Shutdown AS Diabaikan, IHSG 'Pertahankan'Level 8.000 di Tengah Tekanan Jual Asing

M Nurhadi

Kamis, 02 Oktober 2025 | 07:43 WIB
Shutdown AS Diabaikan, IHSG 'Pertahankan'Level 8.000 di Tengah Tekanan Jual Asing
IHSG Bursa Efek Indonesia hari ini [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Wall Street kembali menguat (S&P 500 +0,34% mencapai rekor tertinggi) karena pasar bertaruh shutdown Pemerintah AS hanya akan berlangsung singkat.
  • IHSG kembali melemah 0,21% dengan net sell asing mendekati Rp1 Triliun. Analis memperkirakan IHSG berpeluang rebound hari ini, dengan support krusial di 8000 dan target resistance di 8060-8100.

Suara.com - Pasar global menunjukkan optimisme yang kontras dengan kondisi politik di Amerika Serikat.

Meskipun Pemerintah AS resmi mengalami shutdown (penutupan) setelah Senat gagal meloloskan rancangan belanja sementara, Wall Street justru ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/10/2025) atau Kamis dini hari.

Pelaku pasar bertaruh bahwa penutupan pemerintah kali ini hanya akan berlangsung singkat dan tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian secara luas.

Indeks S&P 500 naik 0,34% dan berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Nasdaq Composite menguat 0,42%, sementara Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,09%.

Di tengah optimisme bursa AS, investor tetap mencermati risiko lain, termasuk pelemahan pasar tenaga kerja (data ADP menunjukkan tenaga kerja sektor swasta menyusut 32 ribu, jauh di bawah ekspektasi), ancaman inflasi, dan valuasi saham yang tinggi.

Dampak langsung dari shutdown adalah pembatalan rilis laporan ketenagakerjaan penting, nonfarm payrolls, yang seharusnya dijadwalkan akhir pekan ini.

IHSG Terus Tertekan Jual Asing

Berbeda dengan euforia di Wall Street, pergerakan di pasar domestik, khususnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih diwarnai tekanan jual.

IHSG kemarin ditutup kembali melemah tipis 0,21%, dengan investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) yang masif, mencapai sekitar Rp998 Miliar atau nyaris Rp1 Triliun.

baca juga

Aksi jual asing ini berfokus pada saham-saham blue chip yang menjadi penopang indeks, terutama BBCA, BBRI, ARCI, BBNI, dan PTRO.

Konsistensi net sell asing dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama yang menahan laju penguatan IHSG.

Sementara itu, bursa Asia bergerak beragam (mixed). Indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix melemah setelah Bank of Japan (BOJ) merilis survei Tankan yang menunjukkan sentimen bisnis manufaktur, meskipun naik, namun lebih rendah dari ekspektasi.

Di sisi lain, Kospi Korea Selatan, FTSE Straits Singapura, dan FTSE Malay KLCI justru mencatatkan penguatan.

Potensi Rebound dengan Support Kritis 8000

Secara teknikal, tekanan jual yang terjadi dalam dua hari terakhir membawa IHSG berada di posisi yang krusial. Analis melihat bahwa IHSG hari ini, Kamis (2/10/2024), berpotensi mengalami technical rebound.

Namun, potensi pembalikan arah ini sangat bergantung pada kemampuan indeks untuk bertahan kuat di support 8000. Rentang support krusial IHSG berada di level 8000-8030.

Jika level ini mampu dipertahankan, IHSG berpotensi menguji resistance terdekat di rentang 8060-8100. Investor disarankan mencermati aliran dana asing dan perkembangan kompromi politik terkait shutdown AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Menang Banyak dari Negosiasi Freeport: Genggam 12 Persen Saham Hingga Pembangunan Sekolah

Pemerintah Menang Banyak dari Negosiasi Freeport: Genggam 12 Persen Saham Hingga Pembangunan Sekolah

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Pemicu IHSG Terus Bergerak Loyo dalam Dua Hari Ini

Pemicu IHSG Terus Bergerak Loyo dalam Dua Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:25 WIB

Awal Oktober Merah, IHSG Dihantam Aksi Profit Taking Saham Big Caps

Awal Oktober Merah, IHSG Dihantam Aksi Profit Taking Saham Big Caps

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 15:16 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

BMKG Prediksi Semarang Diguyur Hujan Ringan, Pesisir Jateng Waspadai Rob

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

2 Tahun Prabowo-Gibran: Purbaya Dinilai Jadi Menteri Terbaik, Bahlil Masuk Daftar Terbawah

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:42 WIB

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

7 Pilihan HP Murah Mirip iPhone, Harga di Bawah Rp3 Juta

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Usai Diberi Telur Mentah, Ini Penjelasan Medisnya

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar

Jogja | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Program MBG, Apa Saja Masalahnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:27 WIB

Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran

Listrik Jateng Surplus 2.800 MW, WALHI Pertanyakan Urgensi PLTP Gunung Ungaran

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

×