Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Cuan Maksimal! 5 Jurus Jitu Investasi Emas Biar Tabungan Tidak Cuma Numpang Lewat

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 11 September 2025 | 13:22 WIB
Cuan Maksimal! 5 Jurus Jitu Investasi Emas Biar Tabungan Tidak Cuma Numpang Lewat
ilustrasi investasi emas (pexels/Zlaťáky.cz)
Baca 10 detik
  • Tentukan tujuan investasi emas sejak awal.
  • Pilih jenis emas yang sesuai kebutuhanmu.
  • Beli emas di tempat terpercaya & pantau harga.

Suara.com - Punya uang di tabungan memang penting, tapi kalau cuma didiamkan, nilainya bisa tergerus inflasi. Alih-alih membiarkan uang 'tidur', mengubahnya menjadi aset produktif seperti emas bisa menjadi langkah cerdas.

Emas dikenal sebagai aset safe haven yang nilainya cenderung stabil dan bahkan meningkat dalam jangka panjang, menjadikannya pelindung kekayaan yang andal saat kondisi ekonomi tak menentu.

Bagi Anda yang ingin tabungannya tidak sekadar numpang lewat di rekening, investasi emas menawarkan solusi menjanjikan. Dengan strategi yang tepat, dana Anda bisa tumbuh dan berkembang.

Tak perlu bingung, apalagi jika Anda seorang pemula. Saat ini, memulai investasi emas semakin mudah dan praktis berkat dukungan teknologi digital.

Lalu, bagaimana cara mengubah tabungan biasa menjadi investasi emas yang produktif dan menguntungkan? Berikut adalah lima jurus jitu yang bisa Anda terapkan. 

1. Tentukan Tujuan yang Jelas, Bukan Ikut-ikutan

Langkah pertama dan paling fundamental sebelum berinvestasi adalah menentukan tujuan.

Apakah emas ini untuk dana darurat, biaya pendidikan anak di masa depan, tabungan pensiun, atau sekadar diversifikasi portofolio?

"Tujuan tersebut akan membantu Anda menentukan strategi dan jangka waktu investasi yang sesuai."

Jika tujuannya jangka panjang, emas batangan fisik bisa menjadi pilihan utama. Namun, jika Anda butuh fleksibilitas dan kemudahan transaksi, emas digital bisa menjadi opsi yang lebih pas karena mudah diakses kapan saja.

2. Pilih 'Senjata' yang Tepat: Emas Fisik atau Digital?

Setelah tujuan jelas, pilih jenis emas yang paling sesuai. Emas fisik, seperti logam mulia batangan dari Antam atau UBS, memberikan rasa aman karena wujudnya nyata.

Namun, Anda perlu memikirkan biaya tambahan seperti pencetakan dan tempat penyimpanan yang aman, misalnya di Safe Deposit Box (SDB) bank.

Di sisi lain, ada tabungan emas digital yang kini populer. Kelebihannya, Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal sangat kecil, bahkan mulai dari Rp10.000 saja.

"Berbeda dengan emas batangan yang membutuhkan biaya cetak, penyimpanan, atau pengelolaan, tabungan emas digital tidak memiliki biaya tambahan tinggi."

Platform seperti Pegadaian Digital, Bareksa, atau fitur di e-commerce dan aplikasi finansial lainnya menawarkan kemudahan ini.

3. Rajin Intip Harga dan Beli di Waktu yang Tepat

Harga emas bersifat fluktuatif dalam jangka pendek. Oleh karena itu, penting untuk rutin memantau pergerakan harganya.

Banyak situs web dan aplikasi yang menyediakan grafik harga emas harian. Dengan memantau harga, Anda bisa menentukan momen yang tepat untuk membeli, idealnya saat harga sedang terkoreksi atau turun.

"Usahakan untuk beli emas batangan saat harganya turun. Karena, harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu." Strategi ini akan memaksimalkan potensi keuntungan Anda di masa depan.

4. Jangan Anggap Remeh Keamanan Penyimpanan

Bagi pemilik emas fisik, keamanan adalah segalanya. Risiko kehilangan atau pencurian menjadi perhatian utama.

Menyimpan emas di brankas pribadi di rumah bisa menjadi pilihan, namun menyewa SDB di bank menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi meskipun ada biaya tahunan.

Jika Anda memilih tabungan emas digital, pastikan platform yang digunakan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) untuk menjamin keamanan dana Anda.

5. Manfaatkan Kemudahan Platform Digital

Di era digital, investasi emas menjadi jauh lebih mudah. Aplikasi seperti BRImo, misalnya, memungkinkan nasabah membuka tabungan emas langsung dari ponsel tanpa perlu ke kantor cabang.

"Melalui fitur ini, siapa saja dapat mulai berinvestasi emas tanpa perlu datang ke Pegadaian ataupun menyimpan emas fisik di rumah."

Cukup dengan beberapa langkah verifikasi dan setoran awal yang terjangkau, Anda sudah bisa mulai menabung emas.

Kemudahan ini memungkinkan Anda untuk konsisten berinvestasi secara rutin, misalnya dengan menyisihkan sebagian pendapatan setiap bulan untuk dikonversi menjadi saldo emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Pecah Rekor Lagi, Harganya Tembus Rp 2.095.000 per Gram

Emas Antam Pecah Rekor Lagi, Harganya Tembus Rp 2.095.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 09:16 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24 Kompak Makin Murah!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24 Kompak Makin Murah!

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 07:58 WIB

Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO

Prospek EMAS: Saham Anak Usaha Merdeka Copper Gold (MDKA) Resmi IPO

Bisnis | Kamis, 11 September 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:06 WIB

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB