Bos OJK Matangkan Akses Kredit SPPG untuk Program MBG

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 04 Juli 2025 | 10:27 WIB
Bos OJK Matangkan Akses Kredit SPPG untuk Program MBG
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menyusun skema pembiayaan koperasi merah putih hingga akses kredit pendanaan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal ini sesuai dengan program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan telah mengatur desain bisnis modern yang tepat. Sehingga, dapat memenuhi kebutuhan yang ada.

"Kemungkinan pembiayaan bagi program makanan bergizi gratis merujuk pada bagian sppg dalam kaitannya itu kami siap. Kita desain bisnis yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan yang ada dan skema yang didata dengan jelas," katanya dalam rapat dengan Banggar DPR, Kamis (3/7/2025).

Kata dia, kontribusi sektor jasa keuangan kedepan juga mengedepankan program prioritas pemerintah, termasuk optimalisasi terhadap MBG.

"Kedepan menjaga momentum dan kontribusi Sektor yang kuat mendukung pembangunan prioritas pemerimntah, kami tetapkan 4 arah, pertama, optimalisais kontribusi sektor jasa keuangan terhadap program priotroras terkait peran utama MBG," bebernya.

Sementara itu mengenai koperasi merah putih masih dimatangkan konsepnya. Salah satunya melibatkan perbankan untuk pembiayaan bisnisnya.

"Pemahaman kami pembiayaan koperasi merah putih tengah dimatangkan oleh Pemerintah skemanya. Sedangkan perbankan akan lebih banyak dilibatkan pembiayaan bisnis atau usaha bukan mendirikan koperasinya," bebernya.

"Dalam kaitan bisnis kita dorong tata kelola yang baik dengan manajemen risiko yang baik sehingga bisa berkelanjutan," tandasnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan kondisi perbankan masih tetap sehat. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan pertumbuhan kinerja perbankan tumbuh 8,43 persen.

baca juga

Namun, persentase itu memang turun dibandingkan periode sebelumnya 9,88 persen. Sedangkan, kredit korporasi tumbuh 11,92 persen, lalu kredit UMKM tumbuh 2,17 persen.

"Perkembangan perbankan saat ini Mei 2025 kredit tumbuh 8,43 persen diharapkan akhir tahun tetap mencapai target di 2025 antar 9 sampai 11 persen. Sedangkan dana pihak ketiga bahwa pertumbuhannya sampai Mei 4,29 persen," bebernya.

Jika dilihat secara sektoral maka sektor pertambangan, transportasi dan rumah tangga adalah tiga yang tertinggi. Sekalipun untuk pertambangan terlihat pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan pada periode tahun-tahun sebelumnya.

Lanjutnya, untuk Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat hingga Mei 2025 adalah 88,16%.

"Loan to deposit ratio 88,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan angka tinggi diimbangi dengan likuiditas memadai. Disisi lain permodalan car terjaga 25,1 persen disertai npl growth 22,9 persen dan nol 0,89 persen," katanya.

Tidak hanya itu, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami guncangan pada triwulan pertama tahun ini. Namun, kondisi pasar saham Indonesia mulai menunjukan perbaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bos OJK Pastikan Kinerja Perbankan Masih Kuat, Likuiditas Aman

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 08:19 WIB

OJK Restui Indokripto Koin Semesta IPO

OJK Restui Indokripto Koin Semesta IPO

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:44 WIB

Akseleran Gagal Bayar, OJK Jatuhkan Sanksi

Akseleran Gagal Bayar, OJK Jatuhkan Sanksi

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 07:48 WIB

Terkini

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

×