Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:19 WIB
Pengusaha Vaksin Dunia Kumpul di Bali, Bahas Strategi Jangka Panjang Industri Global
Ilustrasi vaksin. (Prasesh Shiwakoti Lomash/Unsplash)
baca 10 detik
  • Pertemuan Tahunan Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang ke-26 (26th DCVMN AGM) resmi dibuka di The Meru, Sanur, Bali.
  • Forum ini mempertemukan lebih dari 420 delegasi, termasuk 46 produsen dari 17 negara berkembang.
  • Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutan virtualnya, menyoroti peran sentral DCVMN dalam memperkuat ekosistem vaksin, terutama pasca-pandemi COVID-19. 

Suara.com - Bali kembali menjadi pusat perhatian dunia, kali ini sebagai tuan rumah forum bergengsi industri kesehatan global.

Pertemuan Tahunan Jaringan Produsen Vaksin Negara Berkembang ke-26 (26th DCVMN AGM) resmi dibuka di The Meru, Sanur, pada 29–31 Oktober 2025, dengan PT Bio Farma (Persero) dipercaya sebagai co-host penyelenggara.

Forum ini mempertemukan lebih dari 420 delegasi, termasuk 46 produsen dari 17 negara berkembang, bersama raksasa multilateral seperti WHO, UNICEF, GAVI, dan Gates Foundation.

Di bawah tema “Advancing Innovation and Building a Resilient Vaccine Ecosystem for a Safer World,” fokus utama pertemuan adalah memperkuat kapasitas produksi, alih teknologi, dan akses vaksin yang adil di seluruh dunia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutan virtualnya, menyoroti peran sentral DCVMN dalam memperkuat ekosistem vaksin, terutama pasca-pandemi COVID-19. Ia menegaskan bahwa negara berkembang bukan hanya pasar, tetapi juga kunci masa depan industri vaksin global.

“Berkat dedikasi para anggotanya, DCVMN mendefinisikan ulang seperti apa manufaktur vaksin global dengan memperluas kapasitas, mengadopsi teknologi baru, dan menjalin kemitraan,” tegas Menkes Budi dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti komitmen Indonesia dalam riset dan pengembangan (R&D), termasuk menjadi tuan rumah Indonesia-China Joint Research and Development on Vaccines and Genomics Secretariat di Kura-Kura Bali bersama Universitas Tsinghua, serta penguatan melalui Vaccine Collaborating Centre (VOLARE).

Sebagai salah satu pemasok vaksin terbesar dunia yang produknya telah digunakan di lebih dari 150 negara dan memiliki 12 produk ber-WHO Prequalification (PQ), Bio Farma memanfaatkan forum ini untuk menyuarakan tantangan.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyoroti semakin ketatnya proses WHO PQ dan penurunan pendanaan donor yang berpotensi menyulitkan produsen negara berkembang.

baca juga

“Kita memerlukan pendekatan collaborative problem-solving bersama WHO, Gavi, UNICEF, CEPI, dan mitra donor lainnya untuk menemukan solusi yang seimbang antara perlindungan kesehatan publik dan keberlanjutan industri,” ujar Shadiq.

Ia mendesak agar diterapkan Model Tanggung Jawab Bersama (shared responsibility model) di mana risiko, biaya, dan tanggung jawab dibagi secara adil antar mitra global, demi menjamin keberlanjutan industri vaksin dan keselamatan kesehatan masyarakat dunia.

Di sisi lain, CEO DCVMN, Rajinder Suri, menekankan bahwa inovasi termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan transformasi digital akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kemampuan jejaring dalam menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025

BNI Perkuat Inklusi Keuangan dan Transaksi Digital Lewat FinExpo 2025

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:29 WIB

Dari Cangkir ke Komunitas: Cara Baru Menikmati Kopi di Era Keberlanjutan

Dari Cangkir ke Komunitas: Cara Baru Menikmati Kopi di Era Keberlanjutan

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Rahasia Seragam Medis Masa Depan Terungkap: Kolaborasi yang Mengubah Industri Tekstil Kesehatan!

Rahasia Seragam Medis Masa Depan Terungkap: Kolaborasi yang Mengubah Industri Tekstil Kesehatan!

Health | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:33 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×