Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Fabiola Febrinastri

Senin, 06 Oktober 2025 | 12:25 WIB
Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia
SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza (tiga dari kiri) saat berdiskusi di Rumah BUMN Pekalongan. (Dok: Telkom)

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi suatu bangsa ternyata mendapat sokongan besar dari pertumbuhan UMKM di negara tersebut. Berdasarkan data, pertumbuhan UMKM mampu memberikan kontribusi lebih dari 60 persen Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) suatu bangsa.

SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza mengatakan Telkom memiliki beberapa program menyangkut UMKM, seperti Go Digital, Go Online, dan usaha untuk membuat mereka naik kelas.

Pada beberapa waktu lalu, Ahmad Reza pernah mengungkapkan, ada beberapa program lain yang juga telah dilakukan Telkom, seperti membantu pengurusan sertifikasi halal, pengurusan surat izin berusaha (SIB), workshop desain produk (repackaging), dan memberikan program Artificial Intelligence (AI) yang diberikan kepada kelas-kelas khusus.

Telkom pun berusaha untuk berpartisipasi dengan turut aktif secara langsung di Kota Pekalongan. Ahmad Reza menilai, Kota Pekalongan cukup unik, karena keberagaman industri UMKM yang dimilikinya, seperti fashion, craft, makanan, hingga jasa, sehingga terbilang cukup komplit.

"Kami punya fasilitator yang turun ke lapangan langsung untuk mengedukasi dan meng-grooming para UMKM yang ada di Kota Pekalongan. Ada setidaknya sekitar 79 UMKM yang telah bersertifikasi halal dan banyak juga dari mereka yang telah mendapatkan pelatihan repackaging. Ini terlihat memberikan perubahan signifikan dengan adanya peningkatan omzet," ujarnya, saat ditemui di Rumah BUMN Pekalongan, Jalan Diponegoro No.41 Dukuh, Pekalongan Utara, Jumat (26/9/2025).

Untuk Kota Pekalongan, tambah Ahmad Reza, ada hal yang cukup menarik dengan kehadiran ekosistem batik, yang mengembangkan batik ekologis. Mereka memodifikasi batik dengan bahan pewarna yang lebih ramah lingkungan, yang mana sebelumnya, industri batik selalu menggunakan bahan pewarna yang tidak ramah lingkungan. Cenderung untuk menimbulkan limbah kimiawi di air.

"Untuk bisnis, ada beberapa UKM yang sudah Go Digital, yang pasarnya sudah berpengaruh tidak lagi berbicara di tingkat lokal, tapi sudah sampai tingkat Internasional. Seperti misalnya Batik Pithaloka, yang omzetnya sudah lebih dari 100 persen dengan pasar (Market) yang menjangkau Asia dan Eropa," paparnya.

Adapun dalam Hari Bhakti Postel ke-80 di 2025 yang bertema "Kolaborasi untuk Konektivitas yang Merata", beber Ahmad Reza, tergolong cukup menantang dan seiring dengan semangat yang dibangun oleh pihaknya. Telkom tidak hanya memberikan akses konektivitas belaka, namun juga berusaha mengoptimalkan akses ini menjadi bisnis.

"Di beberapa kota yang ada, kami coba turun langsung untuk mencari potensi-potensi di setiap kota tersebut," pungkas dia.

baca juga

Zialova Batik
Sementara itu, pemilik Zialova Batik, Nur Afidatul Azimah mengungkapkan, usaha miliknya merupakan batik fashion, dengan produk seperti mukena, daster, dan pakaian atasan yang seringkali untuk seragaman.

Selama ini, ia dalam memasarkan produknya secara online dengan Indihome, yang merupakan produk Telkom Grup. Tidak hanya itu, Afida sapaan akrabnya, mengaku juga menggunakan SIM kartu Telkomsel.

Pemilik Zialova Batik, Nur Afidatul Azimah. (Dok: Telkom)
Pemilik Zialova Batik, Nur Afidatul Azimah. (Dok: Telkom)

Usaha Afida bermula dari penjual pakaian batik di pasar sejak 2017. Seperti pada umumnya orang Kota Pekalongan, ia pun terlahir sudah dekat dan bersentuhan dengan batik.

Seiring berjalannya waktu, untuk pengembangan usaha, Afida kemudian bergabung untuk mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Pekalongan. Hal itu karena dirinya melihat banyak pelatihan yang diberikan kepada pelaku usaha UMKM di tempat tersebut.

"Pelatihan yang diberikan mulai dasar untuk pemasaran digital hingga ke pengusaan teknologi Artificial Intelligence (AI), yang mana dalam setiap pelatihan yang diberikan, Rumah BUMN Pekalongan selalu melakukan proses upgrading. Tujuannya untuk membuat pelaku usaha UMKM agar semakin naik kelas, makanya saya senang ikut pelatihan di Rumah BUMN Pekalongan," jelas dia.

Kini Afida sudah banyak mengalami perkembangan usaha. Ia bahkan telah memiliki galeri penjualan produk sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye ESG Dimulai dari Lingkungan Kantor, Telkom Gelar Tenant Day

Kampanye ESG Dimulai dari Lingkungan Kantor, Telkom Gelar Tenant Day

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 13:45 WIB

Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global

Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 28 September 2025 | 14:00 WIB

Pengelolaan Sampah Desa Cijaura Bandung Didukung Telkom Lewat Greenhouse dan Tempat Sampah Organik

Pengelolaan Sampah Desa Cijaura Bandung Didukung Telkom Lewat Greenhouse dan Tempat Sampah Organik

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 17:00 WIB

Telkom Kenalkan Dunia Siber Kepada Talenta Muda Lewat Telkom Cyberfest Vol. 2

Telkom Kenalkan Dunia Siber Kepada Talenta Muda Lewat Telkom Cyberfest Vol. 2

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 16:45 WIB

Hari Sungai Sedunia, Telkom Gandeng Pandawara Gelar River Clean Up di Cioray Bandung

Hari Sungai Sedunia, Telkom Gandeng Pandawara Gelar River Clean Up di Cioray Bandung

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 16:26 WIB

Program DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI

Program DigiHack Telkom Makin Diminati, 256 Tim Siap Adu Inovasi Berbasis AI

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×