Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:00 WIB
TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika
Nuri dan Tonny, owner PT Indo Tropical Group yang mengekspor rempah dalam bentuk permen jahe, serbuk-serbuk, sampai bentuk segar (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Jahe adalah salah satu tanaman rimpang atau rhizoma yang memiliki banyak manfaat. Di Indonesia dimanfaatkan sebagai obat dan rempah atau bumbu dapur. PT Indo Tropikal Group mengolahnya menjadi permen jahe untuk komoditi ekspor. Dikemas dengan merek "Reed’s", atau sesuai permintaan pemesan.

Perusahaan keluarga yang dimotori Awwalin, Nuri, dan Tonny ini berlokasi di Karanganyar, Solo Raya.

“Pembuatan permen ini mengandalkan tenaga lokal termasuk kaum perempuan berjumlah 29 orang, juga ada satu pegawai freelance difabel yang menangani desain seperti kemasan. Apabila ada desain permintaan dari buyer, ia yang menangani. Selain itu ada puluhan tenaga kerja lelaki,” papar Nuri, salah satu owner PT Indo Tropikal Group.

“Selain permen jahe, kami juga ekspor turunannya, yaitu jahe, kunyit kuning, kunyit putih (temu putih), serta temulawak dalam bentuk serbuk maupun irisan-irisan segar, tergantung permintaan,” lanjutnya.

Usaha permen jahe rasa orisinal, juga varian paduan rasa nanas serta mangga ini dimulai pada 2017. Kemudian pada 2023, PT Indo Tropikal Group bergabung menjadi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

“LPEI sangat membantu, terutama untuk UMKM-UMKM seperti kami. Salah satu bentuk dukungannya adalah menerjunkan kami dalam pameran-pameran internasional seperti Trade Expo International (TEI) 2025 di ICE BSD City, Banten ini. Sehingga bisa membuka cakrawala kami dan menambah pasar untuk melaju ke arah global,” kata Nuri.

art nr 02 and 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
Suasana booth LPEI dan Eximbank Indonesia di TEI 2025, ICE BSD City, Tangerang (Suara.com/CNR ukirsari)

Ekspor perdana permen jahe PT Indo Tropikal Group memiliki tujuan ke Los Angeles dan Miami, Amerika Serikat. Dalam setahun, pengiriman mencapai delapan kontainer ukuran tinggi. Setahun berikutnya, pembeli bertambah, yaitu dari Kanada, serta Denmark, dan seluruhnya bertahan sampai kini.

“LPEI selalu mengundang kami, acaranya antara lain menghadirkan narasumber dari Bea Cukai, sehingga kami selalu memperoleh informasi terbaru terkait komoditi yang dikirim ke luar negeri. Juga ada pengenalan dan pembekalan, serta diberi fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE),” jelas Nuri.

Hadir di gerai LPEI dalam TEI 2025, Nuri menyatakan bahwa pameran kali ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu.

“Buyer lebih banyak, yaitu dari Amerika Serikat, Kanada, India, dan Pakistan. Pembeli dari dua negara Asia adalah distributor besar dan berminat untuk produk bumbu atau rempah, atau dalam bentuk serbuk,” jelasnya.

Penandatanganan kesepakatan ekspor juga dilakukan PT Indo Tropikal Group bersama buyer lewat TEI 2025. Nilai kontainer atau kemasan pengiriman mencapai sekira 35.000 USD untuk satu kontainer 40 high cube value di mana nilai rata-rata biasanya berada di kisaran 20.000-140.000 USD.

art nr 02 and 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
PT Indo Tropikal Group dari Karanganyar saat tampil di TEI 2025 bersama LPEI (Suara.com/CNR ukirsari)

“Lewat TEI 2025 ini, kami sudah menandatangani penjualan ke Amerika Serikat, dengan distributor Kanada, yang memiliki perusahaan di Amerika Serikat. Mereka siap mengadakan kunjungan pabrik ke Karanganyar, dan setelahnya mungkin menandatangani kontrak untuk Kanada—setelah MoU untuk Amerika Serikat. Selain itu, juga ada business matching dengan Libya, juga Turki,” kata Nuri.

Perdana dikenal lewat ajang TEI, ia menyatakan bahwa produk permen jahe “Reed’s” semakin dikenal di mancanegara serta mendatangkan pembeli potensial. Termasuk peminat dari Korea di mana mereka ikut pameran di negara itu pada Juli 2025 dan Oktober langsung mengantongi kontrak.

Meskipun demikian, perjalanan si permen jahe menguak pasar internasional tidaklah mudah. Contohnya dalam menangani para pembeli baru.

“Kami gunakan sistem pertama beli putus, karena pembeli mesti menjalani semacam trial order dan trial market. Ini berbeda dengan buyer langganan kami, yang sudah tahu karakteristik produk dan pasar,” jelas Nuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:56 WIB

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:08 WIB

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

PNM & Menteri PKP Berikan Pembiayaan Terjangkau untuk Renovasi Rumah Usaha Nasabah Mekaar di Malang

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:49 WIB

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:56 WIB

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025, Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:39 WIB

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:39 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:56 WIB

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB