Kawasan Industri IWIP Targetkan Serap 100 Ribu Tenaga Kerja Hingga 2026

Jum'at, 13 Juni 2025 | 08:26 WIB
Kawasan Industri IWIP Targetkan Serap 100 Ribu Tenaga Kerja Hingga 2026
Kawasan industri berbasis nikel IWIP mengklaim telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia hingga awal tahun 2025.

Suara.com - Kawasan industri berbasis nikel, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengklaim telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia hingga awal tahun 2025. 

Sejak pertama kali beroperasi pada Agustus 2018, IWIP telah memposisikan diri sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara. Fokus utama perusahaan tak hanya pada operasional industri semata, melainkan juga pada upaya berkelanjutan untuk mendorong pembangunan daerah melalui penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. 

Komitmen ini terlihat jelas dari komposisi tenaga kerja yang terserap, di mana prioritas diberikan kepada masyarakat sekitar dan wilayah Maluku Utara.

Dari total 81.000 tenaga kerja yang kini menjadi bagian dari keluarga besar IWIP, persentase yang signifikan menunjukkan keberpihakan perusahaan terhadap masyarakat lokal. 

Data menunjukkan bahwa sekitar 35 persen dari total tenaga kerja berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitar area tambang. Ini adalah bukti nyata dari upaya IWIP dalam memberdayakan komunitas setempat, memberikan mereka kesempatan untuk berkarya dan merasakan langsung manfaat dari keberadaan industri ini.

Tidak hanya itu, sebanyak 40 persen karyawan IWIP berasal dari berbagai wilayah di Maluku Utara. Artinya, mayoritas tenaga kerja IWIP (sekitar 75%) adalah putra-putri daerah Maluku Utara. Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang dicanangkan pemerintah, di mana industri besar diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal. 

Sisanya, 21 persen berasal dari wilayah Indonesia Timur lainnya, dan 5 persen dari berbagai daerah lain di Indonesia, menunjukkan bahwa IWIP juga menjadi magnet bagi talenta-talenta dari seluruh penjuru negeri.

General Manager External Relations IWIP, Yudhi Santoso, menyampaikan bahwa pengembangan industri nikel di kawasan IWIP telah membawa dampak positif yang masif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. 

“IWIP memberikan prioritas kepada masyarakat lokal dalam proses perekrutan, sebagai bagian dari komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap keterlibatan masyarakat dalam mendukung industri ini terus meningkat,” ujar Yudhi kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga: Bos Antam Klaim Polemik PT Gag Nikel di Raja Ampat Tak Pengaruhi Kinerja

Pernyataan ini bukan hanya retorika, melainkan cerminan dari kebijakan perusahaan yang pro-lokal. Dengan memberikan kesempatan kerja, IWIP tidak hanya meningkatkan pendapatan individu dan keluarga, tetapi juga secara tidak langsung memicu pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kabupaten.

Melihat tren positif ini, IWIP tidak berpuas diri. Perusahaan telah menetapkan target ambisius untuk mencapai penyerapan hingga 100.000 tenaga kerja hingga awal tahun 2026. Target ini didorong oleh rencana ekspansi proyek yang terus berjalan dan pembangunan fasilitas industri baru di kawasan industri. 

Ekspansi ini akan membuka lebih banyak lagi peluang kerja, mulai dari level operator hingga manajerial, di berbagai sektor yang mendukung operasional kawasan industri nikel terintegrasi. Ini adalah kabar gembira bagi ribuan pencari kerja di Indonesia, khususnya di wilayah timur, yang mendambakan kesempatan untuk berkarir di sektor industri yang dinamis.

Selain fokus pada kuantitas penyerapan tenaga kerja, IWIP juga sangat menekankan pentingnya pengembangan kualitas SDM. Yudhi Santoso menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM adalah kunci utama untuk mendukung daya saing dan keberlanjutan industri dalam jangka panjang. 

“Kami telah merancang berbagai program pelatihan untuk membekali karyawan serta calon tenaga kerja dengan keterampilan yang relevan,” tambahnya.

Sejak tahun 2019, IWIP telah mengucurkan investasi besar dalam program pelatihan. Lebih dari 57.000 karyawan telah merasakan manfaat dari program-program ini, yang meliputi pelatihan di berbagai aspek teknis, keselamatan kerja, hingga pengoperasian alat berat. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi karyawan, tetapi juga memastikan standar keselamatan yang tinggi dalam operasional perusahaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI