Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 26 September 2025 | 14:00 WIB
Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga
Ilustrasi saham, main saham. (Pexels/energepic.com)
  •     Saham DADA meroket hampir 2.000 persen didorong Vanguard Group.

  •     Vanguard diproyeksikan mengincar valuasi hingga USD 100 miliar untuk DADA.

  •     Analis sebut saham DADA bisa menuju Rp230.000 asalkan investor sabar.

Suara.com - Saham, PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) melonjak deras akhir-akhir ini. Bahkan, emiten properti ini harga sahamnya meroket hampir 2.000 persen.

Saham DADA pada perdagangan Kamis (25/9/2025) ditutup naik 9,46 persem ke level 149. Sedangkan, saham DADA telah melesat 1.762,5 persen di sepanjang tahun dengan berada di level Rp 149 per lembar saham.

Melejitnya harga saham itu tak lepas dari kabar pencaplokan saham DADA oleh Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat.

Salah satu hunian milik PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA). [Instagram].
Salah satu hunian milik PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA). [Instagram].

Analis Pasar Modal Rendy Yefta menilai Vanguard melihat peluang besar di Indonesia, setelah pemerintahan baru meluncurkan kebijakan bagus, yaitu menggelontorkan Rp 200 triliun dana yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia ke sektor riil melalui bank-bank pemerintah.

Likuiditas besar ini otomatis akan mengalir deras ke sektor properti, memicu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi domestik.

Dalam kabar tersebut, Vanguard diproyeksikan mengincar valuasi hingga USD 100 miliar untuk DADA. Dengan jumlah saham beredar 7,4 miliar lembar, maka kapitalisasi pasar USD 100 miliar ditambah saham yang beredar sebesar 7,4 miliar lembar, sehingga valuasinya adalah USD 13,5 per lembar.

Jika dikonversi ke rupiah, inilah yang menghasilkan angka Rp 230.000 per lembar saham DADA.

"Namun, perjalanan menuju Rp230.000 tidak akan mulus. Investor harus siap menghadapi kenaikan ekstrem yang berujung suspend bursa 1–3 kali, status Full Call Auction (FCA) yang akan menguji kesabaran investor; serta koreksi tajam yang seringkali membuat ritel panik dan menjual terlalu cepat. Padahal, kuncinya sederhana: sabar. Saham ini butuh waktu, ibarat lari marathon, bukan sprint. Yang kuat menahan ujian mental akan jadi pemenang besar di akhir perjalanan," ujarnya Rendy seperti dikutip, Jumat (26/9/2025).

Rendy Yefta memandang skenario besar ini sudah mulai berjalan. Hal ini setelah, pemeganf saham pengendali perlahan mulai melepas saham agar saham untuk masyarakat atau free float semakin besar.

Kemudian, adanya pembagian dividen mulai dipersiapkan, sehingga menarik institusi global. Selain itu, RUPS strategis diarahkan untuk melepas DADA dari status FCA.

"Saham DADA menuju Rp230.000 bukan hal mustahil. Dengan kebijakan pemerintah baru yang radikal, aliran dana asing melalui proxy Jepang, dan strategi akumulasi Vanguard, skenario ini bisa menjadi kenyataan," katanya.

Sebagai informasi, berhasil membukukan kenaikan pendapatan pada semester I/2025 sebesar 41,4 persen menjadi Rp 5,4 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 3,82 triliun. Alhasil laba bersih emiten berkode saham DADA ini berhasil naik lebih dari 3 kali lipat atau 206,6 persen pada 6 bulan pertama tahun 2025.

DADA merupakan perusahaan pengembang properti (developer) yang bergerak di wilayah Jabodetabek. Perseroan membangun produk-produk residential seperti rumah tapak (cluster), apartemen, aparthouse, low-rise dan high-rise building, serta kompleks ruko.

Melalui keterbukaan informasi, Manajemen DADA menyampaikan bahwa harga sahamnya mulai bergerak naik dari kisaran Rp7 per lembar, hingga per 25 September 2025 berada di level Rp149 per lembar. Bahkan pada awal September, antrean beli (bid) mencapai lebih dari 12 juta lot.

Direktur PT Diamond Citra Propertindo, Bayu Setiawan, mengungkapkan terjadinya fluktuasi harga merupakan hasil dari mekanisme pasar yang dinamis, dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran. Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada para investor, agar mereka dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sentuh 8.071 di Sesi 1, Ini Saham-saham paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Sentuh 8.071 di Sesi 1, Ini Saham-saham paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 13:14 WIB

IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor

IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 08:36 WIB

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 06:10 WIB

Terkini

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:11 WIB

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:10 WIB

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:02 WIB

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB