Staycation Jadi Mesin Pertumbuhan Sektor Hospitality

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:15 WIB
Staycation Jadi Mesin Pertumbuhan Sektor Hospitality
Ilustrasi staycation. (Gambar oleh ming dai dari Pixabay)
baca 10 detik
  • Staycation menjadi magnet baru untuk mendongkrak pertumbuhan sektor hospitalitas. 
  • Kondisi ini menandai pergeseran fokus pengembangan dari sekadar penjualan unit.
  • PIK2 telah mengubah kawasan ini menjadi alternatif pelarian singkat yang sangat diminati.

Suara.com - Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) semakin mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai area hunian dan komersial premium, tetapi juga sebagai destinasi staycation bagi warga ibu kota.

Fenomena ini memberikan sudut pandang menarik bagi sektor properti dan hospitalitas, menandai pergeseran fokus pengembangan dari sekadar penjualan unit residensial menjadi pembangunan ekosistem yang menunjang gaya hidup dan wisata singkat.

Aksesibilitas yang mudah serta geliat pembangunan konsep lifestyle dan kuliner di PIK2 telah mengubah kawasan ini menjadi alternatif pelarian singkat yang sangat diminati, yang secara langsung meningkatkan nilai properti komersial dan hotel di sekitarnya.

Kehadiran hotel seperti Golden Tulip Essential PIK2 menjadi studi kasus yang menarik dalam strategi pengembangan properti terintegrasi. Hotel ini berhasil menangkap peluang pasar short escape dengan menawarkan keseimbangan antara kenyamanan modern dan nuansa pesisir.

Akomodasi dengan 254 kamar fungsional yang dilengkapi fasilitas premium seperti kasur berkualitas, pillow serat silikon, dan shower jet pijat, menunjukkan komitmen pada kualitas yang akan berdampak positif pada tingkat hunian (okupansi) dan Average Daily Rate (ADR). Tingginya okupansi ini adalah indikator kesehatan yang kuat bagi nilai properti hotel tersebut.

Meskipun tidak berada tepat di bibir pantai, desain kolam renang yang strategis untuk memberikan sensasi relaksasi laut serta restoran serba ada seperti "The Windmill Restaurant" yang menyajikan menu Nusantara dan Internasional, memperkuat daya tarik hotel sebagai properti destinasi, bukan sekadar tempat singgah.

Ketersediaan layanan penting seperti shuttle antar bandara, parkir aman, dan layanan 24 jam menunjukkan bahwa pengembang properti di PIK2 memahami pentingnya mobilitas dan keamanan sebagai nilai tambah krusial, terutama untuk segmen keluarga dan profesional dengan jadwal padat.

Keberhasilan PIK2 menjadi magnet staycation menggarisbawahi tren penting nilai properti di masa depan akan semakin ditentukan oleh ekosistem dan pengalaman yang ditawarkannya. Proyek properti yang mampu menyediakan ruang rehat (seperti hotel ini) sekaligus hiburan dan kemudahan akses (seperti kawasan kuliner dan lifestyle PIK2) akan memiliki daya saing dan valuasi yang jauh lebih tinggi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IETD 2025: Energi Bersih Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bagaimana Caranya?

IETD 2025: Energi Bersih Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bagaimana Caranya?

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:25 WIB

Dharma Jaya Klaim Bukukan Pertumbuhan Bisnis 190 Persen

Dharma Jaya Klaim Bukukan Pertumbuhan Bisnis 190 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×