Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara

Galih Prasetyo

Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:01 WIB
Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara
Ilustrasi masyarakat merasa keberatan dengan pajak opsen. [Dok Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Peneliti Matthijs Wibier merekonstruksi fragmen buku hukum Romawi abad keempat yang disimpan di Penn Museum.
  • Buku hukum praktis tersebut memuat aturan pajak, pemeliharaan jalan, pasokan pangan, serta penggunaan fasilitas publik.
  • Aturan kekaisaran itu mewajibkan warga kaya memelihara jalan dan melarang bangunan publik diperlakukan sebagai milik pribadi.

Suara.com - Sebuah fragmen buku hukum Romawi berusia sekitar 1.600 tahun mengungkap bagaimana kekaisaran mengatur pajak, pemeliharaan jalan, pasokan pangan, hingga penggunaan bangunan publik.

Temuan tersebut berasal dari sekitar 50 potongan kulit hewan yang selama lebih dari satu abad tersimpan di Penn Museum, Philadelphia, Amerika Serikat.

Fragmen yang sebelumnya belum diterjemahkan itu ternyata merupakan bagian dari halaman dua sisi sebuah buku hukum Romawi dari abad keempat.

Peneliti dari University of Cincinnati, Matthijs Wibier, berhasil menyatukan potongan-potongan tersebut.

Tujuh fragmen terbesar membentuk sebagian besar halaman, meski sejumlah bagian masih hilang.

Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara [archaeologymag.com]
Hukum Romawi 1.600 Tahun Lalu Bikin Terkejut, Orang Kaya Dipaksa Pikul Kewajiban Negara [archaeologymag.com]

Fragmen itu diperoleh Penn Museum dari seorang pedagang barang antik di Mesir pada 1911.

Kondisi pasir Mesir yang kering membantu menjaga material tersebut sehingga dapat bertahan selama lebih dari 1.600 tahun.

Rekonstruksi Wibier menunjukkan bahwa halaman tersebut kemungkinan berasal dari kumpulan hukum kekaisaran yang dibuat pada akhir abad keempat.

Berbeda dengan kitab hukum Romawi yang umumnya berukuran besar, teks ini tampaknya merupakan buku hukum yang jauh lebih ringkas.

baca juga

Buku tersebut diduga dibuat untuk pejabat pajak, pemilik tanah, atau ahli hukum yang membutuhkan akses cepat terhadap aturan tertentu.

Isinya kemungkinan sangat praktis karena berkaitan langsung dengan pajak dan berbagai kewajiban publik.

"Temuan ini memberikan bukti langka mengenai sebuah buku hukum Romawi kecil yang tidak diketahui dari sumber lainnya," demikian gambaran penelitian tersebut seperti dinukil dari Archaeologymag.com

Isi halaman menunjukkan bahwa hukum Romawi tidak hanya mengatur hubungan antara pemerintah dan warga, tetapi juga mengatur penggunaan sumber daya bersama.

Beberapa ketentuan secara khusus menyangkut jalan umum, pajak, pasokan makanan, serta bangunan milik publik.

Warga Kaya Dibebani Kewajiban Publik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Jangan Asal Hitung, Pajak Air Permukaan Perusahaan Sawit Jadi Polemik

Jangan Asal Hitung, Pajak Air Permukaan Perusahaan Sawit Jadi Polemik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

×