Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Insentif PPN DTP dan PBB Dongkrak Daya Beli Properti, HBAT Prediksi 2025 Kinerja Bertumbuh

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 12 Juni 2025 | 13:29 WIB
Insentif PPN DTP dan PBB Dongkrak Daya Beli Properti, HBAT Prediksi 2025 Kinerja Bertumbuh
Emiten pengembang properti berbasis di Minahasa Sulawesi Utara bernama PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (kode saham: HBAT), menyampaikan optimisme terhadap prospek bisnis tahun 2025.

Suara.com - Emiten pengembang properti berbasis di Minahasa Sulawesi Utara bernama PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (kode saham: HBAT), menyampaikan optimisme terhadap prospek bisnis tahun 2025.

Dalam Paparan Publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024, Direksi Perseroan menyampaikan, bahwa tren pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, ditambah kondisi makro Sulawesi Utara yang positif, menjadi katalis penting bagi kinerja perusahaan tahun ini.

Direktur Utama PT Minahasa Membangun Hebat Tbk - Go Ronny Nugroho, mengatakan, bahwa kebijakan Pemerintah yang mendukung daya beli masyarakat, seperti insentif Pajak Pertambahan Nilai ditanggung Pemerintah (PPN DTP), batas atas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang kini naik dari 0,3% menjadi 0,5%, serta suku bunga kredit yang relatif stabil, turut mendorong permintaan hunian.

"Kami optimistis bahwa pada 2025 dan tahun-tahun mendatang, bisnis HBAT akan mengalami pertumbuhan positif dan terus berkelanjutan," kata Ronny saat Paparan Publik usai RUPST Tahun Buku 2024 di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, HBAT telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis sebagai respons terhadap dinamika pasar properti dan persaingan usaha.

Beberapa kebijakan tersebut antara lain diversifikasi geografis melalui rencana pembelian lahan baru di lokasi-lokasi strategis di Sulawesi Utara. Mengedepankan keseimbangan sumber pendapatan antara recurring income dan pendapatan dari pengembangan properti (development).

Memastikan pembangunan yang sedang berlangsung berjalan dengan baik dan tepat waktu. Pengelolaan arus kas atau cashflow yang sehat agar mampu menunjang operasional dan pengembangan usaha Perseroan. Memastikan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar mampu menunjang operasional Perseroan.

Strategi ini merupakan kelanjutan dari kebijakan HBAT di tahun 2024, seperti efisiensi biaya produksi tanpa menurunkan kualitas bangunan, penguatan pemasaran konvensional dan digital, hingga peningkatan nilai tambah kawasan perumahan dengan fasilitas yang unggul dibandingkan kompetitor.

Sepanjang 2024, Perseroan berhasil mengantongi kenaikan penjualan sebesar 5,25% menjadi Rp39,47 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp37,5 miliar.

Laba komprehensif 2024 mencapai Rp8,47 miliar meskipun masih berada di bawah target penjualan sebesar Rp65,4 miliar atau setara dengan capaian 60,04% dari target tahunan.

Laba bruto tercatat turun tipis 6,86% menjadi Rp17,64 miliar dibandingkan sepanjang 2023 sebesar Rp18,94 miliar. Beban pokok penjualan naik 17,68% menjadi Rp21,83 miliar dibandingkan akhir 2023 sebesar Rp18,55 miliar.

Untuk total aset Perseroan naik 15,98% menjadi Rp82,08 miliar dari posisi akhir 2023 sebesar Rp70,77 miliar. Ekuitas tercatat naik 12,14% mencapai Rp78,3 miliar dari tahun sebelumnya Rp69,82 miliar.

Untuk liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp3,78 miliar naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar Rp950,97 juta.

“Dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) setelah dikurangi biaya emisi tercatat sebesar Rp23,8 miliar. Alokasi penggunaannya adalah 46,20% untuk pembelian lahan (landbank), 45,36% untuk pembangunan fasilitas umum dan prasarana di perumahan Sawangan Permai. Sisanya 8,44% untuk modal kerja, termasuk pembayaran kepada kontraktor dan pemasok,” ungkap Andrie Rianto – Direktur HBAT.

Realisasi hingga 31 Desember 2024 telah mencapai Rp18,79 miliar, sedangkan hingga akhir 2024 tercatat Rp20,03 miliar. Dengan demikian, sisa dana IPO yang belum digunakan mencapai Rp3,79 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah

Minat Properti Mewah di Tengah Besarnya Persaingan Pasar Menengah ke Bawah

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 19:37 WIB

Transformasi Lahan 370 Hektar di Cakung Jadi Peluang Baru Sektor Properti

Transformasi Lahan 370 Hektar di Cakung Jadi Peluang Baru Sektor Properti

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 14:37 WIB

Properti Kembali Bergairah, Pendapatan Real Estat Kuartal Pertama Naik 39 Persen

Properti Kembali Bergairah, Pendapatan Real Estat Kuartal Pertama Naik 39 Persen

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB