Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?

M Nurhadi

Selasa, 10 Juni 2025 | 08:02 WIB
Harga Emas Menguat Ditopang Pelemahan Dolar AS, Perang Dagang AS-China Berlanjut?
harga emas hari ini

Suara.com - Harga emas global menunjukkan penguatan tipis pada perdagangan Senin (9/6/2025). Kenaikan ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS, sementara perhatian pelaku pasar masih terfokus pada perkembangan negosiasi dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China. Dinamika hubungan dua ekonomi terbesar dunia ini terus menjadi faktor penentu sentimen pasar global, termasuk pergerakan harga komoditas safe haven seperti emas.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,8% menjadi US$3.335,02 per ons troi pada pukul 13.50 waktu setempat (17.50 GMT). Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari satu pekan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS juga menunjukkan tren positif, ditutup naik 0,2% ke level US$3.354,90 per ons. Pelemahan indeks dolar AS sebesar 0,3% memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga emas, karena membuat logam mulia ini menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pertemuan antara pejabat tinggi AS dan China di London menjadi pusat perhatian. Diskusi seperti yang dikutip melalui CNBC, fokus pada tarif balasan yang saling dikenakan oleh kedua negara sepanjang tahun ini, serta berbagai hambatan dagang lainnya yang telah mengguncang perekonomian global. Pertemuan ini diharapkan dapat menemukan solusi atau setidaknya meredakan ketegangan yang telah berlangsung sejak awal April.

Bulan lalu, kedua belah pihak sempat sepakat untuk menghentikan sementara eskalasi setelah saling berbalas tarif hingga di atas 120%. Jeda ini sempat memberikan sedikit kelegaan bagi investor dan pasar global yang sangat sensitif terhadap tensi perdagangan antara Washington dan Beijing. Hasil dari negosiasi ini akan sangat menentukan arah pergerakan pasar ke depan.

Analis komoditas TD Securities, Bart Melek, berpendapat bahwa dalam jangka pendek, jika ada hasil positif dari pertemuan tersebut, hal itu bisa sedikit berdampak negatif bagi harga emas, namun tidak terlalu signifikan. Melek menekankan bahwa faktor-faktor fundamental lain lebih dominan.

"Ekonomi yang lebih lemah, kemungkinan penurunan suku bunga, dan momentum yang lebih rendah di sisi selera risiko membuat orang beralih ke emas. Dan, tentu saja ekspektasi inflasi yang lebih tinggi," kata Melek, menyoroti bahwa ketidakpastian ekonomi dan potensi inflasi yang meningkat menjadi pendorong utama permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Dampak pada Pasar Saham: Lonjakan Saham Sektor Tambang (PSAB)

Kenaikan harga emas global secara langsung menjadi pemicu lonjakan harga saham di sektor terkait. Salah satu yang mencatat kinerja cemerlang adalah saham dengan kode PSAB. Grafik XAU/USD (harga emas dunia) menunjukkan tren kenaikan tajam pada pekan sebelumnya, yang secara langsung mendorong saham-saham sektor tambang logam ikut terkerek naik. Ini adalah indikasi kuat bahwa pasar mengapresiasi kinerja positif di sektor komoditas.

PSAB mencatat volume transaksi yang fantastis pada perdagangan Senin (9/6). Tercatat, volume transaksi mencapai 9,6 juta lot, dengan nilai transaksi mencapai Rp445 miliar. Angka ini menempatkan PSAB di peringkat ketiga dalam kategori top volume dan peringkat pertama dalam frekuensi transaksi. Hal ini menunjukkan minat yang sangat tinggi dari investor terhadap saham ini.

baca juga

Yang lebih menarik, PSAB juga masih diakumulasi oleh investor asing, dengan nilai net buy mencapai Rp52 miliar. Broker asing seperti AK dan CC tercatat aktif melakukan pembelian, menandakan kepercayaan investor internasional terhadap prospek saham ini. Sementara itu, pihak penjual didominasi oleh broker domestik seperti YP dan ZP. Akumulasi asing ini menjadi sentimen positif tambahan bagi pergerakan harga saham PSAB.

Meskipun tekanan beli kuat dan akumulasi asing tinggi, analis pasar mengingatkan bahwa investor tetap harus berhati-hati. Ravis, seorang analis yang tidak disebutkan detail lembaganya dalam laporan ini, mengingatkan bahwa harga emas dunia menunjukkan sinyal potensi koreksi. Potensi koreksi pada harga emas global ini bisa berdampak langsung pada pergerakan saham-saham sektor tambang seperti PSAB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia vs China: Ajang Unjuk Kebolehan para Pemain Produk Kompetisi Domestik

Indonesia vs China: Ajang Unjuk Kebolehan para Pemain Produk Kompetisi Domestik

Your Say | Sabtu, 07 Juni 2025 | 13:23 WIB

Taktik Cerdik Penalti Timnas Indonesia Lawan China Ternyata Sudah Diskenario

Taktik Cerdik Penalti Timnas Indonesia Lawan China Ternyata Sudah Diskenario

Bola | Sabtu, 07 Juni 2025 | 12:51 WIB

6 Drama China yang Dibintangi Zhang Ming'en, Terbaru Ada Eternal Brotherhood

6 Drama China yang Dibintangi Zhang Ming'en, Terbaru Ada Eternal Brotherhood

Your Say | Sabtu, 07 Juni 2025 | 12:41 WIB

Ukir Sejarah, Ole Romeny Samai Rekor Pele Sang Legenda Brasil

Ukir Sejarah, Ole Romeny Samai Rekor Pele Sang Legenda Brasil

Bola | Sabtu, 07 Juni 2025 | 13:11 WIB

Ricky Kambuaya Tampil Spartan saat Indonesia Hajar China, Ini Kata Kluivert

Ricky Kambuaya Tampil Spartan saat Indonesia Hajar China, Ini Kata Kluivert

Your Say | Sabtu, 07 Juni 2025 | 11:53 WIB

Beckham Putra Bangga Debut di Timnas Senior, Berjanji Akan Upgrade Skill

Beckham Putra Bangga Debut di Timnas Senior, Berjanji Akan Upgrade Skill

Your Say | Sabtu, 07 Juni 2025 | 11:19 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×