Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB
Pabrik Sepatu Merek Nike di Tangerang PHK 2.804 Karyawan
Ilustrasi. PT Victory Chingluh Indonesia, pabrik yang merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike di Pasar Kemis, Tangerang, resmi merumahkan 2.804 karyawannya pada akhir Oktober 2025. Foto Antara.
baca 10 detik
  • PT Victory Chingluh Indonesia, merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike.
  • Pabrik ini mengumumkan telah melakukan PHK kepada 2.804 pekerjanya.
  • Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, membenarkan kabar menyedihkan ini.

Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti sektor manufaktur padat karya Indonesia. PT Victory Chingluh Indonesia, pabrik yang merupakan pemasok utama sepatu merek internasional Nike di Pasar Kemis, Tangerang, resmi merumahkan 2.804 karyawannya pada akhir Oktober 2025.

Kabar PHK ini langsung viral di media sosial. Pasalnya, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ini memicu kekhawatiran serius terhadap kelangsungan industri yang selama ini menjadi penopang ekspor.

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, membenarkan kabar menyedihkan ini.

Menurut Unang, pihak perusahaan beralasan PHK terpaksa dilakukan karena adanya penurunan pesanan ekspor secara drastis. Penurunan ini dipicu oleh keluhan dari pembeli luar negeri yang mengembalikan produk karena adanya penurunan kualitas hasil produksi. Kondisi ini berdampak langsung pada volume produksi pabrik.

"PHK dilakukan karena produk ekspor dikembalikan oleh pembeli akibat menurunnya kualitas hasil produksi," kata Unang Sunarno dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Terkait hak pekerja, PT Victory Chingluh Indonesia menawarkan skema kompensasi minimal dua kali pesangon, sebuah tawaran yang diklaim sesuai ketentuan yang dinegosiasikan.

Hingga saat ini, proses perumahan pekerja berjalan dengan dua tahap:

  • 1.824 orang telah menyetujui dan menerima PHK beserta kompensasinya.
  • Sisanya, 980 pekerja (dari total 2.804), masih berada dalam tahap negosiasi antara perwakilan pekerja dan manajemen perusahaan.

Meskipun perusahaan menawarkan kompensasi, serikat buruh menilai kebijakan PHK ini tidak transparan dan berpotensi merugikan pekerja. Mereka mendesak Pemerintah, khususnya Kementerian Tenaga Kerja, untuk segera turun tangan mengawasi proses penyelesaian hak-hak pekerja secara adil dan mencari solusi strategis guna mencegah gelombang PHK lanjutan di industri sepatu berorientasi ekspor.

KASBI berharap proses penyelesaian ini dapat berjalan lancar bagi ribuan pekerja yang terancam kehilangan mata pencaharian di tengah tantangan ekonomi global.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Buruh IHT Lega, Gempuran PHK Diprediksi Bisa Diredam Lewat Kebijakan Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:49 WIB

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Raksasa E-commerce Amazon Mau PHK 30 Ribu Karyawan

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 09:20 WIB

7 Sepatu Running Nyaman Alternatif Adidas dan Nike: Cocok untuk Wanita Dewasa Muda, Anti Pegal

7 Sepatu Running Nyaman Alternatif Adidas dan Nike: Cocok untuk Wanita Dewasa Muda, Anti Pegal

Lifestyle | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan

Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:11 WIB

×