The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Bitcoin Langsung Terbang?

M Nurhadi

Senin, 22 September 2025 | 15:12 WIB
The Fed Pangkas Suku Bunga, Harga Bitcoin Langsung Terbang?
Dok: BTC
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin (BTC) terpantau stabil setelah The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 4,25%–4,50%.

  • Meskipun respons pasar kripto terbatas, analis meyakini kebijakan moneter yang longgar ini akan menjadi katalis positif bagi Bitcoin, didukung oleh peningkatan demand dari produk investasi seperti ETF Bitcoin.

  • Secara historis, pemotongan suku bunga tidak selalu memicu kenaikan harga Bitcoin, tetapi proyeksi The Fed untuk pemangkasan lanjutan dapat memberikan dorongan positif pada aset berisiko.

Suara.com - Harga Bitcoin (BTC) terpantau bergerak stabil setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, menetapkannya di kisaran 4,25%–4,50%.

Keputusan ini diumumkan pada Rabu, 17 September 2025, waktu Amerika Serikat, dan menandai pemotongan suku bunga pertama sejak Desember 2024.

Berdasarkan data dari CoinGecko, enam jam setelah pengumuman, harga BTC sempat menyentuh USD117.000 sebelum sedikit terkoreksi menjadi USD116.600.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai "manajemen risiko" akibat tanda-tanda pelemahan ekonomi, seperti revisi ke bawah 900 ribu lapangan kerja dalam setahun terakhir.

Powell juga mengisyaratkan kemungkinan pemangkasan lanjutan jika data ekonomi terus memburuk.

Meskipun respons pasar kripto tampak terbatas, para analis meyakini bahwa kebijakan moneter yang lebih longgar ini berpotensi menjadi pendorong penguatan Bitcoin hingga akhir tahun.

Peningkatan permintaan dari produk investasi, seperti obligasi perusahaan dan ETF Bitcoin, juga dipandang sebagai katalis positif.

Arus masuk bersih pada ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencapai 20.685 BTC pekan lalu, menjadi yang tertinggi sejak Juli 2025.

Total kepemilikan ETF saat ini mencapai 1,32 juta BTC, yang menunjukkan sentimen institusional yang semakin kuat terhadap aset kripto ini.

baca juga

Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berada di kisaran USD 112.584 atau sekitar Rp 1.869.366.281. Turun 2,65% secara harian.

Meski demikian, jika dirunut secara sistemik, harga Bitcoin di masa lalu menunjukkan bahwa pemotongan suku bunga tidak selalu memicu kenaikan harga.

Sering kali, euforia pasar diikuti oleh aksi jual besar-besaran. Sebagai contoh, pemotongan suku bunga The Fed pada 18 Desember 2024, yang saat itu harga Bitcoin berada di sekitar USD106.000, justru diikuti oleh penurunan sebesar 30% dalam beberapa minggu berikutnya.

Namun, proyeksi The Fed saat ini menunjukkan potensi penurunan suku bunga ke 3,6% pada akhir 2025, dengan kemungkinan dua kali pemangkasan tambahan.

Jika proyeksi ini terealisasi, aset berisiko, termasuk kripto, diperkirakan akan mendapatkan dorongan positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya Terhadap Perbankan Indonesia?

The Fed Pangkas Suku Bunga, Apa Dampaknya Terhadap Perbankan Indonesia?

Bisnis | Kamis, 18 September 2025 | 10:03 WIB

Harga Emas Antam Pecah Rekor Lagi Tembus Lebih dari Rp2,1 Juta, Ini Penyebabnya

Harga Emas Antam Pecah Rekor Lagi Tembus Lebih dari Rp2,1 Juta, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 17 September 2025 | 12:31 WIB

Harga Bitcoin Tembus Lagi US$116 Ribu, Altseason Telah Tiba

Harga Bitcoin Tembus Lagi US$116 Ribu, Altseason Telah Tiba

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×