Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 25 Juni 2025 | 07:54 WIB
Harga Minyak Dunia Kian Terpuruk di Bawah USD 70 per Barel
Ilustrasi kilang minyak (Shutterstock).

Suara.com - Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada perdagangan Selasa, 24 Juni 2025 seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pasca pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel. Penurunan harga ini membuat harga minyak dunia kembali level sebelum pecahnya perang tersebut.

Seperti dilansir dari CNN, Rabu, 25 Juni 2025, minyak mentah Brent, acuan global, merosot 6,1 persen menjadi USD 67,14 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), acuan Amerika Serikat (AS), jatuh 6 persen menjadi USD 64,37 per barel.

Tingkat harga ini mencerminkan posisi pasar sebelum Israel meluncurkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada 13 Juni lalu, yang kemudian memicu eskalasi konflik selama 12 hari.

Selama konflik berlangsung, kedua negara saling meluncurkan rudal dan bahkan melibatkan sekutu utama Israel, Amerika Serikat, dalam keterlibatan militer langsung.

Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)
Ilustrasi: Kilang minyak. (Shutterstock)

Namun pada Senin malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan adanya gencatan senjata, meskipun Israel kemudian menuduh Iran melanggar kesepakatan tersebut. Iran membantah tuduhan itu, dan hingga Selasa sore, gencatan senjata tampak masih bertahan.

Reaksi pasar global terhadap pengumuman gencatan senjata tersebut terlihat positif. Bursa saham AS ditutup menguat, Dow Jones naik 507 poin atau 1,19 persen, S&P 500 menguat 1,11 persen, dan Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi meningkat 1,43 persen.

S&P 500 kini hanya terpaut kurang dari 1 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa, sementara Nasdaq terpaut 1,3 persen.

Indeks ketakutan pasar, CBOE Volatility Index, turun 12 persen yang mencerminkan suasana pasar yang relatif tenang. Pasar Asia juga mencatatkan penguatan dengan Hang Seng Hong Kong naik 2 persen dan Shanghai Composite Tiongkok menguat 1,2 persen Sementara di Eropa, indeks STOXX Europe 600 ditutup menguat 1,11 persen.

Analis menilai penurunan harga minyak ini mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya risiko konflik di kawasan yang sangat strategis bagi pasokan energi dunia.

"Mungkin ada kendala di sepanjang jalan, tetapi pasar mengatakan (konflik) ini kemungkinan sudah berakhir," kata Robert Yawger, spesialis komoditas di Mizuho Securities.

Namun, sebagian analis memperingatkan agar pasar tidak terlalu cepat bersukacita. Pasar bernapas lega setelah deklarasi gencatan senjata Trump, tetapi perayaan itu mungkin tidak berlangsung lama," ujar Lukman Otunuga, analis pasar senior di FXTM.

"Jika ketegangan kembali berkobar atau gencatan senjata dilanggar, kita dapat melihat kembalinya penghindaran risiko dengan cepat meningkatkan aset safe haven seperti emas dan menekan ekuitas global."

Salah satu faktor utama yang mendorong penurunan harga minyak adalah kelegaan atas prospek pasokan. Ketegangan sebelumnya sempat memunculkan kekhawatiran bahwa Iran akan menutup Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar 25 persen pasokan minyak global.

Penutupan selat tersebut dapat memicu lonjakan harga drastis. Namun dengan adanya gencatan senjata, kekhawatiran itu mereda.

Goldman Sachs sebelumnya memperkirakan harga minyak bisa menembus USD 100 per barel jika terjadi gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz. Namun kini, skenario tersebut tampaknya tidak lagi menjadi ancaman dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel, Bahlil: Kita Doa dan Ikhtiar Saja

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:11 WIB

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Selat Hormuz Mau Ditutup Iran, Pasokan Minyak Mentah Pertamina Aman?

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:36 WIB

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah: Awas Harga BBM Bisa Melambung Tinggi!

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 13:01 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB