IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?

Achmad Fauzi

Senin, 24 November 2025 | 09:17 WIB
IHSG Melesat Betah di Level 8.400 pada Awal Sesi Senin, Apa Saja Saham yang Cuan?
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan Senin, 24 November 2025, mencapai level 8.458, dengan 303 saham naik.
  • IHSG diproyeksikan bergerak konsolidatif dalam sepekan ke depan pada rentang 8.350 hingga 8.450 berdasarkan indikator teknikal.
  • Pasar global mendapat sentimen positif dari Wall Street terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed Desember 2025.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau di awal sesi perdagangan Senin, 24 November 2025. IHSG melesat ke level 8.458.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, masih betah di zona hijau ke level 0,34 persen di level 8.442.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,95 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,53 triliun, serta frekuensi sebanyak 172.800 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 303 saham bergerak naik, sedangkan 199 saham mengalami penurunan, dan 454 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ARKO, BOGA, BR, BUKK, CBDK, DSSA, GGRM, NICK, PANI, PKPK, RAJA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BESS, BMRI, BYAN, COIN, DATA, GMTD, IKBI, INCO, NFCX, PGJO, PURI, RISE

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan bergerak konsolidatif selama sepekan ke depan, dengan rentang pergerakan di level 8.350–8.450.

Menurut riset Phintraco Sekuritas, secara teknikal, indikator MACD tercatat membentuk death cross, sementara Stochastic RSI berada di area pivot. IHSG juga ditutup di bawah MA5, sehingga peluang indeks tertahan di area konsolidasi masih cukup besar.

baca juga

"IHSG diperkirakan masih akan berkonsolidasi di kisaran 8.350–8.450 dalam jangka pendek, selama belum mampu ditutup di atas level 8.450 dengan didukung volume dan katalis baru," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Dari pasar global, bursa Wall Street ditutup menguat signifikan pada Jumat (21/11) setelah sempat berfluktuasi sepanjang pekan. Sentimen positif muncul usai Presiden The Fed New York menyampaikan pandangan yang mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga pada Desember 2025.

Peluang penurunan suku bunga tersebut melonjak menjadi lebih dari 70 persen, berdasarkan alat CME FedWatch. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turut turun lebih dari 4 bps ke 4,063%.

Harga emas spot stabil di sekitar USD 4.079 per troy ons, setelah sebelumnya sempat terkoreksi lebih dari 1 persen.

Pada pekan ini, pasar Amerika Serikat juga akan menghadapi libur panjang Thanksgiving. Bursa AS akan tutup pada Kamis (27/11) dan beroperasi lebih singkat pada Jumat (28/11).

Sementara itu, investor menantikan sederet data ekonomi penting yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan federal, antara lain PPI, retail sales, dan durable goods orders untuk bulan September.

Dari dalam negeri, pemerintah melaporkan defisit APBN 2025 mencapai Rp 479,7 triliun atau 2,02 persen dari PDB hingga akhir Oktober. Angka ini meningkat dibanding bulan sebelumnya, tetapi masih berada jauh di bawah batas maksimal defisit di 2,78 persen dari PDB.

Phintraco menilai kondisi ini tidak memberikan tekanan signifikan terhadap pasar, namun tetap menjadi parameter penting yang diperhatikan pelaku pasar.

Untuk pekan ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan:

  • MDKA
  • SMGR
  • HMSP
  • PGEO
  • EMTK
  • CBDK

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 08:35 WIB

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:55 WIB

Technical View IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, BUMI Masih Layak Dibeli?

Technical View IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, BUMI Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 06:37 WIB

Terkini

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×