Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Saham EMAS Tembus Rp 3.300, Analis Beberkan Prospek ke Depannya

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 26 September 2025 | 17:48 WIB
Harga Saham EMAS Tembus Rp 3.300, Analis Beberkan Prospek ke Depannya
Ilustrasi Saham. (Pixabay)
  •    Proyek Emas Pani miliki sumber daya sekitar 7 juta ons emas

  •    Produksi komersil emas Pani Merdeka ditargetkan kuartal I/2026

  •    Pani berpotensi menjadi salah satu tambang emas primer terbesar Asia Pasifik

Suara.com - Prospek saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) bakal cerah. Hal ini, setelah adanya proyek Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang memiliki sumber daya sekitar 7 juta ons emas.

Rencananya, produksi emas secara komersil akan mulai dilakukan pada kuartal I/2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham EMAS hari ini di level Rp 3.360 per lembar saham atau naik 1,82 persen. Level itu naik drastis dibandingkan harga IPO yang sebesar Rp 2.880 per lembar saham.

Head of Research Kiwoom ekuritas Indonesia Liza Camelia menjelaskan, kni valuasi EMAS lebih bertumpu pada prospek masa depan Pani yang cadangannya hampir mencapai 7 juta oz.

"Dan berpotensi menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik," ujarnya seperti dikutip, Jumat (26/9/2025).

Sekadar informasi, EMAS merupakan bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), yang mengelola tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi dan tambang tembaga Wetar.

Proyek Pani tersebut dirancang berbiaya rendah dan berumur panjang dengan target produksi puncak sebesar 500.000 ons per tahun. Apalagi, mengacu pada prospektus yang dipublikasikan perseroan, total sumber daya emas 7 juta ons.

Liza melajutkan, Proyek Pani menargetkan kapasitas 145 ribu oz per tahun dengan cash cost sekitar USD 800 per oz dan AISC USD 990 peroz. Adaaun posisi saat ini adalah 115.000 oz per tahun, cash cost USD 1.017 pers oz, dan AISC USD 1.337 per oz.

Dengan asumsi faktor kapasitas 90 persen, produksi Pani 130.000 oz, maka total produksi emas MDKA yang menjadi induk EMAS pada tahun depan mencapai 235.000 oz.

Ia menambahkan, pendapatan segmen emas 2026 senilai USD 533 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu senilai USD 261 juta, dengan rata-rata cash cost diproyeksikan turun menjadi USD 950 per oz.

"EMAS tetap terkonsolidasi, sehingga setelah beroperasi akan tetap memberi kontribusi signifikan ke pendapatan MDKA," imbuhnya.

Berdasarkan laporan perseroan, penyelesaian Proyek Pani telah mencapai progres 67 persen hingga akhir Juni 2025. Manajemen menyampaikan bahwa seluruh rekayasa detail dan proses pengadaan sudah selesai. Saat ini, kontraktor telah melakukan pemasangan infrastruktur pengolahan dan kelistrikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Melandai: Sinyal Beli atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam Hari Ini Melandai: Sinyal Beli atau Tahan Dulu?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 10:47 WIB

Harga Emas Antam Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,175 Juta Per Gram

Harga Emas Antam Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Masa, Tembus Rp2,175 Juta Per Gram

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 09:58 WIB

Harga Emas Turun! Cek Rincian Harga Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini

Harga Emas Turun! Cek Rincian Harga Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 07:54 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB