Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

INET Umumkan Rights Issue Jumbo Rp1,78 Triliun, Untuk Apa Saja Dananya?

M Nurhadi

Minggu, 28 September 2025 | 18:24 WIB
INET Umumkan Rights Issue Jumbo Rp1,78 Triliun, Untuk Apa Saja Dananya?
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akan melakukan rights issue (PMHMETD I) senilai Rp1,78 triliun untuk memperkuat modal dan mendanai ekspansi agresif di sektor infrastruktur digital.

  • Dana hasil rights issue akan dialokasikan, antara lain, untuk membangun 2 juta homepass jaringan FTTH (Fiber To The Home) di Bali dan Lombok menggunakan teknologi WiFi 7.

  • Pemegang saham utama, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, berkomitmen menyerap haknya senilai Rp1,78 triliun dan bertindak sebagai pembeli siaga, sementara pemegang saham lama yang tidak berpartisipasi akan mengalami dilusi maksimal 57,14%.

Suara.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengumumkan rencana besar untuk memperkuat struktur permodalan dan mendorong ekspansi bisnis melalui aksi korporasi Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I), atau yang biasa dikenal sebagai rights issue pertama sejak perseroan melantai di bursa.

Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa rights issue ini merupakan langkah strategis untuk mengokohkan struktur permodalan perusahaan.

Sementara itu, Direktur INET, Bayu Satrio, menambahkan bahwa aksi ini memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk mempertahankan persentase kepemilikan mereka di tengah upaya perseroan meningkatkan daya saing di sektor infrastruktur digital.

“Perseroan telah menyampaikan prospektus PMHMETD I yang disetujui oleh OJK, dan langkah ini diharapkan dapat mendukung ekspansi bisnis serta meningkatkan daya saing di sektor teknologi dan infrastruktur digital,” ujar Bayu Satrio dalam laporan resminya.

Rencana Penggunaan Dana Rights Issue Senilai Rp1,78 Triliun

Dalam prospektus yang telah diserahkan, INET akan menawarkan saham baru kepada seluruh pemegang saham melalui mekanisme rights issue.

Meskipun detail jumlah saham dan harga pelaksanaan belum diungkapkan, manajemen memastikan bahwa dana yang terkumpul memiliki alokasi yang jelas untuk mendukung pertumbuhan agresif:

  1. Ekspansi Infrastruktur Digital: Dana sekitar Rp2,8 triliun akan digunakan untuk penyetoran modal kepada anak perusahaan, GPI. Seluruh dana ini diprioritaskan untuk pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) dengan menggunakan teknologi terkini, WiFi 7. Proyek ambisius ini menargetkan pembangunan untuk 2 juta homepass di wilayah Pulau Bali dan Pulau Lombok.
  2. Modal Kerja Anak Perusahaan: Sekitar Rp213,44 miliar akan disetorkan sebagai modal kepada anak perusahaan PFI, dan sekitar Rp135 miliar akan disalurkan ke anak perusahaan IAB untuk modal kerja pembangunan FTTH di Pulau Jawa.
  3. Modal Kerja Perseroan: Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, termasuk biaya pembelian perlengkapan, pengembangan layanan, pemasaran, pelatihan, dan biaya operasional lainnya.

Salah satu pemegang saham utama, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, yang menguasai 60,62% saham INET, berkomitmen melaksanakan seluruh HMETD yang diperoleh sejumlah 7,14 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Komitmen ini setara dengan dana sebesar Rp1,78 triliun.

INET juga menerbitkan waran seri II dalam aksi ini. Setiap pemegang HMETD yang mengeksekusi 25 saham baru berhak memperoleh delapan lembar waran seri II, di mana setiap lembar waran memberikan hak untuk membeli satu saham baru di masa depan.

baca juga

Dana yang ditargetkan dari pelaksanaan waran ini mencapai Rp921,6 miliar, dan seluruhnya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan maupun anak perusahaan.

Manajemen mengingatkan bahwa pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru akan mengalami penurunan persentase kepemilikan atau dilusi maksimal 57,14% dari total porsi kepemilikan saham mereka.

Untuk menjamin kelancaran, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara juga bertindak sebagai pembeli siaga jika saham baru yang ditawarkan tidak terserap penuh oleh pemegang saham lainnya, dengan maksimal saham yang diserap mencapai 5,65 miliar saham, senilai total Rp1,41 triliun.

Aksi korporasi ini dipastikan tidak menimbulkan benturan kepentingan dan diharapkan mampu memperbesar ruang pertumbuhan INET di tengah pesatnya kebutuhan konektivitas di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cukai Tembakau Tidak Naik, Ini Daftar Saham yang Diprediksi Bakal Meroket!

Cukai Tembakau Tidak Naik, Ini Daftar Saham yang Diprediksi Bakal Meroket!

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 16:04 WIB

IHSG Cetak Rekor Pekan Ini, Investor Asing Banjiri Pasar Modal Indonesia

IHSG Cetak Rekor Pekan Ini, Investor Asing Banjiri Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 10:16 WIB

Investor Asing Guyur Dana Rp 583,10 miliar ke Pasar Modal, IHSG Menghijau Selama Sepekan

Investor Asing Guyur Dana Rp 583,10 miliar ke Pasar Modal, IHSG Menghijau Selama Sepekan

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 10:45 WIB

Harga Saham EMAS Tembus Rp 3.300, Analis Beberkan Prospek ke Depannya

Harga Saham EMAS Tembus Rp 3.300, Analis Beberkan Prospek ke Depannya

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 17:48 WIB

Menkeu Purbaya Bikin Kejutan! Kebijakan Baru Ini Bikin Saham Rokok Berjaya, IHSG Ikut Menghijau

Menkeu Purbaya Bikin Kejutan! Kebijakan Baru Ini Bikin Saham Rokok Berjaya, IHSG Ikut Menghijau

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 17:25 WIB

Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga

Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×