IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham Senin 14 Juli

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 14 Juli 2025 | 07:14 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham Senin 14 Juli
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Akhir pekan lalu, pasar keuangan global diwarnai gejolak akibat sentimen kebijakan tarif yang kembali diintensifkan oleh Presiden AS Donald Trump. Indeks utama Wall Street ditutup melemah pada Jumat (11/7/2025), terbebani oleh penurunan saham raksasa teknologi seperti Meta. Serangan tarif Trump terhadap Kanada, yang kini dikenakan 35% untuk impor mulai bulan depan, serta ancaman tarif menyeluruh 15% atau 20% terhadap mitra dagang lainnya, memicu ketidakpastian signifikan.

Pada penutupan perdagangan Jumat, Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat turun 0,63%, diikuti oleh S&P 500 yang melemah 0,33%, dan Nasdaq turun 0,22%. Namun, di tengah tekanan ini, beberapa saham menunjukkan performa positif. Saham Nvidia berhasil naik 0,5%.

Produsen drone AeroVironment dan Kratos Defense & Security Solutions bahkan melesat sekitar 11% setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menginstruksikan peningkatan produksi dan penyebaran drone. Di sektor ritel, saham Levi Strauss & Co melonjak 11% berkat proyeksi pendapatan dan laba tahunan yang optimis, melampaui estimasi kuartalan.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan mixed pada Jumat (11/7/2025) sebagai respons terhadap pengumuman tarif Trump. Meskipun Trump mengklaim tarif tersebut diterima dengan baik oleh pasar saham, dampaknya terasa bervariasi. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,19%, namun Topix menguat 0,39%. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,23%, sementara Kosdaq naik 0,35%. Pasar Australia, diwakili S&P/ASX 200, melemah 0,11%. Berbeda dengan sentimen negatif di sebagian besar pasar, Hang Seng Hong Kong berhasil naik 0,46% dan Shanghai Composite juga tercatat naik tipis 0,01%.

Analisis Teknis IHSG: Potensi Koreksi Menuju Level Kunci 7000 

Di tengah dinamika pasar global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja yang relatif resilient pada perdagangan sebelumnya. IHSG ditutup naik 0,6% dengan catatan net buy asing mencapai sekitar Rp399 miliar. Saham-saham yang menjadi incaran utama investor asing antara lain BMRI, BRIS, BBNI, BRPT, dan TLKM.

Namun, berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan hari ini. Pergerakan ini diperkirakan akan menguji level support di 7000. Jika IHSG mampu bertahan di atas level krusial ini, ada potensi untuk melanjutkan kenaikan dalam jangka menengah menuju rentang 7100-7200. Penting bagi investor untuk memperhatikan level-level support dan resistance berikut:

Support IHSG: 6950-7000
Resist IHSG: 7080-7100

Bagi para trader yang mencari peluang di tengah volatilitas pasar, berikut adalah beberapa ide trading berdasarkan laporan harian dari BNI Sekuritas.

BRMS (Bumi Resources Minerals): Direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 394-400. Batasi risiko (cutloss) jika harga turun di bawah 390. Target terdekat berada di 406-414.
PTRO (Petrosea): Spec Buy dengan area beli di 3130-3170. Jaga risiko dengan cutloss di bawah 3100. Target terdekat adalah 3230-3300.
PGEO (Pertamina Geothermal Energy): Spec Buy dengan area beli di 1475-1490. Batas cutloss di bawah 1450. Target terdekat di 1515-1550.
ELSA (Elsa Tbk): Spec Buy dengan area beli di 482-486. Lakukan cutloss jika harga di bawah 480. Target terdekat di 494-500.
RATU (Ratu Prabu Energi): Spec Buy dengan area beli di 7050-7100. Batas cutloss di bawah 7000. Target terdekat di 7250-7425

Disclaimer: Informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan bertujuan untuk edukasi. Ini bukan merupakan saran investasi atau ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca, dan disarankan untuk melakukan riset mendalam serta berkonsultasi dengan profesional keuangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun. Perdagangan saham memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minat Saham COIN Meningkat, Dirut Tegaskan Komitmen Transparan dan GCG

Minat Saham COIN Meningkat, Dirut Tegaskan Komitmen Transparan dan GCG

Bisnis | Minggu, 13 Juli 2025 | 14:02 WIB

Pasar Modal Bergairah, IHSG dan Nilai Transaksi Melonjak Sepanjang Pekan Ini

Pasar Modal Bergairah, IHSG dan Nilai Transaksi Melonjak Sepanjang Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 12 Juli 2025 | 09:31 WIB

Ingat Lagi Jawaban Jaksa Agung era Jokowi saat Kejar Riza Chalid: Sulitlah, Dia Tidak Ada di Rumah!

Ingat Lagi Jawaban Jaksa Agung era Jokowi saat Kejar Riza Chalid: Sulitlah, Dia Tidak Ada di Rumah!

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 19:44 WIB

Gurita Bisnis Riza Chalid yang Jadi Tersangka Korupsi Pertamina, Dulu Terjerat 'Papa Minta Saham'

Gurita Bisnis Riza Chalid yang Jadi Tersangka Korupsi Pertamina, Dulu Terjerat 'Papa Minta Saham'

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2025 | 10:10 WIB

Saham BBRI Ngebut! Melonjak Lebih dari 5,16 Persen Hari Ini

Saham BBRI Ngebut! Melonjak Lebih dari 5,16 Persen Hari Ini

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 18:09 WIB

Tarif Impor AS Tak Goyahkan IHSG, Menguat 0,57%

Tarif Impor AS Tak Goyahkan IHSG, Menguat 0,57%

Foto | Rabu, 09 Juli 2025 | 17:03 WIB

Terkini

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB