Ada Potensi Bahaya Jika Danantara Borong Saham GoTo

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 09 Juni 2025 | 17:57 WIB
Ada Potensi Bahaya Jika Danantara Borong Saham GoTo
Ilustrasi saham (unsplash)

Suara.com - Rencana keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam mengincar saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menuai sorotan tajam dari kalangan pengamat ekonomi.

Nailul Huda, Pengamat Ekonomi Digital dari Center of Economics and Law Studies (Celios), mengungkapkan potensi bahaya serius terkait persaingan usaha jika Danantara benar-benar masuk sebagai "operator" di GoTo.

Menurut Nailul, kekhawatiran akan persaingan usaha sudah muncul sejak rencana merger GoTo-Grab. Namun, dengan masuknya Danantara, situasi bisa menjadi lebih rumit.

"Keputusan lembaga negara dalam memutuskan persaingan usaha, akan rentan intervensi oleh negara, dalam hal ini Danantara. Sebagai regulator dan sebagian minoritas 'operator' tentu akan mengikis persaingan usaha," tegas Nailul kepada Suara.com, Senin (9/6/2025).

Keterlibatan Danantara sebagai bagian dari "negara" dalam entitas bisnis seperti GoTo dikhawatirkan dapat menciptakan iklim usaha yang tidak sehat.

Kompetitor lain, menurut Nailul, akan berpikir ulang untuk masuk atau mengembangkan usaha karena merasa "melawan bagian dari negara." Hal ini dapat menghambat inovasi dan pertumbuhan ekosistem digital secara keseluruhan.

Nailul juga mempertanyakan motivasi di balik langkah Danantara untuk masuk ke GoTo di tengah isu merger dengan Grab. "Apakah ini langkah untuk keluar dari potensi jeratan KPPU?" tanyanya.

Ia menegaskan bahwa masalahnya bukan pada apakah entitas tersebut asing atau lokal, melainkan pada kepatuhan terhadap aturan persaingan usaha. "Jika merger mengundang sempritan dari KPPU, ya keduanya harus mematuhi aturan. Bukan menggandeng Danantara untuk mereduksi isu asing dan lokal," pungkas Nailul.

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) dikabarkan tengah menjajaki peluang investasi di PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

baca juga

Langkah ini disebut-sebut sebagai respons terhadap potensi merger antara GOTO dan Grab Holdings yang bisa menimbulkan kekhawatiran monopoli dan dominasi asing di sektor teknologi Indonesia.

Mengutip laporan Bloomberg, Senin (9/5/2025) Danantara sedang dalam tahap awal pembicaraan untuk mengakuisisi saham minoritas di GOTO.

Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyatakan bahwa investasi Danantara ini dapat menjadi strategi untuk mempertahankan kepemilikan nasional atas entitas gabungan yang mungkin terbentuk dari merger antara GOTO dan Grab.

Isu merger antara dua raksasa teknologi, GoTo dan Grab, memang bukan hal baru. Pembicaraan mengenai potensi penggabungan layanan transportasi dan pesan-antar makanan ini sudah bergulir sejak akhir 2020, bahkan sebelum Gojek bergabung dengan Tokopedia membentuk GoTo Group.

Kabar ini kembali mencuat awal tahun ini, di mana Grab dan GoTo disebut tengah menjajaki berbagai opsi kerja sama, termasuk kemungkinan Grab mengakuisisi GoTo dengan kombinasi tunai dan saham.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Danantara maupun GoTo terkait rencana investasi ini. 

Isu merger antara GoTo (Gojek Tokopedia) dan Tokopedia kembali mencuat ke permukaan, mengundang perhatian pelaku industri dan konsumen.

Spekulasi ini muncul di tengah tekanan pasar dan tuntutan profitabilitas yang semakin besar bagi perusahaan teknologi. Jika merger ini benar terjadi, dampaknya akan sangat signifikan.

Potensi sinergi di berbagai bidang, mulai dari logistik, pembayaran, hingga e-commerce, dapat menciptakan raksasa teknologi yang lebih efisien dan kompetitif.

Namun, kekhawatiran terkait monopoli dan pengurangan persaingan juga tak terhindarkan. Belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak.

Namun, jika merger ini terwujud, konsumen perlu mewaspadai potensi perubahan layanan dan strategi bisnis.

Sementara itu, para kompetitor perlu bersiap menghadapi pemain baru yang jauh lebih besar dan kuat di pasar digital Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akal-akalan Danantara di Proses Merger GoTo dan Grab

Akal-akalan Danantara di Proses Merger GoTo dan Grab

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 16:31 WIB

GOTO Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Buyback Saham Selama Sebulan

GOTO Gelontorkan Ratusan Miliar untuk Buyback Saham Selama Sebulan

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 16:16 WIB

Danantara Berpotensi Rusak Industri Transportasi Online Jika Ikut Campur Merger GoTo dan Grab

Danantara Berpotensi Rusak Industri Transportasi Online Jika Ikut Campur Merger GoTo dan Grab

Bisnis | Senin, 09 Juni 2025 | 14:14 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×