Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

IEU-CEPA Disepakati, Uni Eropa Lirik Industri F&B hingga Energi Terbarukan Indonesia

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:56 WIB
IEU-CEPA Disepakati, Uni Eropa Lirik Industri F&B hingga Energi Terbarukan Indonesia
Negara-negara Uni Eropa tertarik menjalin kerja sama bisnis F&B dan energi terbarukan dengan Indonesia setelah perjanjian dagang IEU-CEPA disepakat. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Sejumlah negara Eropa menjajaki kerja sama dengan Indonesia secara multilateral dan bilateral.
  • Membidiki industri F&B dan energi terbarukan.
  • Kesepakatan dagang Indonesia dan Uni Eropa akan berlaku mulai Januari 2027.

Suara.com - Sejumlah negara Eropa menyatakan minatnya untuk menjajaki kerja sama dengan Indonesia, setelah ditandatanganinya penyelesaian perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan menyebut penjajakan itu dilakukan lewat multilateral seperti melalui Uni Eropa ataupun secara bilateral atau G2G.

"Sudah (ada) beberapa negara yang memang juga, karena pada saat kita bicara tentang IEU-CEPA, dari masing-masing artikelnya itu ada yang memang mereka disepakati hanya dengan secara komunal dari Uni Eropa-nya, mewakili anggotanya, tapi ada juga beberapa yang harus didirikan satu per satu," kata Nurul saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Meski belum dapat menjelaskan secara detail soal sektor yang dilirik dalam kerja sama dagang itu, Nurul memprediksi industri yang akan disasar adalah energi baru dan terbarukan atau EBT, serta food and beverage.

"Sektornya masih belum mereka disclose secara spesifik apa, tapi kalau saya boleh menduga, biasanya mereka ada di food and beverage. Kemudian mungkin sektor lainnya adalah yang mereka sangat tertarik itu di renewable energy (energi terbarukan)," jelasnya.

Perjanjian dagang IEU-CEPA awalnya dirundingkan pada Juli 2016. Substansi negosiasi dalam perjanjian ini resmi disepakati penandatanganan pada September 2025 di Bali.

Perjanjian dagang ini akan mulai berlaku secara penuh pada 1 Januari 2027. IEU-CEPA mencakup penghapusan tarif, peningkatan akses pasar untuk jasa, investasi, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta kerja sama di berbagai bidang ekonomi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Dibatasi Soal Kuota Impor BBM, SPBU Swasta Ngeluh ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi

Merasa Dibatasi Soal Kuota Impor BBM, SPBU Swasta Ngeluh ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Investasi DME Mandek? BKPM Akui Belum Ada Investor Serius Garap Hilirisasi Batu Bara

Investasi DME Mandek? BKPM Akui Belum Ada Investor Serius Garap Hilirisasi Batu Bara

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:14 WIB

Piaggio Sambut IEU CEPA, Impor Motor Vespa dari Italia Lebih Murah

Piaggio Sambut IEU CEPA, Impor Motor Vespa dari Italia Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 27 September 2025 | 23:32 WIB

Kejar Hilirisasi Logam Tanah Jarang, RI Lirik Teknologi Canggih China hingga Rusia

Kejar Hilirisasi Logam Tanah Jarang, RI Lirik Teknologi Canggih China hingga Rusia

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 11:59 WIB

IEU-CEPA Resmi Ditandatangani September, 80 Persen Lebih Produk RI Bebas Tarif

IEU-CEPA Resmi Ditandatangani September, 80 Persen Lebih Produk RI Bebas Tarif

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:38 WIB

Terkini

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:34 WIB

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

×