Inflasi dan Neraca Perdagangan Dorong Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Hari Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:15 WIB
Inflasi dan Neraca Perdagangan Dorong Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Hari Ini
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  •   Rupiah menguat Rp 16.635 didukung data surplus neraca perdagangan, inflasi

  •   Aktivitas manufaktur Indonesia melambat, namun PMI masih dalam fase ekspansi

  •   Kekhawatiran shutdown pemerintah AS menjadi sentimen yang menekan dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah ditutup perkasa terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 1 Oktober 2025. Penguatan rupiah ini didorong dari data ekonomi seperti inflasi dan neraca perdagangan.

Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 60 poin sebelumnya sempat melemah 40 poin di level Rp 16.635 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.665 per USD.

Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan pada hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan nilai surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai USD 5,49 miliar pada Agustus 2025. Surplus ini didapat dari ekspor sebesar USD 24,96 miliar dan impor USD 19,43 miliar.

"Sedangkan, pada tingkat inflasi Indonesia September 2025 sebesar 0,21 persen secara bulanan (mtm) dan sebesar 2,65 persen YoY. terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 185,1 agustus 2025 menjadi 187,4 pada September 2025," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/10/2025).

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara, lanjut Ibrahim, rupiah sempat terdampak pada posisi aktivitas manufaktur Indonesia kembali melambat pada September 2025. Indeks Manufaktur (PMI) Indonesia versi S&P Global tercatat di level 50,4, turun dari 51,5 pada Agustus.  

Meski melemah, posisi ini masih sedikit berada di fase ekspansi. Adapun, PMI Manufaktur Indonesia sebelumnya telah mengalami kontraksi dalam empat bulan terakhir.

Produktivitas pada Agustus meningkat pertama kalinya sejak April 2025 lalu yang sempat anjlok ke angka 46,7. 

Berdasarkan laporan terbaru S&P Global, penurunan PMI manufaktur RI ini dipengaruhi oleh melemahnya output produksi, yang tercatat turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. 

Dari luar negeri, Ibrahim melihat, sentimen terhadap rupiah datang dari berhentinya atau shutdown Pemerintah ederal Amerika Serikat (AS) yang dipimpin Presiden Donald Trump.

baca juga

Pemerintahan akan "berhenti" setelah Kongres gagal meloloskan RUU untuk mencegah penutupan yang deadline Selasa tengah malam.

Penutupan pemerintah AS diperkirakan akan menunda rilis data pasar tenaga kerja yang sangat dinantikan minggu ini. Penutupan pemerintah yang berkepanjangan juga diperkirakan akan mengganggu rilis data AS mendatang.

Data penggajian non-pertanian untuk bulan September dijadwalkan dirilis pada hari Jumat, tetapi kini mungkin tertunda karena gangguan di lembaga-lembaga federal.

"Data tersebut diperkirakan akan memberikan isyarat yang lebih definitif mengenai pasar tenaga kerja yang mendinginnya pasar merupakan motivator utama penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan September," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Anjlok Rp 16.800, Menko Airlangga Akui Belum Bertemu Gubernur BI! Ada Apa?

Rupiah Anjlok Rp 16.800, Menko Airlangga Akui Belum Bertemu Gubernur BI! Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:19 WIB

Aduh, Rupiah Sakit Lagi Lawan Dolar Amerika di Awal Bulan Oktober

Aduh, Rupiah Sakit Lagi Lawan Dolar Amerika di Awal Bulan Oktober

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:10 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat pada Penutupan Perdagangan Selasa

Nilai Tukar Rupiah Menguat pada Penutupan Perdagangan Selasa

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 18:41 WIB

Terkini

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

×