Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:19 WIB
Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global
Ilustrasi vaksin. (Prasesh Shiwakoti Lomash/Unsplash)
  • Pertemuan Tahunan Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang ke-26 (26th DCVMN AGM) resmi dibuka di The Meru, Sanur, Bali.
  • Forum ini mempertemukan lebih dari 420 delegasi, termasuk 46 produsen dari 17 negara berkembang.
  • Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutan virtualnya, menyoroti peran sentral DCVMN dalam memperkuat ekosistem vaksin, terutama pasca-pandemi COVID-19. 

Suara.com - Bali kembali menjadi pusat perhatian dunia, kali ini sebagai tuan rumah forum bergengsi industri kesehatan global.

Pertemuan Tahunan Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang ke-26 (26th DCVMN AGM) resmi dibuka di The Meru, Sanur, pada 29–31 Oktober 2025, dengan PT Bio Farma (Persero) dipercaya sebagai co-host penyelenggara.

Forum ini mempertemukan lebih dari 420 delegasi, termasuk 46 produsen dari 17 negara berkembang, bersama raksasa multilateral seperti WHO, UNICEF, GAVI, dan Gates Foundation.

Di bawah tema “Advancing Innovation and Building a Resilient Vaccine Ecosystem for a Safer World,” fokus utama pertemuan adalah memperkuat kapasitas produksi, alih teknologi, dan akses vaksin yang adil di seluruh dunia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutan virtualnya, menyoroti peran sentral DCVMN dalam memperkuat ekosistem vaksin, terutama pasca-pandemi COVID-19. Ia menegaskan bahwa negara berkembang bukan hanya pasar, tetapi juga kunci masa depan industri vaksin global.

“Berkat dedikasi para anggotanya, DCVMN mendefinisikan ulang seperti apa manufaktur vaksin global dengan memperluas kapasitas, mengadopsi teknologi baru, dan menjalin kemitraan,” tegas Menkes Budi dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti komitmen Indonesia dalam riset dan pengembangan (R&D), termasuk menjadi tuan rumah Indonesia-China Joint Research and Development on Vaccines and Genomics Secretariat di Kura-Kura Bali bersama Universitas Tsinghua, serta penguatan melalui Vaccine Collaborating Centre (VOLARE).

Sebagai salah satu pemasok vaksin terbesar dunia yang produknya telah digunakan di lebih dari 150 negara dan memiliki 12 produk ber-WHO Prequalification (PQ), Bio Farma memanfaatkan forum ini untuk menyuarakan tantangan.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyoroti semakin ketatnya proses WHO PQ dan penurunan pendanaan donor yang berpotensi menyulitkan produsen negara berkembang.

“Kita memerlukan pendekatan collaborative problem-solving bersama WHO, Gavi, UNICEF, CEPI, dan mitra donor lainnya untuk menemukan solusi yang seimbang antara perlindungan kesehatan publik dan keberlanjutan industri,” ujar Shadiq.

Ia mendesak agar diterapkan Model Tanggung Jawab Bersama (shared responsibility model) di mana risiko, biaya, dan tanggung jawab dibagi secara adil antar mitra global, demi menjamin keberlanjutan industri vaksin dan keselamatan kesehatan masyarakat dunia.

Di sisi lain, CEO DCVMN, Rajinder Suri, menekankan bahwa inovasi termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan transformasi digital akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kemampuan jejaring dalam menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025

BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:29 WIB

Dari Cangkir ke Komunitas: Cara Baru Menikmati Kopi di Era Keberlanjutan

Dari Cangkir ke Komunitas: Cara Baru Menikmati Kopi di Era Keberlanjutan

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Rahasia Seragam Medis Masa Depan Terungkap: Kolaborasi yang Mengubah Industri Tekstil Kesehatan!

Rahasia Seragam Medis Masa Depan Terungkap: Kolaborasi yang Mengubah Industri Tekstil Kesehatan!

Health | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:07 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:50 WIB