Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Bukan Kanan Atau Kiri, Ini Jalan Ekonomi yang Diambil Prabowo

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:52 WIB
Bukan Kanan Atau Kiri, Ini Jalan Ekonomi yang Diambil Prabowo
Tenaga Ahli Utama Bidang Ekonomi Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Fithra Faisal Hastiadi dalam acara diskusi bertajuk "Stimulus Ekonomi Bisa Dongkrak Rakyat?" di Menteng, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). Foto-Fadil Suara.com

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto disebut memiliki pendekatan ekonomi yang unik untuk membawa masyarakat Indonesia menuju kesejahteraan dan kemakmuran.

Prabowo diklaim mengusung "jalan ekonomi tengah". Konsep ini menggabungkan prinsip kesejahteraan sosialisme dengan kemakmuran liberalisme, membentuk apa yang disebut sebagai Ekonomi Pancasila.

Hal ini disampaikan langsung oleh Tenaga Ahli Utama Bidang Ekonomi Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Fithra Faisal Hastiadi dalam acara diskusi bertajuk "Stimulus Ekonomi Bisa Dongkrak Rakyat?" di Menteng, Jakarta, Sabtu (28/6/2025).

"Jalan ekonomi yang kita ambil adalah jalan ekonomi tengah, kita mengambil kesejahteraan dari sosialisme kita mengambil prinsip kemakmuran dari liberal, dijadikan satu ekonomi Pancasila," ujar Fithra Faisal.

Menurut Fithra konsep "jalan ekonomi tengah" ini menarik perhatian karena berupaya menjembatani dua ideologi ekonomi yang seringkali dianggap berlawanan. Dari sosialisme, pemerintah akan mengambil fokus pada kesejahteraan rakyat, pemerataan pendapatan, dan jaring pengaman sosial yang kuat.

Ini berarti program-program yang berpihak pada rakyat kecil, akses pendidikan dan kesehatan yang merata, serta perlindungan bagi kelompok rentan akan menjadi prioritas.

Di sisi lain, dari liberalisme, akan diambil prinsip-prinsip kemakmuran, efisiensi pasar, inovasi, dan dorongan bagi sektor swasta untuk berkembang. Hal ini menyiratkan bahwa pemerintah akan tetap menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong daya saing, dan menghargai inisiatif individu serta korporasi dalam menciptakan kekayaan dan lapangan kerja.

Fithra Faisal menegaskan bahwa perpaduan ini akan diwujudkan dalam bingkai Ekonomi Pancasila. Ini bukan sekadar slogan, melainkan fondasi filosofis yang diharapkan mampu menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Ekonomi Pancasila bertujuan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi mampu mengangkat taraf hidup seluruh lapisan masyarakat.

baca juga

Konsep ini kata dia menunjukkan ambisi pemerintahan Prabowo untuk membangun fondasi ekonomi yang kuat, di mana pasar bergerak secara efisien namun tetap dikendalikan oleh nilai-nilai keadilan sosial.

Hal ini kata Fithra dibuktikan dengan porsi APBN yang ditujukan dengan program-program pro yang rakyat. "Sekarang ini APBN Indonesia sebagian besar dianggarkan untuk masyarakat," kata dia.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto terus mendorong efisiensi anggaran guna memastikan setiap rupiah dalam APBN benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Dengan kebijakan efisiensi sebesar Rp306 triliun, pemerintah mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara untuk mendukung pembangunan sekolah, infrastruktur, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa setiap rupiah dalam APBN harus digunakan secara optimal agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Setiap rupiah dalam APBN harus memberikan manfaat ke masyarakat,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sebagai bagian dari kebijakan fiskal yang lebih efisien, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan rekonstruksi anggaran agar semakin efektif dalam menopang pembangunan nasional.

Dalam Kongres Muslimat NU, Prabowo menyampaikan rencana pembangunan 300 ribu sekolah, yang dikaitkan dengan strategi efisiensi anggaran guna mempercepat pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Selain mendukung sektor pendidikan, kebijakan efisiensi anggaran ini juga berkontribusi dalam stabilitas ekonomi nasional, termasuk pengendalian inflasi dan pengelolaan fiskal yang lebih baik. Dengan memastikan belanja negara lebih tepat sasaran, pemerintah dapat menekan defisit fiskal, meningkatkan efektivitas anggaran, serta memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.

Strategi ini juga memungkinkan pemerintah untuk terus melaksanakan program prioritas tanpa meningkatkan beban utang negara. Kebijakan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat secara ekonomi.

Langkah efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah merupakan wujud nyata keberpihakan kepada rakyat. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, setiap rupiah dalam APBN dapat memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, maupun penguatan ekonomi rakyat. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus memastikan APBN dikelola secara transparan, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Efisiensi anggaran bukan hanya strategi fiskal, tetapi juga fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mendadak Dipanggil Presiden Prabowo ke Hambalang, Ada Apa?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Mendadak Dipanggil Presiden Prabowo ke Hambalang, Ada Apa?

News | Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:49 WIB

KPA Tegaskan Warga Penolak KEK Mandalika Bukan Anti-Pembangunan, Presiden Diminta Lakukan Ini

KPA Tegaskan Warga Penolak KEK Mandalika Bukan Anti-Pembangunan, Presiden Diminta Lakukan Ini

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 22:52 WIB

Evakuasi Juliana Rinjani Dikecam Netizen Brasil: Lambat dan Tidak Profesional?

Evakuasi Juliana Rinjani Dikecam Netizen Brasil: Lambat dan Tidak Profesional?

Video | Sabtu, 28 Juni 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Detik-Detik Mobil Pikap Mahasiswa KKN Unhas Rem Blong, Sopir Sengaja Tabrak Pohon

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Kinerja Pegadaian Dapat Apresiasi Presiden Prabowo dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×