Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Pluang Ekspansi ke Kawasan Asia Tenggara Lewat Sandbox SEC di Filipina

Iwan Supriyatna

Jum'at, 06 Juni 2025 | 13:26 WIB
Pluang Ekspansi ke Kawasan Asia Tenggara Lewat Sandbox SEC di Filipina
Pluang, platform investasi asal Indonesia yang resmi berpartisipasi dalam program Strategic Sandbox (StratBox) yang berada di bawah naungan PhiliFintech Innovation Office (PhiliFINNO) dari Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina.

Suara.com - Pluang, platform investasi asal Indonesia yang resmi berpartisipasi dalam program Strategic Sandbox (StratBox) yang berada di bawah naungan PhiliFintech Innovation Office (PhiliFINNO) dari Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina.

Pencapaian ini menjadikan Pluang fintech pertama yang diizinkan menguji model penyediaan akses untuk saham fraksional AS di Filipina dengan teregulasi — kelas aset yang sebelumnya tidak tersedia secara lokal bagi sebagian besar investor ritel di sana.

Program percontohan ini memungkinkan masyarakat Filipina berinvestasi di saham-saham AS dengan modal mulai dari PHP100 (setara dengan Rp 29.000), dan memberikan eksposur terhadap 30 perusahaan besar yang terdaftar di bursa AS, seperti NVIDIA, Apple, Meta, Amazon, Tesla, dan lainnya.

Pemesanan saham dilakukan saat jam pasar AS berlangsung. Pengguna bertransaksi dalam USD (Dolar Amerika), dimana deposit dana ke platform dengan mudah dilakukan melalui Peso Filipina.

Produk ini dirancang dengan etos kemudahan dan aksesibilitas, memberi jalan bagi masyarakat luas untuk berinvestasi di pasar global melalui platform lokal yang terjamin regulasinya — membuka peluang bagi warga Filipina yang sebelumnya masih minim akses ke kanal investasi tradisional untuk mulai membangun kesejahteraan lintas generasi sesuai cara dan gaya berinvestasi mereka sendiri.

Percontohan Akses Teregulasi terhadap Saham AS bagi Investor Filipina

“Dengan pasar saham AS yang baru saja mencapai rekor tertinggi, ditambah dengan revolusi AI yang mengubah lanskap ekonomi global, kini masyarakat Filipina dapat langsung mengakses peluang investasi di sektor-sektor paling transformatif dunia—(mulai dari) AI, energi hijau, bioteknologi, dan lainnya. Untuk pertama kalinya, mereka bisa membangun kesejahteraan dari peluang yang sebelumnya hanya menjadi impian generasi terdahulu,” ujar Richard Chua, Co-founder Pluang.

Pluang secara resmi mengajukan proposal untuk masuk ke tahap ruang uji coba, atau biasa dikenal sebagai ‘sandbox’, pada tahun 2024. Dalam fase pengujian ini, akses produk dibatasi untuk 1.000 pengguna dan dikenakan batasan volume transaksi.

Hal ini sesuai dengan rekomendasi SEC guna memastikan pemantauan yang ketat, kesiapan operasional, dan kendali regulasi. Proses KYC (Know Your Customers) dan AML (Anti Money Laundering) tidak lupa diterapkan.

baca juga

“Inti dari misi Securities and Exchange Commission adalah mendorong terciptanya pasar modal yang adil, efisien, dan transparan – melindungi kepentingan investor publik serta mendukung sektor korporasi yang dinamis. Sejalan dengan mandat tersebut, kami secara aktif menyambut inovasi yang dapat meningkatkan layanan keuangan, memperluas akses, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen kami adalah menciptakan lingkungan dimana inovasi yang bertanggung jawab dapat terus berkembang, memastikan bahwa manfaat dari teknologi-teknologi baru dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Filipina,” ujar Emilio Benito Aquino, Chairperson SEC Filipina, sebagaimana dikutip langsung pada acara SEC StratBox: PhilFINNO’s First Strategic Sandbox di Kantor Pusat SEC hari Senin kemarin tanggal 2 Juni.

Advokasi Kebijakan Publik demi Demokratisasi Kesejahteraan

Keikutsertaan Pluang dalam program StratBox di Filipina juga mencerminkan komitmen jangka panjangnya dalam menjalin kemitraan aktif dengan pemangku kebijakan untuk mendukung demokratisasi pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Di Indonesia sendiri, Pluang merupakan salah satu fintech pertama yang meniti kolaborasi erat dengan regulator dalam membentuk kerangka hukum yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengakses saham AS dalam ekosistem yang aman dan teregulasi.

Pendekatan kolaboratif ini turut diterapkan di Filipina, dimana Pluang secara aktif bermitra dengan regulator untuk memperluas akses investasi cross-border alias lintas batas secara bertanggung jawab. Langkah ini membuka jalan bagi aset yang sebelumnya hanya tersedia bagi kalangan terbatas untuk dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Posisi Pluang dalam kebijakan publik adalah menjadi mitra strategis bagi regulator, memastikan keseimbangan antara perlindungan investor dan inovasi. Dengan membagikan hasil riset, wawasan teknis, dan masukan-masukan berbasis data, Pluang terus mengekspor pembelajaran serta praktik terbaiknya untuk mendukung negara berkembang lain — dimulai dari kawasan ASEAN — dalam membentuk kerangka kerja yang sesuai kebutuhan lokal mereka,” tutur Claudia Kolonas, Co-founder Pluang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Indonesia Sulit Tarik Investasi Jika Masih Ada Hambatan Ormas dan Kebijakan

Pengamat: Indonesia Sulit Tarik Investasi Jika Masih Ada Hambatan Ormas dan Kebijakan

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 15:25 WIB

Fakta Ini Ungkap, Indonesia Masih Kalah Jauh dari China untuk Gunakan Energi Terbarukan

Fakta Ini Ungkap, Indonesia Masih Kalah Jauh dari China untuk Gunakan Energi Terbarukan

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 07:41 WIB

Kawasan Industri di Batam Dapat Sentuhan Langsung, Perlancar Arus Investasi

Kawasan Industri di Batam Dapat Sentuhan Langsung, Perlancar Arus Investasi

Bisnis | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:23 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB