Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Bahlil Klaim Hanya Butuh Waktu 8 Bulan Buat Tingkatkan Produksi Mintak Mentah

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Juni 2025 | 15:39 WIB
Bahlil Klaim Hanya Butuh Waktu 8 Bulan Buat Tingkatkan Produksi Mintak Mentah
Blok Cepu yang akan memproduksi minyak sebanyak 165 ribu barel/hari. (Antara/Agus Sudarmojo)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa peningkatan produksi minyak sebesar 30.000 barel per hari (bph) di Blok Cepu, Jawa Tengah, hanya memerlukan waktu 8 bulan pengerjaan.

Ia menyebut pencapaian ini sebagai bagian dari arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya menuju swasembada energi nasional.

"Bapak Presiden kami juga melaporkan bahwa pada hari ini kita meresmikan juga blok minyak yang ada di Cepu sebesar 30.000 barel per hari atas arahan Bapak Presiden untuk urusan energi harus kita masuk pada swasembada," ujar Bahlil saat sambutan di peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen Unit 1, Bondowoso, Jawa Timur, yang disiarkan di Youtube Kementerian ESDM, Kamis (26/6/2025).

"Target kita 2029-2030 lifting kita harus 900.000-1.000.000 barel dan kami melaporkan 30.000 barel per day yang ada sekarang ini kerjanya hanya 8 bulan dan maju lebih cepat 10 bulan daripada perencanaan," sambung dia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat sambutan peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen Unit 1, Bondowoso, Jawa Timur/(Tangkapan Layar Youtube Kementerian ESDM).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat sambutan peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen Unit 1, Bondowoso, Jawa Timur/(Tangkapan Layar Youtube Kementerian ESDM).

Dia menambahkan, pengerjaan blok tersebut dimulai hanya enam hari setelah Presiden Prabowo dilantik, menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Pencapaian ini juga berkat adanya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, khususnya antara ExxonMobil dan Pertamina, yang berkolaborasi dalam mengelola blok minyak Cepu.

"Sejak Bapak Presiden dilantik 6 hari kami langsung datang ke Cepu dan Alhamdulillah Exxon Mobil yang bekerja sama dengan Pertamina mampu meningkatkan 30.000 barel dan ini adalah hasil karya nyata asli dari awal sampai akhir di bawah kepemimpinan Bapak Presiden," ucap dia.

Untuk diketahui, Blok Cepu merupakan salah satu blok minyak dan gas bumi (migas) paling produktif di Indonesia, yang selama lebih dari satu dekade terakhir telah menjadi tulang punggung produksi minyak nasional. Berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Blora, Jawa Tengah, blok ini memiliki nilai strategis tinggi dalam upaya Indonesia menuju swasembada energi.

Blok Cepu dikelola oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebagai operator utama, bekerja sama dengan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat melalui skema kerjasama Kontrak Kerja Sama (KKS) dengan SKK Migas. Produksi pertama dari blok ini dimulai pada 2008 melalui lapangan Banyu Urip.

baca juga

Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu pernah mencapai puncak produksi lebih dari 220.000 barel per hari, menjadikannya kontributor terbesar terhadap lifting (produksi siap jual) minyak nasional. Meski saat ini produksi alamiah mulai mengalami penurunan seiring usia reservoir, blok ini masih menyumbang volume signifikan bagi total produksi minyak nasional yang rata-rata berkisar di angka 600.000–700.000 barel per hari.

Fasilitas utama produksi Blok Cepu terdiri atas Central Processing Facility (CPF), pipa ekspor sepanjang ratusan kilometer, serta sistem pendukung lainnya yang memungkinkan pengangkutan minyak mentah ke terminal ekspor di Tuban, Jawa Timur. Dengan keberhasilan pengembangan infrastruktur dan manajemen reservoir yang efisien, Blok Cepu sering dijadikan model proyek migas nasional.

Pemerintah melalui SKK Migas dan Kementerian ESDM juga terus mendorong pengembangan lanjutan dan eksplorasi potensi lain di sekitar wilayah Blok Cepu, termasuk lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dikelola oleh anak usaha Pertamina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Butuh Investasi Rp 25 Triliun untuk Proyek EBT di 15 Provinsi

Bahlil Sebut Butuh Investasi Rp 25 Triliun untuk Proyek EBT di 15 Provinsi

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 13:37 WIB

Balikkan Dana Berobat Ratusan Triliun, Erick Thohir Siapkan Strategi Maksimalkan KEK Sanur

Balikkan Dana Berobat Ratusan Triliun, Erick Thohir Siapkan Strategi Maksimalkan KEK Sanur

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 11:02 WIB

Mau Berantas Tambang Ilegal, Anak Buah Bahlil Sebut Tahu 'Lubang Tikusnya'

Mau Berantas Tambang Ilegal, Anak Buah Bahlil Sebut Tahu 'Lubang Tikusnya'

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 19:11 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×