Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Peluncuran Buku Selangkah di Belakang Mbak Tutut, Melihat Dinamika Kemajuan dan Persoalan Bangsa

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2025 | 10:20 WIB
Peluncuran Buku Selangkah di Belakang Mbak Tutut, Melihat Dinamika Kemajuan dan Persoalan Bangsa
Peluncuran buku “Selangkah di Belakang Mbak Tutut”. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Buku bertajuk “Selangkah di Belakang Mbak Tutut” bisa menjadi pilihan untuk mengetahui kisah inspiratif perjalanan hidup Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana, atau yang akrab dikenal dengan Mbak Tutut. Ia adalah wanita Indonesia yang telah lama dikenal publik sejak era 1980-an sebagai putri sulung Presiden Soeharto, yang memiliki rekam jejak dalam bidang sosial, pembangunan, kepemimpinan organisasi internasional.

Disusun melalui kontribusi pemikiran dari para tokoh nasional, rekan kerja, sahabat, dan keluarga, buku ini merupakan sebutir pasir pengabdian yang merekam keteladanan seorang wanita dalam lanskap sejarah Indonesia. Ia bukan hanya merepresentasikan suara masa lalu, tetapi juga menjadi rujukan moral dan inspirasi bagi generasi muda.

“Buku ini dapat menjadi teman dalam melihat berbagai dinamika kemajuan dan persoalan saat ini,” ungkap Effendi Gazali.

Buku ini menyajikan potret multidimensi Mbak Tutut, sebagai tokoh wanita dalam dunia bisnis, sebagai inisiator berbagai program sosial, pelestari seni dan budaya bangsa, hingga pewaris nilai-nilai luhur keluarga Cendana yang tetap bersahaja dan tangguh.

Di dalamnya menampilkan kisah dari balik layar berbagai kiprah strategis Mbak Tutut, seperti keberhasilannya memimpin pembangunan jalan layang tol pejrtama di Indonesia dengan teknologi Sosrobahu, hingga memenangkan tender international untuk membangun Metro Manila Skyway di Filipina atas permintaan Presiden Fidel Ramos dan membangun jalan tol Ayer Hitam – Yong Peng Timur di Malaysia.

Dalam proyek-proyek tersebut, ia tidak mengandalkan nama besar ayahnya, melainkan berjuang sendiri mendapatkan pendanaan internasional. Demikian, Anthony Budiawan mengungkapkan “keteguhan beliau dalam menjaga etika keluarga sekaligus melayani masyarakat adalah teladan di tengah persoalan zaman ini”.

Selain di bidang infrastruktur, Mbak Tutut juga dikenal sebagai aktivis sosial yang turun langsung ke lokasi bencana, serta pemimpin Persatuan Donor Darah Indonesia dan Palang Merah Indonesia. Kepemimpinannya juga diakui secara global melalui perannya sebagai Presiden FIODS selama tiga periode.

Mbak Tutut juga aktif dalam organisasi Kirab Remaja sebagai wujud cinta tanah air. Organisasi ini menjadi sebuah embrio rakyat bertaraf internasional untuk menggali potensi, menampilkan eksistensi, dan mencetak generasi muda terlatih yang menjunjung tinggi serta mengenalkan nilai-nilai Pancasila, terutama mengenai kedisiplinan, nilai kemanusiaan dan persatuan Indonesia.

“Buku ini bukan sekadar dokumentasi, tetapi sebuah ajakan untuk kembali pada nilai: ketulusan dalam bekerja, kesetiaan dalam keluarga, dan keberanian untuk mengabdi. Dari keluarga ke bangsa, dari bisnis ke sosial, itulah warisan yang Mbak Tutut sampaikan,” ujar Tria S.P. Ismail Saleh sebagai penanggung jawab buku.

Peluncuran buku yang diadakan pada tanggal 15 Agustus 2025 di daerah Jakarta Selatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan nilai antara generasi yang membangun dan generasi yang berkelanjutan melalui perjalanan Mbak Tutut menyusuri lorong pengabdian senyap yang penuh dengan dedikasi.

Dalam keterbatasan ruang publik yang sering kali diwarnai distorsi, Selangkah di Belakang Mbak Tutut hadir sebagai narasi alternatif, penuh kejujuran, reflektif, dan memberi ruang untuk pembelajaran lintas waktu. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuli Bangunan Antar Anak Jadi Jaksa: Kisah Viral Doa Ayah Tembus Langit!

Kuli Bangunan Antar Anak Jadi Jaksa: Kisah Viral Doa Ayah Tembus Langit!

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:09 WIB

5 Pelajaran Hidup dari Adi Kusuma, Pemulung S1 yang 'Tampar' Keras Budaya Gengsi

5 Pelajaran Hidup dari Adi Kusuma, Pemulung S1 yang 'Tampar' Keras Budaya Gengsi

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 22:10 WIB

Viral Lulusan S1 Teknik Industri Jadi Pemulung, Dulu Pegang Klien Asing, Publik: Bapak Salah Negara

Viral Lulusan S1 Teknik Industri Jadi Pemulung, Dulu Pegang Klien Asing, Publik: Bapak Salah Negara

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 21:58 WIB

Salut! Bripka Fardiansyah, Sosok Polisi yang Peduli dan Rela Menghibur dengan Kostum Badut

Salut! Bripka Fardiansyah, Sosok Polisi yang Peduli dan Rela Menghibur dengan Kostum Badut

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:54 WIB

Tak Punya Laptop, Gadis Papua Ini Tuntaskan Skripsi Lewat Layar HP

Tak Punya Laptop, Gadis Papua Ini Tuntaskan Skripsi Lewat Layar HP

News | Senin, 11 Agustus 2025 | 23:38 WIB

Pelukan Simpanse Viral Itu Bukan untuk Pisang tapi untuk 'Ayah' yang Menyelamatkannya

Pelukan Simpanse Viral Itu Bukan untuk Pisang tapi untuk 'Ayah' yang Menyelamatkannya

News | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 13:50 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB