Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Bahlil Rayu Putin Berikan Teknologi Rusia Optimalkan Ladang Minyak Tua

Achmad Fauzi

Sabtu, 21 Juni 2025 | 10:07 WIB
Bahlil Rayu Putin Berikan Teknologi Rusia Optimalkan Ladang Minyak Tua
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dalam kunjungan resmi di Istana Konstantine Novsky, St. Petersburg, Rusia, Kamis (19/6/2025). [ANTARA FOTO/Genta Tenri Mawangi/app/nz]

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke kota Saint Petersburg, Rusia.

Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovsky pada Kamis (19/6) waktu setempat.

Sektor energi menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan bilateral antara kedua kepala negara. Indonesia dan Rusia menyatakan ketertarikan untuk menjalin kerja sama dalam pengerjaan proyek eksplorasi dan produksi gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) hingga pasokan minyak mentah.

"Kami mengundang mitra-mitra strategis Rusia untuk terlibat dalam eksplorasi lapangan (migas) baru dan temuan cadangan gas di lepas pantai," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis yang dikutip Sabtu (21/6/2025).

Langkah penjajakan kerja sama ini diharapkan mampu memberikan keuntungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara, terutama dalam upaya Indonesia untuk meningkatkan lifting minyak dan gas sesuai target yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo, dalam rangka mewujudkan kemandirian energi nasional.

Ilustrasi ladang minyak. [Shutterstock]
Ilustrasi ladang minyak. [Shutterstock]

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Pemerintah Rusia menawarkan dukungan berupa modernisasi infrastruktur migas. Dukungan ini mencakup penerapan teknologi mutakhir untuk mengoptimalkan produksi dari sumur-sumur minyak yang selama ini dianggap kurang produktif.

"Kami bersedia memodernisasi infrastruktur supaya mendongkrak produksi minyak dari ladang tua," kata Presiden Putin.

Optimalisasi sumur minyak tua juga menjadi stimulus penting dari Pemerintah Indonesia untuk mendorong partisipasi investor migas. Pemerintah telah mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang memiliki Wilayah Kerja (WK) Migas agar dapat memberdayakan masyarakat sekitar sebagai mitra melalui skema business to business (B2B).

Terkait hal ini, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja Untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.

baca juga

Regulasi ini memungkinkan pengelolaan sumur-sumur minyak masyarakat untuk diintegrasikan menjadi badan usaha berbentuk koperasi atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang akan menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Ini terobosan baru dari pemerintah agar bisa meningkatkan produksi migas nasional sekaligus memperbaiki tata kelola sumber daya migas, termasuk penanganan sumur minyak masyarakat yang ilegal dan dampak negatif yang timbul terhadap lingkungan dan keselamatan," kata Bahlil.

Sebagai informasi, kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia telah terjalin kuat selama beberapa tahun terakhir, mencakup sektor minyak dan gas bumi, batubara, ketenagalistrikan, energi baru dan terbarukan (EBT), hingga efisiensi energi. Salah satu kerja sama yang telah dirintis adalah pembangunan kilang minyak dan kompleks petrokimia di Jawa Timur.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto akan berangkat menuju Rusia untuk melakukan kunjungan kenegaraan dalam rangka memenuhi undangan dari Presiden Rusia, Yang Mulia Vladimir Putin.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet. Teddy menyampaikan Prabowo berangkat bersama delegasi terbatas Pemerintah Indonesia.

"Sebelum bertolak ke Rusia, Presiden Prabowo akan terlebih dahulu mengunjungi Singapura untuk bertemu dengan Perdana Menteri Singapura, Yang Mulia Lawrence Wong dan menghadiri Singapore-Indonesia Leaders' Retreat pada 16 Juni 2025," tulis Teddy, dikutip Minggu (15/6/2025).

Sementara di Rusia, Prabowo yang diundang langsung oleh Putin akan diterima secara resmi dengan sambutan kenegaraan. Prabowo dan Putih akan melakukan pertemuan bilateral pada 19 Juni 2025.

"Keesokan harinya, pada 20 Juni 2025, Presiden Prabowo akan menghadiri St. Petersburg International Economic Forum 2025, sebagai pembicara utama dalam forum ini," kata Teddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Bahan Baku Uranium Melimpah, ESDM Bersiap Kembangkan Nuklir Jadi Listrik

Punya Bahan Baku Uranium Melimpah, ESDM Bersiap Kembangkan Nuklir Jadi Listrik

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 19:17 WIB

ESDM Beri Isyarat PT Gag Nikel Bisa Kembali Eskplorasi di Raja Ampat

ESDM Beri Isyarat PT Gag Nikel Bisa Kembali Eskplorasi di Raja Ampat

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 18:18 WIB

Turun, Bahlil Tetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia USD 62,75/Barel

Turun, Bahlil Tetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia USD 62,75/Barel

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB