Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Soal Isu Merger dengan GOTO, Presiden Grab: Ngapain? Pertumbuhan Kami Lagi Bagus di Indonesia!

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 17 November 2025 | 13:15 WIB
Soal Isu Merger dengan GOTO, Presiden Grab: Ngapain? Pertumbuhan Kami Lagi Bagus di Indonesia!
Grab menepis kemungkinan merger dengan GOTO dalam waktu dekat. Foto: Pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Stasiun Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Presiden Grab, Alex Hungate mengatakan pihaknya memang tidak menutup kemungkinan untuk merger dengan raksasa teknologi Indonesia, GOTO.
  • Pertumbuhan Grab di Indonesia sedang bagus, jadi belum ada keperluan untuk merger dengan GOTO.
  • Merter GOTO - Grab dikabarkan akan melibatkan Danantara dan didorong oleh Softbank.  

Namun keinginan SoftBank untuk bersatu tampaknya buntu usai Direktur Utama GOTO Patrick Walujo disebut-sebut enggan untuk melakukan penyatuan entitas. Patrick adalah salah satu investor GOTO lewat bendera Northstar.

"SoftBank Group Corp, Provident Capital Partners, dan Peak XV yang termasuk di antara kelompok investor besar Grup GOTO tengah berupaya mengganti CEO Patrick Walujo,” ungkap sumber yang mengetahui kabar tersebut, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (13/11/2025).

Softbank sendiri bahkan dilaporkan telah menandatangani memo resmi kepada Dewan Direksi GOTO untuk segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan pada 25 November 2025.

Keinginan SoftBank untuk melihat GoTo dan Grab merger didasarkan pada logika ekonomi yang sangat pragmatis, yang kerap digaungkan oleh Masayoshi Son sendiri.

Saat ini GoTo dan Grab terus melakukan "perang harga" dan memberikan subsidi besar-besaran untuk merebut pasar. Praktik "bakar uang" ini sangat merugikan investor, termasuk SoftBank. Merger akan mengakhiri subsidi ganda, sehingga jalan menuju profitabilitas menjadi lebih cepat dan jelas.

Dengan menggabungkan pasar e-commerce, ride-hailing, dan fintech terbesar di Asia Tenggara, entitas hasil merger akan menjadi monopoli de facto yang nilai pasarnya jauh lebih besar. Bagi SoftBank, ini adalah cara tercepat untuk mendapatkan return maksimal dari investasi miliaran dolar mereka.

Merespons kabar panas ini, Direktur Legal GOTO, R. A. Koesoemohadiani, buru-buru menenangkan pasar, menegaskan bahwa RUPSLB yang diagendakan pada 25 November 2025 adalah rutin dan tidak berkaitan dengan rencana aksi korporasi apa pun, termasuk isu merger dengan Grab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara

Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 14:12 WIB

SoftBank Sutradara Merger Dua Musuh Bebuyutan GoTo dan Grab

SoftBank Sutradara Merger Dua Musuh Bebuyutan GoTo dan Grab

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 13:37 WIB

GoTo Jawab Isu Terkait RUPSLB, Escrow Fund dan Merger dengan Grab

GoTo Jawab Isu Terkait RUPSLB, Escrow Fund dan Merger dengan Grab

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:00 WIB

Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti

Jawaban GoTo Usai Beredar Usul Patrick Walujo Diganti

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:32 WIB

Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

Investasi Rp6,4 Triliun di GOTO Diselidiki Kejagung, Intip Perkembangan Terbarunya

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 11:10 WIB

Terkini

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB