IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor

M Nurhadi

Jum'at, 26 September 2025 | 08:36 WIB
IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor
Ilustrasi - Sejumlah investor memantau pergerakan indeks harga saham melalui rumah pialang, di Shanghai, China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/aa.
baca 10 detik
  • Penurunan Signifikan: IHSG ditutup anjlok 1,06% ke level 8.040,66 pada perdagangan 25 September 2025, setelah sempat mencapai rekor tertinggi di 8.146,09.
  • Penyebab Utama: Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual bersih investor asing senilai Rp 1 triliun dan depresiasi nilai tukar Rupiah yang menembus Rp 16.735 per dolar AS.
  • Data Perdagangan: Nilai transaksi pasar sangat tinggi mencapai Rp 23,92 triliun, dengan 469 saham mengalami penurunan, menunjukkan tekanan jual yang luas di pasar.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis, 25 September 2025, dengan koreksi yang sangat signifikan.

Indeks ditutup anjlok 85,89 poin atau setara 1,06%, mendarat di level 8.040,66. Pelemahan tajam ini menjadi sorotan, terutama setelah IHSG sempat mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High) di level 8.146,09 pada sesi pagi.

Sayangnya, tekanan jual yang masif pada sesi sore berhasil membalikkan arah indeks ke zona merah secara drastis, mengakhiri euforia rekor yang sempat terjadi.

Faktor Pendorong Pelemahan: Net Sell Asing & Rupiah

Anjloknya IHSG didorong oleh kombinasi sentimen negatif dari domestik dan global, dengan dua pemicu utama:

Aksi Jual Bersih Asing: Investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) senilai fantastis, mencapai Rp1 triliun di seluruh pasar. Aksi jual ini menandakan realisasi keuntungan besar (profit taking) setelah indeks mencapai level psikologis dan rekor baru.

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah: Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS ditutup melemah di level Rp16.735/US$, melanjutkan tren depresiasi selama enam hari beruntun. Tekanan terhadap Rupiah ini diperkuat oleh penguatan Indeks Dolar AS (DXY) di pasar global.

Penguatan Dolar AS sendiri dipicu oleh pernyataan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, yang mengisyaratkan kehati-hatian terkait prospek penurunan suku bunga acuan.

Sinyal ini membuat investor global cenderung mengalihkan dana mereka ke aset yang lebih aman (safe haven), memperparah aliran dana keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia.

baca juga

Secara teknis, IHSG bergerak dalam rentang yang lebar, dengan level terendah hari itu tercatat di posisi 8.022,97. Nilai transaksi harian tercatat sangat aktif, mencapai Rp23,92 triliun.

Namun, dominasi saham yang melemah sangat kentara, dengan 469 saham turun, berbanding 251 saham yang berhasil naik. Akibatnya, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) susut menjadi Rp14.762 triliun.

Menurut analis pasar modal, koreksi tajam ini merupakan hal yang wajar setelah mencapai titik tertinggi baru. "Pasar bergerak volatil setelah menyentuh level psikologis baru.

Tekanan dari eksternal, terutama dari penguatan dolar AS dan pelemahan rupiah, memberikan justifikasi bagi investor untuk merealisasikan keuntungan," ujar seorang analis.

Praktisi dan Inspirator Investasi Indonesia, Ryan Filbert, mengingatkan investor untuk tetap disiplin. "Kunci utama bagi investor saat ini adalah disiplin. Jangan panik dengan penurunan tajam, tetapi sadari bahwa volatilitas adalah bagian dari dinamika pasar. Fokus pada fundamental emiten tetap menjadi strategi terbaik."

Pelemahan ini diprediksi berpotensi berlanjut dalam jangka pendek jika sentimen pelemahan Rupiah dan aliran dana asing tidak mereda. Investor disarankan untuk terus mencermati perkembangan data ekonomi global dan stabilitas nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat, 26 September 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Ambruk, Kebijakan Menkeu Purbaya Jadi Biang Kerok?

Rupiah Terus Ambruk, Kebijakan Menkeu Purbaya Jadi Biang Kerok?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 08:19 WIB

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Rupiah Diramal Meloyo ke Level Rp 17.000, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 07:49 WIB

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 06:10 WIB

Investor Asing Asal Swiss Buang 100 Juta Lembar Saham BUMI Milik Grup Bakrie

Investor Asing Asal Swiss Buang 100 Juta Lembar Saham BUMI Milik Grup Bakrie

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 18:23 WIB

Penyebab Rupiah Loyo Hingga ke Level Rp 16.700 per USD

Penyebab Rupiah Loyo Hingga ke Level Rp 16.700 per USD

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 15:51 WIB

Rupiah Terkapar, Ini Daftar Nilai Tukar Rupiah di 8 Bank

Rupiah Terkapar, Ini Daftar Nilai Tukar Rupiah di 8 Bank

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

Menuai Sorotan Publik, Komnas Perempuan Minta Prosedur Bebas Bersyarat Bechi Dibuka Transparan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:51 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

3 Rekomendasi Jam Tangan Casio untuk Tangan Kecil, Desain Klasik hingga Vintage

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

DPRD DKI Dorong Subsidi Pangan Jadi Saldo Digital ala New York, Warga Bebas Pilih Bahan Pangan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:42 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 10:41 WIB

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:35 WIB

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Emiten HGII Bidik Kapasitas Energi Terbarukan 100 MW pada 2031

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik

Surakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Ulasan Novel 28: Ketika Wabah Mematikan Membuka Sisi Gelap Manusia

Ulasan Novel 28: Ketika Wabah Mematikan Membuka Sisi Gelap Manusia

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:30 WIB

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 10:27 WIB

Bagaimana Cara agar Bunga Es di Freezer Kulkas Tidak Banyak? Begini Tipsnya

Bagaimana Cara agar Bunga Es di Freezer Kulkas Tidak Banyak? Begini Tipsnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:26 WIB

×