Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor

Iwan Supriyatna

Selasa, 24 Juni 2025 | 07:39 WIB
Dorong Ekspansi Global, Pelindo dan Cah Angon Latih UMKM Tembus Pasar Ekspor
Pembekalan pelaku UMKM Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan ekspansi ke pasar global.

Suara.com - Kolaborasi antara Pelindo Peduli dan Yayasan Cah Angon dalam rangkaian program Local Champion Indonesia (LCI) melaksanakan delapan sesi pelatihan rutin dan satu sesi Market Intelligence dengan Atase Perdagangan (ATDAG) Korea Selatan.

Program yang berjalan sejak 30 April dan masih berlangsung sampai saat ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan ekspansi ke pasar global.

Selama periode ini, pelatihan yang dilaksanakan mencakup topik-topik penting seperti identifikasi produk ekspor, penetrasi market global, menentukan harga produk ekspor, dokumen untuk ekspor, pengelolaan ekspor, serta penyesuaian produk dengan standar internasional.

Sesi Market Intelligence yang diselenggarakan bersama ATDAG Korea Selatan memberikan wawasan langsung tentang peluang pasar di Korea Selatan serta cara memanfaatkan data pasar untuk mengambil keputusan ekspor yang lebih tepat.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM. Mereka tidak hanya mendapat pemahaman tentang langkah-langkah ekspor, tetapi juga dibekali dengan koneksi dan wawasan mendalam mengenai pasar global” ujar Direktur Eksekutif Cah Angon Foundation, Dhika Yudistira, Selasa (24/6/2025).

Selama hampir dua bulan pelaksanaan, UMKM binaan Pelindo tak hanya mendapatkan wawasan praktis dari mentor-mentor ekspor nasional, tetapi juga berhasil melakukan transformasi nyata dalam penyusunan dokumen ekspor, serta penetrasi pasar melalui riset target negara tujuan.

Kolaborasi strategis dengan Atase Perdagangan RI sendiri menjadi pintu awal penguatan jejaring dagang internasional. Melihat antusiasme dan progres positif dari peserta, program ini ditargetkan terus dijalankan dengan enam pelatihan tambahan dan tiga sesi market intelligence lanjutan yang akan berlangsung hingga Agustus 2025.

Setelah pelatihan dan Market Intellegence, program LCI akan dilanjutkan dengan Inkubasi, Pitching, Business Matching sampai akhir Desember 2025 dan ditutup dengan pelepasan ekspor.

Ke depan, sesi-sesi mendatang akan menggali lebih dalam tentang strategi ekspor yang lebih spesifik dan menghubungkan peserta dengan peluang pasar lebih luas, termasuk ekspor ke negara-negara internasional.

baca juga

Dengan adanya pelatihan lanjutan, UMKM peserta program ini diproyeksikan semakin siap untuk bersaing di pasar global dan mendominasi sektor ekspor dari Indonesia.

Pelindo Peduli dan Cah Angon Foundation dalam Program Local Champion Indonesia (LCI) ini menjadi bukti nyata bahwa dengan pelatihan yang tepat dan dukungan kolaboratif, UMKM Indonesia dapat berkembang dan menembus pasar internasional.

LCI dan Pelindo juga berharap lebih banyak UMKM yang dapat memanfaatkan program ini untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia.

Suksesnya kegiatan ini tak terlepas berkat kolaborasi aktif antara Cah Angon Foundation, Pelindo, dan berbagai instansi pendukung seperti, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta komunitas UKM Eksporter Indonesia.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap mayoritas tenaga kerja nasional.

Namun, tantangan besar masih dihadapi, terutama dalam menembus pasar ekspor. Rendahnya akses terhadap pelatihan ekspor, keterbatasan modal, dan kurangnya literasi digital menjadi hambatan utama.

Melihat potensi besar ini, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan lembaga swadaya seperti yang dilakukan Pelindo dan Cah Angon Foundation dalam program Local Champion Indonesia (LCI) menjadi langkah strategis. Melalui pelatihan intensif, sesi market intelligence, dan inkubasi bisnis, UMKM dibekali kemampuan ekspor yang lebih kuat.

Dukungan berkelanjutan semacam ini tidak hanya mendorong UMKM naik kelas, tapi juga memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Dengan strategi tepat, UMKM dapat menjadi motor pertumbuhan ekspor nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

KPPOD: Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Bisa Tekan Pendapatan UMKM dan Pajak Daerah

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:53 WIB

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Teknologi Jadi Jalan UMKM Menuju Pasar Global, Squadra Siapkan Ekosistem Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 11:11 WIB

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

UMKM Rempah Lokal Makin Mendunia, Labuna Bukukan Prestasi Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB