Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor

Iwan Supriyatna

Selasa, 24 Juni 2025 | 07:39 WIB
Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor
Pembekalan pelaku UMKM Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan ekspansi ke pasar global.

Suara.com - Kolaborasi antara Pelindo Peduli dan Yayasan Cah Angon dalam rangkaian program Local Champion Indonesia (LCI) melaksanakan delapan sesi pelatihan rutin dan satu sesi Market Intelligence dengan Atase Perdagangan (ATDAG) Korea Selatan.

Program yang berjalan sejak 30 April dan masih berlangsung sampai saat ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan ekspansi ke pasar global.

Selama periode ini, pelatihan yang dilaksanakan mencakup topik-topik penting seperti identifikasi produk ekspor, penetrasi market global, menentukan harga produk ekspor, dokumen untuk ekspor, pengelolaan ekspor, serta penyesuaian produk dengan standar internasional.

Sesi Market Intelligence yang diselenggarakan bersama ATDAG Korea Selatan memberikan wawasan langsung tentang peluang pasar di Korea Selatan serta cara memanfaatkan data pasar untuk mengambil keputusan ekspor yang lebih tepat.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Mereka tidak hanya mendapat pemahaman tentang langkah-langkah ekspor, tetapi juga dibekali dengan koneksi dan wawasan mendalam mengenai pasar global” ujar Direktur Eksekutif Cah Angon Foundation, Dhika Yudistira, Selasa (24/6/2025).

Selama hampir dua bulan pelaksanaan, UMKM binaan Pelindo tak hanya mendapatkan wawasan praktis dari mentor-mentor ekspor nasional, tetapi juga berhasil melakukan transformasi nyata dalam penyusunan dokumen ekspor, serta penetrasi pasar melalui riset target negara tujuan.

Kolaborasi strategis dengan Atase Perdagangan RI sendiri menjadi pintu awal penguatan jejaring dagang internasional. Melihat antusiasme dan progres positif dari peserta, program ini ditargetkan terus dijalankan dengan enam pelatihan tambahan dan tiga sesi market intelligence lanjutan yang akan berlangsung hingga Agustus 2025.

Setelah pelatihan dan Market Intellegence, program LCI akan dilanjutkan dengan Inkubasi, Pitching, Business Matching sampai akhir Desember 2025 dan ditutup dengan pelepasan ekspor.

Ke depan, sesi-sesi mendatang akan menggali lebih dalam tentang strategi ekspor yang lebih spesifik dan menghubungkan peserta dengan peluang pasar lebih luas, termasuk ekspor ke negara-negara internasional.

baca juga

Dengan adanya pelatihan lanjutan, UMKM peserta program ini diproyeksikan semakin siap untuk bersaing di pasar global dan mendominasi sektor ekspor dari Indonesia.

Pelindo Peduli dan Cah Angon Foundation dalam Program Local Champion Indonesia (LCI) ini menjadi bukti nyata bahwa dengan pelatihan yang tepat dan dukungan kolaboratif, UMKM Indonesia dapat berkembang dan menembus pasar internasional.

LCI dan Pelindo juga berharap lebih banyak UMKM yang dapat memanfaatkan program ini untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia.

Suksesnya kegiatan ini tak terlepas berkat kolaborasi aktif antara Cah Angon Foundation, Pelindo, dan berbagai instansi pendukung seperti, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta komunitas UKM Eksporter Indonesia.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap mayoritas tenaga kerja nasional.

Namun, tantangan besar masih dihadapi, terutama dalam menembus pasar ekspor. Rendahnya akses terhadap pelatihan ekspor, keterbatasan modal, dan kurangnya literasi digital menjadi hambatan utama.

Melihat potensi besar ini, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga swadaya seperti yang dilakukan Pelindo dan Cah Angon Foundation dalam program Local Champion Indonesia (LCI) menjadi langkah strategis. Melalui pelatihan intensif, sesi market intelligence, dan inkubasi bisnis, UMKM dibekali kemampuan ekspor yang lebih kuat.

Dukungan berkelanjutan semacam ini tidak hanya mendorong UMKM naik kelas, tapi juga memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Dengan strategi tepat, UMKM dapat menjadi motor pertumbuhan ekspor nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:53 WIB

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:11 WIB

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×