Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis

Achmad Fauzi

Senin, 14 Juli 2025 | 16:30 WIB
Terus Menghijau, Saham COIN Bisa Terjadi Pola Uptrend? Ini Kata Analis
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) saat ini masih menarik perhatian investor. Bahkan, kekinian, emiten Bursa Aset Kripto terus melanjutkan tren penguatan.

Senior Investment Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, menilai suatu saham yang diminati para investor memang akan berpotensi menembus batas atas atau Auto Rejection Atas (ARA).

"Sebenarnya valuasi yang menarik ini membuat harga sahamnya relatifly menyebabkan terjadinya ARA," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Senin (14/7/2025).

Namun, Nafan mengingatkan, investor adanya aksi ambil untung atau profit taking, jika sahamnya terus melonjak. Akan tetapi, aksi itu sangat wajar terjadi di pasar modal.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Justru, bilangnya, dengan aksi tersebut, permintaan investor akan meningkat, di mana para investor membeli saham di tengah harga saham tengah turun. Otomatis, harga sahamnya akan ikut terkerek naik.

"Jika terdepresiasi ini juga akan menciptakan demand akan menciptakan demand bagi misalnya para pelaku investor untuk katakanlah buy on deep dengan tentunya mencermati prospek fundamental yang bagus, otomatis harga saham juga akan naik," ucapnya.  

Nafan menambahkan, jika memang pola ini terus-menerus setelah IPO COIN, maka bisa terjadi pola uptrend, di mana saham yang meningkat secara konsisten.

"Kalau trend-nya terbentuk, misalnya dari proses pasca IPO membentuk higher high baru, nah ini otomatis ada harapan terjadinya pola uptrend yang tercipta daripada pergerakan harga saham tersebut," ucap dia.

Berdasarkan data RTI, pada perdagangan hari ini, Saham COIN tercatat naik 24,59 persen menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) atau naik 60 poin menjadi Rp 304 per lembar Saham. Level saham ini telah melonjak drastis dibandingkan level saat IPO yang sebesar Rp 135 per lembar saham.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham COIN Terus Melonjak, Analis Beberkan Prospek ke Depan

Saham COIN Terus Melonjak, Analis Beberkan Prospek ke Depan

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 14:46 WIB

IHSG Bergerak Menghijau di Senin Pagi, Tapi Rawan Terkoreksi

IHSG Bergerak Menghijau di Senin Pagi, Tapi Rawan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 09:11 WIB

Bank Mandiri Gelar RUPSLB 4 Agustus 2025, Agendanya Ganti Pengurus

Bank Mandiri Gelar RUPSLB 4 Agustus 2025, Agendanya Ganti Pengurus

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 08:22 WIB

Terkini

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 20:51 WIB

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

×