Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Biar Tak Asal-asalan Beri Pembiayaan, CLIK Beri Akses Skor Kredit ke BPR

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 11 Juni 2025 | 16:27 WIB
Biar Tak Asal-asalan Beri Pembiayaan, CLIK Beri Akses Skor Kredit ke BPR
Ilustrasi pembiayaan.

Suara.com - CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) pada tanggal 24 Mei 2025.

Melalui kerja sama ini, Perbarindo akan mendukung perluasan akses CLIK ke jaringan BPR di seluruh Indonesia. Selain itu, kedua pihak akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan pemasaran dan edukasi untuk meningkatkan literasi penggunaan data kredit di kalangan pelaku industri BPR.

Di sisi lain, CLIK akan menyiapkan layanan custom scoring model yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan dan karakteristik unik sektor BPR.

"BPR memiliki peran penting dalam mendukung inklusi keuangan nasional, khususnya di daerah. Kerja sama ini kami harapkan dapat membantu BPR menilai risiko kredit dengan lebih akurat, sekaligus memperluas pemahaman akan pentingnya informasi kredit yang berkualitas," ujar Riza Kristanto, Chief Commercial Officer PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Sebagai salah satu penyelenggara layanan sistem informasi kredit yang berizin dan diawasi oleh OJK, CLIK menyediakan layanan informasi kredit serta solusi analitik berbasis data yang mendukung proses pengambilan keputusan lembaga keuangan.

CLIK berkomitmen menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan, termasuk dalam konteks pengembangan sektor mikro dan perbankan daerah.

Model custom scoring yang akan dikembangkan CLIK bertujuan memberikan penilaian risiko kredit yang lebih relevan terhadap kondisi dan karakteristik nasabah BPR.

Model ini akan mempertimbangkan data historis dan lokalitas pasar di daerah operasional masing-masing, guna memberikan gambaran risiko yang lebih akurat dan kontekstual.

Ketua Umum Perbarindo, Tedy Alamsyah berharap, akses terhadap informasi kredit yang lebih luas dan akurat akan memperkuat daya saing BPR serta membantu menjaga kualitas kredit.

"Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) dan meningkatkan layanan kepada masyarakat," beber dia.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memainkan peran krusial dalam perekonomian Indonesia, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh bank umum.

Sebagai lembaga keuangan mikro, BPR didirikan dengan tujuan utama memberikan layanan perbankan yang sederhana dan mudah diakses, khususnya bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu keunggulan BPR adalah fleksibilitasnya dalam memberikan pinjaman. Dengan pemahaman yang mendalam tentang kondisi dan kebutuhan lokal, BPR mampu menawarkan produk pinjaman yang disesuaikan dengan karakteristik usaha dan kemampuan finansial nasabah.

Proses pengajuan pinjaman di BPR juga umumnya lebih sederhana dan cepat dibandingkan bank umum, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan modal kerja dengan segera.

Selain pinjaman, BPR juga menyediakan layanan simpanan yang beragam, seperti tabungan dan deposito. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk menyimpan dana dengan aman dan mendapatkan imbal hasil yang kompetitif.

Dengan demikian, BPR turut berperan dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong budaya menabung di kalangan masyarakat.

Keberadaan BPR tidak hanya memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi nasabah, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Dengan menyediakan akses modal bagi UMKM, BPR membantu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan sektor riil.

Selain itu, BPR juga berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan, yaitu memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang dibutuhkan.

Namun, BPR juga menghadapi tantangan, seperti persaingan dengan lembaga keuangan lainnya, keterbatasan modal, dan risiko kredit yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat penting untuk memastikan BPR beroperasi secara sehat dan profesional, serta mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Lesu, Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pembiayaan Syariah Tahun Ini

Pertumbuhan Lesu, Bank Indonesia Turunkan Proyeksi Pembiayaan Syariah Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 08:06 WIB

Gawat! 2 BPR di Cirebon dan Surabaya Terancam, LPS Turun Tangan

Gawat! 2 BPR di Cirebon dan Surabaya Terancam, LPS Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 08:12 WIB

Easycash Salurkan Pembiayaan Rp 70,64 Triliun ke 7,8 Juta Nasabah

Easycash Salurkan Pembiayaan Rp 70,64 Triliun ke 7,8 Juta Nasabah

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 13:09 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB