- Kebakaran melanda tiga rumah kontrakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu malam.
- Dugaan sementara menyatakan bahwa musibah tersebut dipicu oleh korsleting listrik di lokasi kejadian.
- Sebanyak 23 unit mobil pemadam dikerahkan dan tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa itu.
Suara.com - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut tepatnya terjadi di Jalan Dukuh Pinggir I, RT 002 RW 005, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak jauh dari Stasiun Karet.
Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.03 WIB.
Berdasarkan hasil investigasi sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
"Objek terdampak 3 rumah kontrakan yang dihuni oleh 6 KK dengan total 35 jiwa," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, dalam laporan resmi yang diterima Suara.com malam ini.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api benar-benar padam pada pukul 19.46 WIB.
Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran dari Disgulkarmat DKI dikerahkan untuk memadamkan api agar tidak merembet lebih luas.
Penanganan darurat di lokasi kejadian juga dibantu personel gabungan dari TRC BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, hingga jajaran Polsek dan Koramil.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
"Korban nihil," kata Marulitua, menegaskan kondisi keselamatan warga di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan terkait jumlah warga yang harus mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.
Selain pendataan pengungsi, pihak berwenang juga tengah menghitung estimasi kerugian materiil yang diderita pemilik rumah dan penyewa kontrakan.