Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:56 WIB
Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional
Lily Nuryah, CEO PT Bunly Abadi Bersama (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Apabila tengah melakukan perjalanan ke luar negeri dan menggunakan maskapai penerbangan nasional kita atau bahkan salah satu maskapai internasional dari Mesir, simak suguhannya. Kacang mete panggang yang menjadi camilannya adalah buatan Indonesia, diproduksi PT Bunly Abadi Bersama dengan merek dagang Bunly.

“Awalnya, kami sebatas UKM (Usaha Kecil Menengah) biasa. Kemudian pada 2018, bergabung dengan LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia). Sebagai pelaku usaha pemula, kami selalu ikut kegiatan-kegiatan yang disiapkan oleh LPEI. Pertama kali ekspor 2020, waktu itu mengikuti program pengiriman produk bersama ke negara Hongkong,” kenang Lily Nuryah, CEO PT Bunly Abadi Bersama.

“Sebagai binaan LPEI, pelatihan masih terus kami ikuti sampai sekarang, dan tidak pernah putus komunikasi dengan LPEI. Produk kami yang tadinya hanya satu varian dalam kemasan plastik biasa, kini menjadi kemasan premium dengan tujuh varian rasa: original, bawang putih, spicy, gula aren, rumput laut, cokelat jahe, dan honey cinnamon,” lanjutnya saat dijumpai di Trade Expo International (TEI) 2025 di ICE BSD City, Banten. 

art nr 02 and 03 (Suara.com/CNR ukirsari)
Suasana booth LPEI dan Eximbank Indonesia di TEI 2025, ICE BSD City, Tangerang  (Suara.com/CNR ukirsari)

“Kami sangat bangga menjadi bagian dari LPEI. Selama kami bergabung menjadi binaan sangat luar biasa kesannya. Saya pernah diajak sebagai narasumber untuk devisa kacang mete di Lombok Utara. Saya mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa. Dari saya yang sebelumnya bukan siapa-siapa, dengan bergabung ini menjadi luar biasa,” ujar Lily Nursyah. 

Selain kacang mete olahannya menjadi camilan di maskapai penerbangan, produk merek Bunly juga sudah masuk di perusahaan kereta api jarak jauh Jawa-Sumatera, juga bermitra dengan beberapa hotel di Indonesia.

“Terbaru dengan salah satu hotel bintang 5 di daerah Serpong Tangerang, di mana pada saat TEI 2024 saya langsung bertemu dengan owner dan kini sudah masuk tahun kedua bermitra,” tukasnya. 

Lily Nursyah menambahkan, selain produksi olahan kacang mete dalam tujuh pilihan rasa, PT Bunly Abadi Bersama juga mengekspor komoditi dalam bentuk raw material. 

“Usaha ini tidak sebatas profit, namun memikirkan dan memberdayakan para petani di lingkungan kami, khususnya Sulawesi Selatan. Juga mempekerjakan tenaga kerja yang ada di sekitar kami. Saat permintaan komoditi meningkat, kami juga pekerjakan tenaga harian, sehingga membantu mengurangi pengangguran di Sulawesi Selatan,” lanjut Lily Nuryah.

art nr 02 (Suara.com/CNR ukirsari)
Lily Nursyah menandaskan: perusahaannya fokus kepada produksi kacang mete mengingat peluang ekspor yang tinggi (Suara.com/CNR ukirsari)

Ia menambahkan, tekadnya dari awal hanya fokus bisnis kacang terutama kacang mete, karena melihat peluang pasar untuk ekspor sangat luar biasa. 

baca juga

“Terbukti banyak tawaran ekspor dari beberapa negara setelah mereka melihat bahan baku kami. Mereka sangat antusias untuk bekerja sama dengan kami. Jadi, saya merasa tertantang untuk mengangkat produk ekspor karena Sulawesi Selatan memiliki potensi yang sangat besar,” jelasnya sembari menyebutkan petani kacang mete yang dipekerjakan berasal dari Sidrap dan Pangkep di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam perjalanan bisnis dengan dukungan LPEI, selain memperoleh pembinaan, para pelaku bisnis juga difasilitasi. Seperti yang paling baru, ikut serta dalam pameran TEI 2025.

“Acara ini adalah support luar biasa dari LPEI. Kami bisa bertemu dengan calon pembeli potensial sampai mendapatkan kontrak dengan peminat dari berbagai negara,” jelasnya.

Di sisi lain, dalam kesempatan sama Lily Nuryah juga menjadikan ajang expo sebagai bagian dari usaha melakukan inovasi atas produknya.

“Jadi, saya tidak diam di tempat tetapi jalan, melihat sekeliling, dan memikirkan apakah cocok bila diaplikasikan ke produk kami. Saya tidak takut mencoba, dibuat, tes pasar, begitu respon bagus, saya produksi secara massal. Pendek kata apabila ikut serta dalam pameran kami baca pasar dan melihat peluang,” tandasnya.

“Pameran TEI 2025 cukup luar biasa, target penjualan saya melebihi perkiraan. Bukan hanya di booth tapi MoU dan kerja sama saya dengan calon buyer,” ungkap Lily Nursyah bersyukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIncubator BRI Dukung UMKM Batik Datik Tembus Pasar Fashion Modern

BRIncubator BRI Dukung UMKM Batik Datik Tembus Pasar Fashion Modern

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:21 WIB

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:08 WIB

Mengubah Daster Jadi Fashion Elegan, UMKM Binaan BRI Findmeera Buktikan Perempuan Bisa Berdaya

Mengubah Daster Jadi Fashion Elegan, UMKM Binaan BRI Findmeera Buktikan Perempuan Bisa Berdaya

Bisnis | Minggu, 19 Oktober 2025 | 17:06 WIB

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

BRI Dukung UMKM dan Program 3 Juta Rumah Lewat KPP serta KPR FLPP

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:56 WIB

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

BCA Syariah Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Semangat Keberagaman di Bali Mester

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:29 WIB

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

PNM Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Kreatif untuk Majukan UMKM

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Suahasil Klaim Indonesia Punya Kekayaan Alam yang Tak Dimiliki Negara Lain, Dari Hutan hingga Laut

Suahasil Klaim Indonesia Punya Kekayaan Alam yang Tak Dimiliki Negara Lain, Dari Hutan hingga Laut

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:53 WIB

×