Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Ekonomi Dalam Negeri Makin Membaik Dorong IHSG Bergerak Menguat Hingga 1 Persen

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 15 September 2025 | 16:55 WIB
Ekonomi Dalam Negeri Makin Membaik Dorong IHSG Bergerak Menguat Hingga 1 Persen
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG Menguat di akhir Perdagangan Senin
  • Ekonomi Domestik dan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan IHSG
  • Tekanan Jual pada Saham-saham Mulai Berakhir

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat deras pada hari Senin, 15 September 2025. IHSG terus menghijau dari awal sesi hinga akhir perdagangan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup naik 1,06 persen menuju level 7.937

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 36,52 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,05 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,13 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 493 saham bergerak naik, sedangkan 221 saham mengalami penurunan, dan 242 saham tidak mengalami pergerakan.

IHSG anjlok pada pembukaan perdagangan 1 September 2025, setelah demostrasi anarkis di sejumlah wilayah Indonesia pada pekan lalu. [Antara]
IHSG anjlok pada pembukaan perdagangan 1 September 2025, setelah demostrasi anarkis di sejumlah wilayah Indonesia pada pekan lalu. [Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AALI, BLTZ, BREN, BYAN, CDIA, DSSA, FILM, GGRM, INCO, ITMG, MLPT.

Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, ADES, ARTA, BBNI, DATA, INDR, INKP, JARR, LIFE, LINK, MKPI, PACK, PANI.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya mengemukakan penguatan IHSG ini didorong dari membaiknya ekonomi dalam negeri. Selain itu ekspektasi akan penurunan suku bunga The Fed juga jadi sentimen baik bagi IHSG.

"Secara teknikal, histogram negatif MACD mulai mengecil yang menandakan mulai terjadinya pelemahan tekanan jual. Stochastic RSI mengalami reversal dari area oversold," tulis Phintraco Sekuritas.

Sementara, Indeks di bursa Asia ditutup beragam, sebab investor menantikan hasil negosiasi antara AS-China dan beberapa data indikator ekonomi China.

Tercatat, data industrial production China Agustus 2025 tumbuh 5,2 persen YoY (15/9), turun dari 5,7 persen YoY di Juli 2025, serta merupakan pertumbuhan paling lambat sejak Agustus 2024 yang disebabkan oleh lambatnya pertumbuhan di aktivitas manufaktur.

Penjualan ritel China pada Agustus 2025 juga melambat menjadi 3,4 persen YoY dari 3,7 persen YoY di Juli 2025, serta merupakan pertumbuhan paling kecil sejak November 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tembus 7.909 di Sesi I, Ini Daftar Saham Paling Banyak Dibeli

IHSG Tembus 7.909 di Sesi I, Ini Daftar Saham Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 12:45 WIB

BEI 'Kunci' Enam Saham, Ada yang Melesat Ribuan Persen Hingga Terkena Suspensi Ketiga Kalinya!

BEI 'Kunci' Enam Saham, Ada yang Melesat Ribuan Persen Hingga Terkena Suspensi Ketiga Kalinya!

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 12:01 WIB

IHSG Masih Menghijau di Awal Sesi Perdagangan Senin, Kembali ke Level 7.900

IHSG Masih Menghijau di Awal Sesi Perdagangan Senin, Kembali ke Level 7.900

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 09:12 WIB

Terkini

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB