Intip Strategi Bisnis Buku Cetak Tetap Eksis di Era Digital

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 Juni 2025 | 10:47 WIB
Intip Strategi Bisnis Buku Cetak Tetap Eksis di Era Digital
Ilustrasi buku (Pexels/Dom J)

Suara.com - Di tengah derasnya digitalisasi, arus informasi hadir dalam bentuk video pendek, swipe cepat, dan algoritma personalisasi, namun bisnis buku cetak tetap bertahan. Produk ini memang tidak bersinar terang di layar gawai, tapi nyalanya tak pernah benar-benar padam di hati para pembaca.

Yogia Sembiring Meliala sudah melihat peluang itu sejak awal. Pendiri CV Yrama Widya ini tak memilih jalan populer ketika membangun usahanya. Ia tidak berlomba membuat platform digital atau aplikasi belajar namun justru bertaruh pada sesuatu yang dianggap banyak orang usang, yakni buku cetak.

“Saya percaya buku cetak tidak akan kehilangan tempat,” ujarnya ditulis Kamis (19/6/2025).

Keyakinan itu bukan lahir dari romantisme, melainkan dari pengalaman langsung melihat bagaimana buku cetak tetap jadi kebutuhan utama di sekolah-sekolah di luar kota besar, tempat koneksi internet masih terbatas dan perangkat digital belum merata.

Ia memulai usahanya dari nol, tanpa modal uang. Hanya dengan kepercayaan dari penyedia kertas dan percetakan. Awalnya, ia hanya menyusun buku-buku soal pelengkap pelajaran.

Tapi ketika sekolah bertaraf internasional mulai berkembang, Yogia menjadi pionir buku bilingual di Indonesia, salah satu langkah strategis yang membuat nama Yrama Widya dikenal luas.

Namun pencapaian itu tidak serta-merta mengubah arah dasarnya. Ia tetap pada komitmen awal, menerbitkan buku yang relevan, mudah diakses, dan menjangkau lebih banyak siswa. Di banyak tempat, terutama pelosok daerah, buku cetak masih menjadi andalan utama dalam proses belajar mengajar.

Yogia bukan penerbit besar dari awal. Ia lulusan ekonomi yang belajar dunia penerbitan dari bawah, dari meja administrasi hingga proses produksi dan distribusi. Semua ia pelajari sendiri.

Dan ketika memutuskan mendirikan usahanya sendiri, ia tak punya karyawan. Hanya dorongan dari istrinya dan prinsip hidup sederhana, tidak takut susah dan menolak mudah menyerah.

baca juga

"Kini, Yrama Widya memiliki ratusan karyawan dan jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Tapi semangat dasarnya tetap sama, mendistribusikan pengetahuan secara adil dan berkelanjutan," tandasnya. Tak hanya lewat buku, Yogia juga membangun pertanian dan peternakan di tanah kelahirannya sebagai bagian dari kontribusi swasembada pangan.

Di tengah komitmen menjaga keberlanjutan usaha dan relevansi produk, CV ini pun aktif menjangkau masyarakat melalui kanal digital. Informasi terbaru, program edukatif, hingga peluncuran buku rutin dibagikan lewat akun Instagram resmi mereka yang kini telah diikuti lebih dari 14 ribu orang.

Bagi Yogia, keberlanjutan bukan hanya soal bisnis, tapi tentang nilai. Dan buku, meskipun bukan produk yang selalu ramai dibicarakan, tetap menjadi bagian penting dari masa depan pendidikan bangsa.

"Ia mungkin tidak berisik di ruang digital, tapi kehadirannya tetap dirasakan," tuturnya.

Di era yang penuh distraksi, buku cetak mungkin tetap memiliki tempat. Di tangan orang-orang seperti Yogia Sembiring Meliala, buku tetap hidup. Bukan karena nostalgia, tapi karena masih dibutuhkan, masih dibaca, dan masih dicintai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Buku Beruang di Lantai Atas: Metafora tentang Jiwa yang Rindu Kebebasan

Review Buku Beruang di Lantai Atas: Metafora tentang Jiwa yang Rindu Kebebasan

Your Say | Kamis, 19 Juni 2025 | 07:20 WIB

Ulasan Novel Saha: Perjuangan Identitas di Tengah Penindasan Sosial

Ulasan Novel Saha: Perjuangan Identitas di Tengah Penindasan Sosial

Your Say | Kamis, 19 Juni 2025 | 07:11 WIB

Mau Jadi Pengusaha? Ini Tips Cerdas Kelola Operasional Bisnis Biar Nggak Keteteran

Mau Jadi Pengusaha? Ini Tips Cerdas Kelola Operasional Bisnis Biar Nggak Keteteran

Lifestyle | Rabu, 18 Juni 2025 | 16:57 WIB

Terkini

Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR

Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:46 WIB

100 Satwa Dievakuasi dari Lokasi Karhutla, Ular hingga Biawak dan Ada yang Mati

100 Satwa Dievakuasi dari Lokasi Karhutla, Ular hingga Biawak dan Ada yang Mati

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:46 WIB

Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori

Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:45 WIB

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

×