Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:04 WIB
Lawan Impor Kakao RI, COCO Lakukan Diversifikasi Besar-besaran
Ilustrasi petani kakao di Mahulu. [ANTARA]
baca 10 detik
  • COCO melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao setengah jadi.
  • Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.
  • Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi.

Suara.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO), pemilik merek Win & Co., mengambil langkah berani dengan melakukan diversifikasi strategis ke lini produk kakao midstream (setengah jadi).

Inisiatif ini menandai upaya perusahaan untuk tidak hanya memperluas pasokan bahan baku, tetapi juga memperkuat daya saingnya di kancah global yang bernilai puluhan miliar dolar.

Pengembangan produk turunan kakao ini mencakup cocoa butter, cocoa cake, cocoa powder, dan cocoa mass.

Direktur Utama Win & Co., Sugianto Soenario, menegaskan optimisme perusahaan. "Kami percaya bahwa ekspansi ke midstream cocoa merupakan langkah tepat untuk menjadikan Win & Co. sebagai trusted cocoa partner di tingkat nasional maupun internasional," ujar Sugianto.

Langkah Win & Co. didukung oleh data pasar yang sangat menjanjikan. Merujuk pada riset global Towards FnB, tren konsumsi produk turunan kakao di seluruh dunia diperkirakan akan melonjak dari USD26,59 miliar (sekitar Rp433 triliun) pada tahun 2025 menjadi sekitar USD45,70 miliar (sekitar Rp745 triliun) pada tahun 2034.

Meskipun saat ini pasar global didominasi Eropa, yang merupakan pusat impor dan pengolahan kakao, potensi pertumbuhan terbesar justru ada di Asia-Pasifik, yang merupakan konsumen besar produk olahan seperti biskuit dan es krim. Secara jenis produk, cocoa powder masih memimpin, namun cocoa butter diprediksi akan menjadi bintang dengan pertumbuhan tercepat.

Ekspansi ini juga menjadi jawaban atas ironi di pasar domestik. Data BPS 2022 menunjukkan, meskipun Indonesia adalah salah satu produsen kakao terbesar di dunia, negara ini masih mencatat impor kakao yang tinggi, mencapai 133 ribu ton.

Jika tidak ada aral melintang produksi midstream cocoa ini direncanakan akan dimulai pada Kuartal IV 2026. Perusahaan akan fokus pada segmen B2B (Business-to-Business) yang masih mendominasi pasar, sambil memanfaatkan platform digital untuk segmen B2C. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mendorong ekspor produk bernilai tambah dan meningkatkan ketahanan industri pangan nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Harga Beras Anjlok di September, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

Mendagri: Daerah yang Inflasinya Tinggi, Perkuat Koordinasi Pengendalian dengan BPS hingga Bulog

News | Selasa, 23 September 2025 | 14:52 WIB

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Gelar RUPSLB, Emiten Produsen Gas Industri SBMA Rombak Jajaran Direksi Hingga Diversifikasi Bisnis

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 08:53 WIB

Terkini

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:57 WIB

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:54 WIB

Persoalan Ijazah Wapres, PB Pemuda Muslimin Indonesia Desak Proses Pemberhentian Gibran di DPR

Persoalan Ijazah Wapres, PB Pemuda Muslimin Indonesia Desak Proses Pemberhentian Gibran di DPR

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:53 WIB

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:43 WIB

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 20:32 WIB

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:28 WIB

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:26 WIB

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

×