan ekonomi yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi, ekonomi biru menekankan keseimbangan antara keuntungan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir.

Konsep ini mencakup berbagai sektor, mulai dari perikanan berkelanjutan, pariwisata bahari yang bertanggung jawab, energi terbarukan dari laut (seperti energi ombak dan angin), bioteknologi kelautan, hingga transportasi laut yang ramah lingkungan.

Penerapan ekonomi biru yang efektif membutuhkan inovasi teknologi, investasi yang tepat, serta tata kelola yang baik.

Pemerintah memiliki peran penting dalam menyusun kebijakan yang mendukung praktik berkelanjutan, memberikan insentif bagi pelaku usaha yang ramah lingkungan, dan menegakkan hukum terhadap aktivitas yang merusak ekosistem laut.

Manfaat ekonomi biru sangatlah besar. Selain meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja, ekonomi biru juga berkontribusi pada ketahanan pangan, mitigasi perubahan iklim, dan pelestarian keanekaragaman hayati laut.

Namun, tantangan dalam implementasinya juga tidak sedikit. Overeksploitasi sumber daya, pencemaran laut, perubahan iklim, dan konflik kepentingan antar sektor menjadi beberapa isu krusial yang perlu diatasi.

Dengan komitmen dan kerjasama dari semua pihak, ekonomi biru dapat menjadi kunci untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran bagi generasi sekarang dan mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bahlil Sebut Ada 'Udang di Balik Batu' Soal Lifting Minyak yang Terus Turun

Menteri Bahlil Sebut Ada 'Udang di Balik Batu' Soal Lifting Minyak yang Terus Turun

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:07 WIB

Heboh BBM Langka di Bengkulu, Pertamina Alasan Gara-gara Air Surut di Pelabuhan Pulau Baai

Heboh BBM Langka di Bengkulu, Pertamina Alasan Gara-gara Air Surut di Pelabuhan Pulau Baai

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 17:10 WIB

Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh, Perkuat Ekonomi Nasional

Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh, Perkuat Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 23 Mei 2025 | 12:36 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×