Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB
Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam
Transaksi pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dengan harga Rp2.588 per saham menuai sorotan. Foto ist.
baca 10 detik
  • Said Didu menilai harga saham BYAN Rp2.588 belum tentu murah.
  • Transaksi Rp26,09 triliun dilakukan di pasar negosiasi, bukan pasar reguler.
  • BEI meminta penjelasan atas selisih harga, sementara Bayan bukan pihak transaksi.

Suara.com - Transaksi pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dengan harga Rp2.588 per saham menuai sorotan. Harga tersebut jauh di bawah harga saham BYAN di pasar reguler yang sempat berada di kisaran Rp12.000 per lembar.

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai anggapan bahwa Haji Isam mendapatkan saham BYAN dengan harga murah belum tentu benar. Menurutnya, membandingkan harga transaksi di pasar negosiasi dengan harga di pasar reguler merupakan cara pandang yang keliru.

“Ini kan orang enggak paham bahwa itu pasar yang berbeda. Kalau negosiasi memang begitu,” kata Said Didu, Rabu (28/10/2026).

Polemik ini bermula dari pembelian 10,08 miliar saham BYAN oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Haji Isam. Transaksi senilai Rp26,09 triliun tersebut diselesaikan pada 7 Oktober 2026, dengan harga Rp2.588 per saham.

Menurut Said, transaksi dalam jumlah besar melalui pasar negosiasi memiliki pertimbangan berbeda dibandingkan perdagangan saham di pasar reguler. Ia juga menilai harga pembelian tersebut tidak bisa serta-merta disebut murah jika dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

“Setelah terbuka kemarin bahwa sebenarnya Haji Isam sudah beli lebih mahal dua kali book value,” ujarnya.

Nilai buku atau book value mencerminkan nilai aset bersih perusahaan. Dalam menilai perusahaan tambang, menurut Said, investor juga perlu mempertimbangkan nilai ekonomis cadangan batu bara yang dimiliki.

“Kenapa Haji Isam dapat harga saham murah? Ya, tanyalah kenapa dia mau jual murah. Dan pertanyaannya, apakah betul murah?” kata Said.

Perbedaan harga transaksi tersebut turut menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam permintaan penjelasan kepada Bayan, BEI menyinggung harga pengalihan Rp2.588 per saham yang berbeda jauh dari transaksi BYAN lainnya di kisaran Rp11.200.

baca juga

Manajemen Bayan menyatakan belum dapat menjelaskan dasar penetapan harga karena perseroan bukan pihak dalam kesepakatan jual beli antara para pemegang saham.

Berdasarkan laporan perdagangan 7 Oktober 2026, transaksi tersebut tercatat di pasar negosiasi BEI. Harga Rp2.588 per saham juga dilaporkan setara sekitar 1,73 kali nilai buku.

Said turut menolak anggapan bahwa transaksi antara Haji Isam dan pemegang saham BYAN berkaitan langsung dengan persoalan klasifikasi pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Menurutnya, perhatian MSCI berkaitan dengan tata kelola pasar modal, sehingga tidak tepat jika persoalan tersebut semata-mata dikaitkan dengan kesepakatan harga dalam transaksi pribadi.

“Ini kan lucu, orang bertransaksi secara pribadi kok mengganggu pasar modal? Nah, ini pembelokan yang sangat berbahaya,” katanya.

Ia menegaskan, kewajaran harga transaksi saham BYAN perlu dilihat berdasarkan karakteristik transaksi dan valuasi perusahaan, bukan hanya dengan membandingkannya dengan harga saham di pasar reguler.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Bakal Dimiliki Pemerintah dan Swasta, Bagaimana Nasib Independensi Bursa?

BEI Bakal Dimiliki Pemerintah dan Swasta, Bagaimana Nasib Independensi Bursa?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Asing Kabur dari Big Bank RI, Saham BMRI Paling Banyak Dilepas!

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Terkini

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×