Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 26 Juni 2025 | 08:07 WIB
Gencatan Senjata Iran-Israel Bisa Goyah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi
Ilustrasi: Karyawan di kilang minyak. (Shuttterstock)

Suara.com - Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Pasar Waspadai Stabilitas Gencatan Senjata Iran-Israel

Harga minyak dunia mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Rabu 25 Juni 2026, setelah sebelumnya merosot dalam dua sesi berturut-turut.

Kenaikan ini dipicu oleh sikap hati-hati investor yang tengah menilai stabilitas gencatan senjata antara Iran dan Israel, menyusul konflik militer yang memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Seperti dilansir dari CNBC, Kamis, 26 Juni 2025, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 75 sen, atau sekitar 1,1 persen, menjadi USD 67,89 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS tercatat naik 71 sen, atau 1,1 persen, ke level USD 65,08 per barel.

Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Pada hari Selasa sebelumnya, Brent ditutup pada level terendah sejak 10 Juni dan WTI menyentuh posisi terendah sejak 5 Juni. Kedua harga acuan tersebut jatuh setelah sebelumnya melonjak ke titik tertinggi dalam lima bulan, menyusul serangan militer mendadak yang dilancarkan Israel terhadap fasilitas militer dan nuklir utama Iran pada 13 Juni lalu.

Kenaikan harga sempat terdorong setelah Amerika Serikat meluncurkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.

Namun, penilaian awal intelijen AS menunjukkan bahwa serangan tersebut tidak sepenuhnya menghancurkan kemampuan nuklir Iran dan hanya memperlambatnya dalam hitungan bulan.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump mulai berlaku antara Iran dan Israel.

Baik Iran maupun Israel pada hari Selasa mengindikasikan bahwa perang udara di antara mereka telah berakhir, setidaknya untuk sementara waktu. Hal ini terjadi setelah Presiden Trump secara terbuka mengecam kedua pihak karena telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang disepakati sebelumnya.

Ketika kedua negara mulai mencabut pembatasan sipil setelah 12 hari perang yang juga ditandai dengan serangan AS terhadap fasilitas pengayaan uranium Iran masing-masing pihak berusaha mengklaim kemenangan atas konflik tersebut.

Keterlibatan langsung AS dalam konflik ini turut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan di Selat Hormuz. Jalur perairan sempit yang terletak di antara Iran dan Oman tersebut merupakan titik transit penting bagi sekitar 18 hingga 19 juta barel per hari (bpd) minyak mentah dan bahan bakar, atau hampir seperlima dari konsumsi minyak global.

Di sisi lain, pelaku pasar juga menanti rilis data resmi dari pemerintah AS terkait persediaan minyak mentah dan bahan bakar domestik yang dijadwalkan keluar pada hari Rabu.

Menurut sumber pasar yang mengutip data dari American Petroleum Institute (API), stok minyak mentah AS tercatat turun sebesar 4,23 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 20 Juni.

Dengan ketegangan geopolitik yang masih membayangi dan sinyal pemulihan pasokan di pasar minyak, pelaku pasar tetap waspada terhadap arah pergerakan harga minyak dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam hingga 6 persen pada perdagangan Selasa, 24 Juni 2025 seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pasca pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel. Penurunan harga ini membuat harga minyak dunia kembali level sebelum pecahnya perang tersebut.

Analis menilai penurunan harga minyak ini mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya risiko konflik di kawasan yang sangat strategis bagi pasokan energi dunia.

"Mungkin ada kendala di sepanjang jalan, tetapi pasar mengatakan (konflik) ini kemungkinan sudah berakhir," kata Robert Yawger, spesialis komoditas di Mizuho Securities.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:54 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:11 WIB

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:36 WIB

Terkini

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:28 WIB

Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat

Iduladha 2026, Pertamina Trans Kontinental Jaga Operasional & Berbagi Berkah Kurban pada Masyarakat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Harga Minyak Dunia Naik Turun, Berikut Daftar Harga BBM di Pertamina dan SPBU Swasta!

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:22 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Kurban Pakai Uang Pribadi Bukan APBN

Menkeu Purbaya Tegaskan Kurban Pakai Uang Pribadi Bukan APBN

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:19 WIB

BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?

BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:12 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB