Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

IHSG Terperangkap di Zona Merah Hingga Anjlok Hampir 1 Persen, Ini Saham Pendorongnya

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 04 Agustus 2025 | 17:11 WIB
IHSG Terperangkap di Zona Merah Hingga Anjlok Hampir 1 Persen, Ini Saham Pendorongnya
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun pada perdagangan Senin, 4 Agustus 2025. Sepanjang, perdagangan IHSG terperangkap di zona merah.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG hingga perdagangan anjlok 0,98 persen menuju level 7.464 atau turun 73,12 poin.

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 28,76 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,89 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,02 juta kali.

Dalam perdagangan di hari ini, sebanyak 347 saham bergerak naik, sedangkan 332 saham mengalami penurunan, dan 277 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, AGAR, BEER, BRNA, CHEM, COIN, DKHH, EMTK, FILM, HUMI, KEJU, MDRN.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, AMMN, AMMS, ARGO, BAPI, CBUT, CLAY, FIMP, INRU, JGLE, KREN, LIFE, MGLV, NRCA.

Pilarmas Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya mengemukankan tekanan jual terjadi di sejumlah sektor, terutama pada sektor bahan baku (basic materials) yang tercatat sebagai penekan terbesar dengan koreksi sebesar 1,55 persen. Di sisi lain, sektor kesehatan (healthcare) mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 2,00 persen.

Pergerakan pasar domestik kontras dengan bursa Asia yang mayoritas menguat, terdorong oleh pernyataan positif dari pimpinan tertinggi Tiongkok pada pertemuan Politbiro pekan lalu. Pemerintah China menyatakan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengatasi persaingan tidak sehat.

Selain itu, Beijing juga mengonfirmasi rencana untuk menggelar pleno keempat pada Oktober mendatang, yang diperkirakan akan membahas rencana pembangunan lima tahun ke depan.

Dari sisi global, sentimen pasar turut ditopang oleh rebound moderat pada kontrak berjangka indeks AS, menyusul pelemahan tajam di Wall Street pada Jumat akibat data ketenagakerjaan yang lemah.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyampaikan pandangan positif terkait hubungan perdagangan AS–Tiongkok, dengan menyebut bahwa kedua negara memiliki “bahan-bahan untuk sebuah kesepakatan” usai pembicaraan terakhir di Stockholm.

Di dalam negeri, para pelaku pasar tengah menanti data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2025 yang dijadwalkan rilis besok. Proyeksi sementara menunjukkan pertumbuhan melambat dari 4,87 persen YoY menjadi 4,8 persen YoY.

Selain itu, perhatian global juga tertuju pada rilis data ISM Service PMI AS, yang diperkirakan naik dari 50,8 ke 51,5.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun

Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Investor Saham Tembus 7,1 Juta, 35 Juta Transaksi Dilakukan di Stockbit

Investor Saham Tembus 7,1 Juta, 35 Juta Transaksi Dilakukan di Stockbit

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Saham Terafiliasi Suami Puan Maharani Bergerak Abnormal, Langsung Kena Sentil BEI

Saham Terafiliasi Suami Puan Maharani Bergerak Abnormal, Langsung Kena Sentil BEI

Bisnis | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB