Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bitcoin Lawan Kutukan 'Red September', Target US$120.000 di Depan Mata?

Suhardiman

Kamis, 04 September 2025 | 16:39 WIB
Bitcoin Lawan Kutukan 'Red September', Target US$120.000 di Depan Mata?
Ilustrasi Bitcoin [Ist]
Baca 10 detik
  • BTC tidak lagi sekadar dipandang sebagai aset spekulatif
  • Bitcoin menutup September di zona hijau
  • Beberapa faktor yang akan menjadi penentu arah harga Bitcoin

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatannya dengan menembus level US$112.000 atau sekitar Rp 1,84 miliar (kurs dolar AS Rp16.442) pada perdagangan Rabu 3 September 2205 malam.

Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya optimisme pasar menjelang keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada 17 September mendatang.

Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin sempat menyentuh US$112.500 usai pembukaan Wall Street, sebelum bergerak stabil di kisaran US$112.067.

Aksi harga ini membuat BTC mempertahankan posisinya dalam dukungan bullish, sekaligus menegaskan level $112.000 sebagai area likuiditas kunci di bursa.

Data CoinGlass memperlihatkan bahwa sebagian besar likuiditas di area US$112.000 telah terserap, dengan target selanjutnya berada di US$114.000.

Situasi ini menandakan adanya upaya pasar untuk merebut kembali support utama setelah sempat menyentuh titik terendah mingguan di US$107.270.

Meski pergerakan Bitcoin terlihat positif, bulan September historisnya dikenal sebagai periode yang menekan harga kripto terbesar dunia ini.

Sejak 2013, Bitcoin mencatat penurunan pada delapan dari 12 periode September dengan rata-rata return –3,8%. Fenomena ini kerap dijuluki 'Red September'. Namun, pola historis tidak selalu berulang.

Dalam dua tahun terakhir, Bitcoin justru mampu menutup September di zona hijau, termasuk capaian terbaik sepanjang sejarah pada 2024 dengan kenaikan 7,29%. Hal ini menimbulkan harapan bahwa tren negatif musiman bisa kembali dipatahkan pada 2025.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai meski 'Red September' membayangi, faktor makroekonomi tahun ini berpotensi mengubah arah pasar.

"Bitcoin saat ini sedang menguji support kuat di kisaran US$105.000–110.000. Jika area ini mampu bertahan, risiko jatuh ke bawah US$100.000 relatif kecil," katanya, Kamis 4 September 2025.

"Sebaliknya, peluang rebound cukup terbuka, terutama dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang mencapai probabilitas 87% menurut CME FedWatch," sambungnya.

Dirinya mengatakan kebijakan moneter yang lebih longgar biasanya melemahkan dolar AS dan mendorong aliran likuiditas global ke aset berisiko, termasuk kripto.

"Level psikologis US$100.000 memang menjadi area yang banyak dikhawatirkan pelaku pasar. Namun, dukungan dari momentum makro dan semakin besarnya arus dana institusi melalui ETF Bitcoin spot bisa memperkuat narasi bullish. Kami melihat target US$115.000 hingga US$120.000 di akhir September tetap realistis," ujarnya.

Prospek Jangka Pendek

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Belajar Prediksi Harga Bitcoin Tanpa Modal dan Tanpa Risiko, Kini Bisa Dapat Hadiah

Belajar Prediksi Harga Bitcoin Tanpa Modal dan Tanpa Risiko, Kini Bisa Dapat Hadiah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:20 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Transaksi Melonjak 103%, RI Masuk Peringkat 7 Dunia Adopsi Kripto

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:22 WIB

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:40 WIB

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:27 WIB

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB