Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga

Achmad Fauzi

Jum'at, 26 September 2025 | 14:00 WIB
Saham DADA Terbang 2.000 Persen, Analis Beberkan Proyeksi Harga
Ilustrasi saham, main saham. (Pexels/energepic.com)
baca 10 detik
  •     Saham DADA meroket hampir 2.000 persen didorong Vanguard Group.

  •     Vanguard diproyeksikan mengincar valuasi hingga USD 100 miliar untuk DADA.

  •     Analis sebut saham DADA bisa menuju Rp230.000 asalkan investor sabar.

Suara.com - Saham, PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) melonjak deras akhir-akhir ini. Bahkan, emiten properti ini harga sahamnya meroket hampir 2.000 persen.

Saham DADA pada perdagangan Kamis (25/9/2025) ditutup naik 9,46 persem ke level 149. Sedangkan, saham DADA telah melesat 1.762,5 persen di sepanjang tahun dengan berada di level Rp 149 per lembar saham.

Melejitnya harga saham itu tak lepas dari kabar pencaplokan saham DADA oleh Vanguard Group, manajer investasi raksasa asal Amerika Serikat.

Salah satu hunian milik PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA). [Instagram].
Salah satu hunian milik PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA). [Instagram].

Analis Pasar Modal Rendy Yefta menilai Vanguard melihat peluang besar di Indonesia, setelah pemerintahan baru meluncurkan kebijakan bagus, yaitu menggelontorkan Rp 200 triliun dana yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia ke sektor riil melalui bank-bank pemerintah.

Likuiditas besar ini otomatis akan mengalir deras ke sektor properti, memicu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi domestik.

Dalam kabar tersebut, Vanguard diproyeksikan mengincar valuasi hingga USD 100 miliar untuk DADA. Dengan jumlah saham beredar 7,4 miliar lembar, maka kapitalisasi pasar USD 100 miliar ditambah saham yang beredar sebesar 7,4 miliar lembar, sehingga valuasinya adalah USD 13,5 per lembar.

Jika dikonversi ke rupiah, inilah yang menghasilkan angka Rp 230.000 per lembar saham DADA.

"Namun, perjalanan menuju Rp230.000 tidak akan mulus. Investor harus siap menghadapi kenaikan ekstrem yang berujung suspend bursa 1–3 kali, status Full Call Auction (FCA) yang akan menguji kesabaran investor; serta koreksi tajam yang seringkali membuat ritel panik dan menjual terlalu cepat. Padahal, kuncinya sederhana: sabar. Saham ini butuh waktu, ibarat lari marathon, bukan sprint. Yang kuat menahan ujian mental akan jadi pemenang besar di akhir perjalanan," ujarnya Rendy seperti dikutip, Jumat (26/9/2025).

Rendy Yefta memandang skenario besar ini sudah mulai berjalan. Hal ini setelah, pemeganf saham pengendali perlahan mulai melepas saham agar saham untuk masyarakat atau free float semakin besar.

baca juga

Kemudian, adanya pembagian dividen mulai dipersiapkan, sehingga menarik institusi global. Selain itu, RUPS strategis diarahkan untuk melepas DADA dari status FCA.

"Saham DADA menuju Rp230.000 bukan hal mustahil. Dengan kebijakan pemerintah baru yang radikal, aliran dana asing melalui proxy Jepang, dan strategi akumulasi Vanguard, skenario ini bisa menjadi kenyataan," katanya.

Sebagai informasi, berhasil membukukan kenaikan pendapatan pada semester I/2025 sebesar 41,4 persen menjadi Rp 5,4 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 3,82 triliun. Alhasil laba bersih emiten berkode saham DADA ini berhasil naik lebih dari 3 kali lipat atau 206,6 persen pada 6 bulan pertama tahun 2025.

DADA merupakan perusahaan pengembang properti (developer) yang bergerak di wilayah Jabodetabek. Perseroan membangun produk-produk residential seperti rumah tapak (cluster), apartemen, aparthouse, low-rise dan high-rise building, serta kompleks ruko.

Melalui keterbukaan informasi, Manajemen DADA menyampaikan bahwa harga sahamnya mulai bergerak naik dari kisaran Rp7 per lembar, hingga per 25 September 2025 berada di level Rp149 per lembar. Bahkan pada awal September, antrean beli (bid) mencapai lebih dari 12 juta lot.

Direktur PT Diamond Citra Propertindo, Bayu Setiawan, mengungkapkan terjadinya fluktuasi harga merupakan hasil dari mekanisme pasar yang dinamis, dipengaruhi oleh dinamika permintaan dan penawaran. Perseroan juga berkomitmen untuk memberikan informasi yang transparan dan akurat kepada para investor, agar mereka dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

"Perusahaan saat ini melakukan proses serah terima unit di sejumlah proyek properti seperti Plaza Convill dan appel3. Selain itu, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pengembangan perumahan dan lingkungan hijau kawasan," ujar Bayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sentuh 8.071 di Sesi 1, Ini Saham-saham paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Sentuh 8.071 di Sesi 1, Ini Saham-saham paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 13:14 WIB

IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor

IHSG Runtuh Setelah Cetak Rekor, Volatilitas Pasar Menguji Mental Investor

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 08:36 WIB

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

IHSG Rebound Pasca Pelemahan Imbas Aksi Jual Saham Asing?

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 06:10 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×