Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 15 Februari 2026 | 09:58 WIB
Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia
Ilustrasi Proyek Wika Beton
  • PT Wijaya Karya Beton (WIKA Beton) meraih ESG Score 71 dari S&P Global CSA, menempatkannya di 13 persen teratas dunia.
  • Skor 71 tersebut hampir dua kali lipat rata-rata industri material konstruksi global yang hanya mencapai angka 38.
  • Pencapaian ini mencerminkan integrasi strategi bisnis jangka panjang ESG WIKA Beton sejak transformasi dimulai tahun 2024.

Suara.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) atau WIKA Beton meraih ESG Score 71 dari 100 dari S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA).

Skor tersebut menempatkan WIKA Beton dalam kelompok Top Quintile atau 13 persen teratas perusahaan sektor material konstruksi dunia.

Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal bahwa perusahaan pelat merah Indonesia mulai kompetitif dalam standar Environmental, Social, and Governance (ESG) global.

Berdasarkan distribusi skor industri CSA, rata-rata sektor material konstruksi global berada di angka 38. Artinya, capaian 71 hampir dua kali lipat dari rerata industri. Lonjakan ini juga signifikan dibanding skor tahun sebelumnya yang berada di level 46.

Ilustrasi ESG. [Dok Pexels].
Ilustrasi ESG. [Dok Pexels].

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, mengatakan penerapan ESG di perusahaan bukan sekadar kepatuhan administratif, melainkan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

"Integrasi prinsip keberlanjutan telah menjadi fondasi dalam pengambilan keputusan korporasi," ujarnya seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).

Capaian ini juga menarik karena datang dari sektor yang selama ini identik dengan intensitas emisi tinggi. Industri beton dan material konstruksi kerap menjadi sorotan dalam isu perubahan iklim.

Namun, meningkatnya standar global mendorong perusahaan untuk beradaptasi melalui efisiensi energi, penguatan tata kelola, hingga pengembangan produk rendah karbon.

Di tengah meningkatnya tuntutan pembiayaan hijau dan standar keberlanjutan internasional, skor ESG menjadi salah satu indikator kredibilitas perusahaan di mata investor global.

Bagi BUMN, pencapaian ini bisa menjadi tolok ukur bahwa transformasi berbasis ESG mulai menunjukkan hasil nyata.

Transformasi strategis WIKA Beton sejak 2024, termasuk penguatan visi sebagai perusahaan global berkelanjutan, dinilai menjadi salah satu pendorong kenaikan skor tersebut.

Integrasi ESG ke dalam strategi operasional dan tata kelola menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara

Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:29 WIB

GenKBiz Surabaya, Komitmen KB Bank Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berbasis ESG

GenKBiz Surabaya, Komitmen KB Bank Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:12 WIB

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:02 WIB

Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:57 WIB

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:53 WIB

APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus

APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:52 WIB

Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:52 WIB

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bidik Peluang ARA, IPO BSA Logistics (WBSA) Jadi Magnet Baru Investor Ritel

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:44 WIB

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

HIPMI Perkirakan Harga Pertamax Capai Rp 13.500, Begini Hitungannya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:43 WIB

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

IHSG Dibuka Menghijau 1,43%, Simak Saham-saham yang Naik Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 09:17 WIB

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

BPR Pembangunan Nagari Bangkrut, LPS Mulai Bayarkan Klaim Simpanan Nasabah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:57 WIB

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini Usai Trump Sebut AS 'Tinggalkan' Perang Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 08:40 WIB