Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?

M Nurhadi

Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:02 WIB
10 Fakta Etanol BBM yang Tuai Pro dan Kontra, Benarkah Buat Mesin Cepat Berkarat?
Ilustrasi bioetanol. [Ist]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui mandatori campuran etanol sebesar 10% (E10) untuk BBM.

  • Etanol (E10) memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan angka oktan (RON) BBM dan dianggap netral karbon.

  • Meskipun mayoritas mobil modern kompatibel hingga E10 dan risiko korosi pada kadar rendah minimal.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengambil langkah maju yang signifikan dalam transisi energi bersih.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui mandatori campuran etanol sebesar 10 persen (E10) untuk Bahan Bakar Minyak (BBM).

Keputusan ini menjadi penanda bahwa Indonesia akan segera mewajibkan penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan, bertujuan ganda untuk mengurangi emisi karbon dan menekan ketergantungan terhadap impor BBM.

"Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10)," kata Bahlil di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, juga sudah menyatakan kesiapan Pertamina untuk melaksanakan program ini, sejalan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Saat ini, Pertamina sudah memiliki produk Pertamax Green 95 yang menggunakan campuran Etanol 5% (E5) sebagai uji coba pasar.

Agar masyarakat memahami kebijakan BBM Bioetanol yang akan segera berlaku, berikut adalah 10 fakta penting mengenai etanol dalam BBM, mencakup manfaat lingkungan, kompatibilitas mesin, hingga tantangan yang mungkin muncul:

Sisi Positif Etanol (Manfaat Lingkungan dan Mesin)

1. Meningkatkan Angka Oktan (RON)

baca juga

Etanol memiliki angka oktan alami yang sangat tinggi (sekitar 110–120). Pencampuran etanol hingga E10 akan otomatis meningkatkan kualitas oktan BBM secara keseluruhan. Oktan yang lebih tinggi mencegah knocking atau "ngelitik" pada mesin berkompresi tinggi.

2. Mengurangi Emisi Gas Berbahaya

Etanol kaya akan kandungan oksigen. Oksigen ini memfasilitasi proses pembakaran yang lebih sempurna di dalam mesin.

Dampaknya, gas buang berbahaya seperti Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) dapat berkurang drastis, membuat udara perkotaan lebih bersih.

3. Bersifat Netral Karbon (Carbon Neutral

Etanol dibuat dari sumber daya terbarukan seperti tebu atau jagung. Tanaman ini menyerap CO saat tumbuh, dan melepaskan CO saat dibakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Bantah Ada Pembelaan Soal Saran SPBU Swasta Beli BBM Murni dari Pertamina

ESDM Bantah Ada Pembelaan Soal Saran SPBU Swasta Beli BBM Murni dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:24 WIB

Daftar Negara-negara yang BBM-nya Dicampur Etanol

Daftar Negara-negara yang BBM-nya Dicampur Etanol

Bisnis | Rabu, 08 Oktober 2025 | 12:15 WIB

Apa itu Etanol yang Mau Dicampurkan ke BBM oleh Pemerintah?

Apa itu Etanol yang Mau Dicampurkan ke BBM oleh Pemerintah?

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 11:53 WIB

Terkini

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan

Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Health | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:26 WIB

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

×