Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Balikkan Dana Berobat Ratusan Triliun, Erick Thohir Siapkan Strategi Maksimalkan KEK Sanur

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Juni 2025 | 11:02 WIB
Balikkan Dana Berobat Ratusan Triliun, Erick Thohir Siapkan Strategi Maksimalkan KEK Sanur
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi Rosan Roeslani, meninjau fasilitas kesehatan di KEK Sanur/(Dokumentasi Kementerian BUMN).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyusun strategi besar untuk membalikkan aliran dana ratusan triliun rupiah yang selama ini keluar negeri akibat masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri.

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan akan menjadi kunci dalam mencapai kemandirian sektor kesehatan nasional.

Pernyataan ini disampaikan Erick menyusul arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang meminta pengembangan KEK Kesehatan di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya konkret negara dalam menjamin kesehatan rakyat.

"Presiden Prabowo telah memberikan arahan yang sangat jelas, negara harus hadir dan menjadi pelopor dalam menjamin kesehatan rakyat. KEK Kesehatan adalah jawaban konkret atas tantangan itu," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis (26/6/2025).

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) menandatangani prasasti peresmian KEK Sanur dan Bali International Hospital di Bali pada Rabu (25/6/2025). Peresmian itu turut disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. [Antara/Fikri Yusuf]
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) menandatangani prasasti peresmian KEK Sanur dan Bali International Hospital di Bali pada Rabu (25/6/2025). Peresmian itu turut disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. [Antara/Fikri Yusuf]

KEK Kesehatan Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Denpasar, Bali, yang diresmikan pada 25 Juni 2025, menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan nasional. Keberhasilan ini akan menjadi model bagi pengembangan kawasan serupa di daerah lain.

Erick mengungkapkan, jumlah masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri mencapai angka dua juta orang per tahun, yang menguras devisa negara hampir Rp 150 triliun.

Menurutnya, kondisi ini harus diakhiri dengan membangun sistem layanan kesehatan kelas dunia di dalam negeri.

"Jadi demi menjawab tantangan akan kemandirian kesehatan di masa depan, kami akan melibatkan BUMN di sektor kesehatan dan farmasi, serta berkolaborasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat realisasi KEK Kesehatan di wilayah lain," imbuh dia.

Dalam menjalankan strategi tersebut, Kementerian BUMN akan mengoptimalkan peran holding BUMN farmasi yang terdiri dari Bio Farma, Kimia Farma, dan Indofarma. Selain itu, sinergi juga akan diperkuat dengan holding rumah sakit BUMN, yaitu Pertamina Bina Medika IHC.

baca juga

Kolaborasi antar-BUMN ini difokuskan pada penguatan layanan kesehatan berstandar internasional, pengembangan riset dan inovasi medis, serta peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan unggulan.

Pengembangan KEK Kesehatan secara nasional diharapkan mampu menarik investasi triliunan rupiah serta menyerap puluhan ribu tenaga kerja baru.

Dengan menggabungkan potensi sektor kesehatan dan pariwisata medis, proyek ini diyakini akan menjadi motor penggerak baru dalam pertumbuhan ekonomi nasional, serta membuka peluang besar bagi Indonesia menjadi destinasi unggulan layanan kesehatan di kawasan Asia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyaknya warga Indonesia yang berobat ke luar negeri, yang jumlahnya mencapai jutaan orang per tahun, menyebabkan hilangnya devisa yang sangat besar.

Hal ini disampaikan Prabowo saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Bali, Rabu kemarin.

Sebelumnya dalam kesempatan yang sama Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan sekitar jutaan warga Indonesia menghabiskan Rp 150 triliun per tahun untuk berobat ke luar negeri.

"Kita tadi sudah diberi tahu bahwa begitu banyak WNI yang mencari pengobatan di luar negeri yang mengakibatkan juga pengeluaran devisa yang sangat besar. Dengan inisiatif ini kita bisa memberi pelayanan yang tidak kalah dengan yang terbaik di dunia," kata Prabowo.

"Karena itu sekali lagi saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi saya atas pekerjaan besar ini," sambung Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh Rokok Mau Surati Prabowo Imbas Kebijakan Pemerintah yang Ancam IHT

Buruh Rokok Mau Surati Prabowo Imbas Kebijakan Pemerintah yang Ancam IHT

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 19:07 WIB

Kenapa Danantara Suntik Modal Garuda Rp6,65 Triliun yang Sedang Alami Masalah Keuangan?

Kenapa Danantara Suntik Modal Garuda Rp6,65 Triliun yang Sedang Alami Masalah Keuangan?

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 18:36 WIB

Kritik Pedas usai Danantara Suntik Modal Rp6 T ke Garuda: Sakit Jantung Tapi Obatnya Sakit Kulit!

Kritik Pedas usai Danantara Suntik Modal Rp6 T ke Garuda: Sakit Jantung Tapi Obatnya Sakit Kulit!

Bisnis | Rabu, 25 Juni 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:59 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:49 WIB

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:48 WIB

×