Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Asia Segera Cerai Gunakan Dolar AS, Ini Faktornya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 12 Juni 2025 | 15:03 WIB
Asia Segera Cerai Gunakan Dolar AS, Ini Faktornya
Petugas menunjukan uang dollar AS di Money Changer, Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Negara Asia secara bertahap menjauh dari penggunaan dolar AS. 

Hal ini dikarenakan campuran ketidakpastian geopolitik, pergeseran moneter, dan lindung nilai mata uang mendorong de-dolarisasi di seluruh wilayah.

Baru-baru ini, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, atau ASEAN, berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan dan investasi. 

Hal ini sebagai bagian dari Rencana Strategis Komunitas Ekonomi yang baru dirilis untuk tahun 2026 hingga 2030.

Rencana tersebut menguraikan upaya untuk mengurangi guncangan yang terkait dengan fluktuasi nilai tukar, dengan mempromosikan penyelesaian mata uang lokal dan memperkuat konektivitas pembayaran regional.

"Keputusan kebijakan perdagangan Trump yang tidak menentu dan depresiasi dolar yang tajam mungkin mendorong peralihan yang lebih cepat ke mata uang lain,” kata Francesco Pesole, ahli strategi valas di ING dilansir CNBC International, Kamis (12/6/2025).

Meskipun peralihan tersebut lebih terasa di Asia, dunia juga telah mengurangi ketergantungannya pada dolar AS. 

Terlihat dengan pangsa dolar dalam cadangan devisa global menurun dari lebih dari 70 persen pada tahun 2000 menjadi 57,8 persen pada tahun 2024.

Baru-baru ini, dolar AS juga mengalami aksi jual tajam tahun ini, khususnya pada bulan April, menyusul ketidakpastian seputar pembuatan kebijakan AS. 

baca juga

Sejak awal tahun, indeks dolar telah melemah lebih dari 8 persen.

Meskipun de-dolarisasi bukanlah fenomena baru, narasinya telah berubah. 

Investor dan pejabat mulai menyadari bahwa dolar dapat dan telah digunakan sebagai daya ungkit jika tidak secara terang-terangan dijadikan senjata dalam negosiasi perdagangan. 

Hal ini telah menyebabkan penilaian ulang portofolio dolar AS yang sebagian besar kelebihan berat badan, kata Mitul Kotecha, kepala valas dan pasar berkembang Barclays strategi makro di Asia.

"Negara-negara melihat fakta bahwa dolar telah, dan dapat digunakan sebagai semacam senjata dalam perdagangan, sanksi langsung, dan lain-lain. Itulah perubahan nyata, menurut saya, dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

De-dolarisasi berkembang karena ekonomi Asia khususnya berupaya mengurangi ketergantungan pada dolar AS.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuatkan Mental! Rupiah Babak Belur Karena Tarif Trump

Kuatkan Mental! Rupiah Babak Belur Karena Tarif Trump

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 12:55 WIB

Hampir Tembus Rp17.000, Daftar Harga Jual Dolar AS di BCA, BNI, Hingga BRI

Hampir Tembus Rp17.000, Daftar Harga Jual Dolar AS di BCA, BNI, Hingga BRI

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 11:46 WIB

Kurs Rupiah Selangkah Lagi Rp17.000 per Dolar AS, Donald Trump Biang Keroknya

Kurs Rupiah Selangkah Lagi Rp17.000 per Dolar AS, Donald Trump Biang Keroknya

Bisnis | Senin, 07 April 2025 | 10:07 WIB

ART Ditangkap di Mall, Usai Gasak Dolar Majikan di Hari Lebaran

ART Ditangkap di Mall, Usai Gasak Dolar Majikan di Hari Lebaran

News | Sabtu, 05 April 2025 | 15:56 WIB

Dolar AS Masih Loyo, Rupiah Berotot di Perdagangan Senin Pagi

Dolar AS Masih Loyo, Rupiah Berotot di Perdagangan Senin Pagi

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 10:16 WIB

RI dan Vietnam Gunakan Mata Uang Lokal, Gubernur BI : Bisa Dorong Ekonomi

RI dan Vietnam Gunakan Mata Uang Lokal, Gubernur BI : Bisa Dorong Ekonomi

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×