Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB
Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Masyarakat sipil Malaysia mendesak KBRI di Kuala Lumpur agar Indonesia membuka daftar perusahaan terduga karhutla.
  • Dave Laksono menyatakan keterbukaan data perusahaan harus berdasarkan verifikasi hukum agar tidak mendahului proses pemeriksaan.
  • Dave menekankan pentingnya kolaborasi regional dan penegakan hukum profesional demi mencegah konflik bilateral antarnegara.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menanggapi desakan kelompok masyarakat sipil di Malaysia yang meminta pemerintah Indonesia membuka daftar nama perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dave menekankan bahwa penanganan karhutla adalah isu serius yang harus diselesaikan secara menyeluruh tanpa mengganggu hubungan diplomatik.

Merespons permintaan transparansi nama perusahaan tersebut, Dave menilai prinsip keterbukaan adalah hal positif, namun harus dilakukan dengan kehati-hatian agar tidak mendahului proses hukum yang sedang berjalan.

"Terkait adanya permintaan agar nama perusahaan yang diduga terlibat dibuka kepada publik, prinsip keterbukaan memang penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Namun, setiap informasi yang disampaikan harus berdasarkan hasil verifikasi dan proses hukum yang jelas, sehingga tidak menimbulkan kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujar Dave kepada Suara.com, Senin (7/9/2026).

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan agar polemik asap ini tidak bergeser menjadi konflik bilateral antara Indonesia dan negara tetangga.

Menurutnya, kolaborasi regional jauh lebih penting daripada saling menyalahkan.

"Yang terpenting, kita tidak ingin persoalan ini berkembang menjadi persoalan antarnegara. Fokusnya harus pada bagaimana mencegah karhutla, memastikan penegakan hukum berjalan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, serta memperkuat mekanisme kerja sama regional agar kejadian serupa tidak terus berulang," tegasnya.

Dave berharap pemerintah Indonesia tetap konsisten dalam melakukan penegakan hukum secara profesional demi menjaga kepentingan lingkungan sekaligus marwah negara di mata internasional.

"Pemerintah perlu terus memperkuat transparansi dan koordinasi, sekaligus memastikan penanganan karhutla dilakukan secara profesional dan konsisten. Dengan pendekatan seperti ini, kepentingan lingkungan, masyarakat, penegakan hukum, dan hubungan baik Indonesia dengan negara-negara tetangga dapat tetap terjaga," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, kelompok masyarakat sipil di Malaysia mendesak pemerintah Indonesia membuka nama seluruh perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, termasuk perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan Malaysia.

Desakan itu disampaikan dalam sebuah memorandum yang diserahkan kepada perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

Mereka menilai keterbukaan diperlukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

Pelaksana Tugas Greenpeace Malaysia, Heng Kiah Chun, mengatakan transparansi penting karena selama ini muncul saling tuding mengenai sumber kebakaran dan kabut asap yang melanda kawasan Asia Tenggara.

Menurut Heng, otoritas Indonesia menyebut adanya perusahaan Malaysia dan Singapura yang memiliki perkebunan di wilayah terdampak.

Namun, perusahaan-perusahaan tersebut juga menyatakan telah menjalankan kebijakan yang ramah lingkungan.

"Transparansi diperlukan agar perusahaan yang bertanggung jawab dapat membersihkan nama mereka, sementara perusahaan yang tidak patuh dapat dimintai pertanggungjawaban," kata Heng dikutip dari Free Malaysia Today.

Selain meminta Indonesia membuka data perusahaan, kelompok masyarakat sipil Malaysia juga mendesak pemerintah Malaysia segera mengesahkan undang-undang mengenai pencemaran kabut asap lintas batas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 20:21 WIB

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Video | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Video | Senin, 07 September 2026 | 19:00 WIB

PT TPL Jadi Tersangka Korporasi Dugaan Korupsi Transfer Pricing Penjualan Bubur Kertas 2008-2025

PT TPL Jadi Tersangka Korporasi Dugaan Korupsi Transfer Pricing Penjualan Bubur Kertas 2008-2025

News | Senin, 07 September 2026 | 18:57 WIB

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

News | Senin, 07 September 2026 | 18:43 WIB

21 Korporasi Disegel Terkait Karhutla, DPR Minta Aktor Pengendali Diusut

21 Korporasi Disegel Terkait Karhutla, DPR Minta Aktor Pengendali Diusut

News | Senin, 07 September 2026 | 18:34 WIB

Pemerintah Didesak Tegur Sekolah Bandel yang Abaikan PJJ Saat Erupsi Anak Krakatau

Pemerintah Didesak Tegur Sekolah Bandel yang Abaikan PJJ Saat Erupsi Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 16:49 WIB

Hutan Baru Terbakar Langsung Jadi Lahan Sawit, Prabowo: Ini Benar-Benar Sengaja?

Hutan Baru Terbakar Langsung Jadi Lahan Sawit, Prabowo: Ini Benar-Benar Sengaja?

News | Senin, 07 September 2026 | 16:44 WIB

Asap Karhutla Berdampak ke Negara Tetangga, Pemerintah Jangan Cuma Tangkap Pelaku Lapangan

Asap Karhutla Berdampak ke Negara Tetangga, Pemerintah Jangan Cuma Tangkap Pelaku Lapangan

News | Senin, 07 September 2026 | 16:00 WIB

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

News | Senin, 07 September 2026 | 15:39 WIB

Terkini

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:39 WIB

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

Partikel Abu Vulkanik Lebih Halus dari Bedak Bayi, Stella Christie Imbau Mahasiswa 'Stay Indoor'

News | Senin, 07 September 2026 | 20:34 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Antisipasi Abu Vulkanik, Petugas Semprot Kawasan TMII

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:31 WIB

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Bebas Iritasi! 5 Calming Pad Korea Centella Asiatica untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Karhutla dan Penegakan Hukum, Akademisi UGM Dorong Pemerintah Kejar Korporasi

Video | Senin, 07 September 2026 | 20:30 WIB

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Plan Indonesia Soroti Kesiapan Fasilitas

News | Senin, 07 September 2026 | 20:27 WIB

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir

Foto | Senin, 07 September 2026 | 20:26 WIB

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Anak Krakatau dan 5 Gunung Api Erupsi, Siti Nurhaliza Kirim Doa: Selamatkan Saudara Kami

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 20:21 WIB

Sembako Gratis Rp50 Ribu dari BRI untuk Member Indogrosir, Begini Caranya!

Sembako Gratis Rp50 Ribu dari BRI untuk Member Indogrosir, Begini Caranya!

Bri | Senin, 07 September 2026 | 20:16 WIB

×