IETD 2025: Energi Bersih Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bagaimana Caranya?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 06 Oktober 2025 | 17:49 WIB
IETD 2025: Energi Bersih Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bagaimana Caranya?
Pembangkit listrik Tenaga angin. (Pexels/Kervin Edward Lara)
baca 10 detik
    • Target ekonomi 8% dan Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai lewat percepatan transisi energi.
    • Transisi energi membuka peluang ekonomi hijau, lapangan kerja baru, dan daya saing industri.
    • Kebijakan yang konsisten dan dukungan investasi menjadi kunci keberhasilan transformasi energi.

Suara.com - Target ambisius pemerintahan Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% dan mencapai visi Indonesia Emas 2045 menghadapi tantangan besar jika ketergantungan terhadap energi fosil tidak segera diubah.

Di saat dunia bergerak menuju ekonomi hijau, Indonesia masih menghadapi persoalan klasik: lambatnya adopsi energi terbarukan, lemahnya kebijakan pendukung, dan rendahnya minat investasi.

Padahal, percepatan transisi energi tak hanya menjadi kewajiban moral terhadap komitmen global iklim, tetapi juga peluang ekonomi baru yang dapat memperkuat daya saing nasional.

Ilustrasi energi bersih (Freepik)
Ilustrasi energi bersih (Freepik)

Ketua Indonesia Clean Energy Forum (ICEF), Prof. Mari Elka Pangestu, menegaskan bahwa transisi energi bukan sekadar mengganti sumber energi, tetapi mengubah paradigma pembangunan menuju pertumbuhan yang hijau, tangguh, dan berkeadilan.

“Agar transisi energi berjalan secara efektif sangat bergantung pada komitmen politik dan konsistensi kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, diperlukan kerangka kebijakan yang tepat, termasuk pembentukan platform negara untuk energi terbarukan,” ujarnya pada pembukaan Indonesia Energy Transition Dialogue (IETD) 2025 di Jakarta.

Ia menambahkan, reformasi subsidi energi dan penguatan regulasi karbon menjadi langkah penting untuk menciptakan insentif bagi energi bersih.

Dukungan juga datang dari pemerintah Inggris. Matthew Downing, Chargé d'Affaires Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, menyatakan komitmen negaranya untuk mendukung transisi energi Indonesia.

“Kami menyambut baik ambisi besar Indonesia untuk beralih secara tegas dari pembangunan berbasis bahan bakar fosil menuju masa depan yang didukung oleh energi terbarukan,” katanya.

Sementara itu, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menyoroti perlunya reformasi kebijakan untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan yang selama satu dekade terakhir berjalan lambat.

baca juga

Ia menilai, pembenahan tarif listrik, keterbukaan akses jaringan transmisi, dan tata kelola pengadaan pembangkit menjadi kunci untuk menarik minat investor.

“Transisi energi adalah mesin pertumbuhan ekonomi baru,” tegas Fabby, seraya menekankan dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja hijau, penguatan ketahanan energi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Melalui forum IETD 2025 bertema “Mewujudkan Transisi Energi yang Berdampak,” para pemangku kepentingan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi energi bergantung pada kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang berani menjaga arah kebijakan di tengah tantangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Telkom Bantu Tumbuh Kembang UMKM di Kota Pekalongan, Beberapa Produknya telah Mendunia

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:25 WIB

PLN 2025 Buka Rekrutmen Nasional: Menuju Transisi Energi, Mari Generasi Muda Berkarya

PLN 2025 Buka Rekrutmen Nasional: Menuju Transisi Energi, Mari Generasi Muda Berkarya

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 10:57 WIB

PLN Dorong Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih

PLN Dorong Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 09:03 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×